DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA

DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA
Episode 23 ( Rindu )


__ADS_3

Setelah kejadian kemarin kini Dewi Asih lebih suka mengurung di kamarnya dan kini lebih banyak diam. Dewi Asih yang awalnya ceria tapi sekarang keceriaan itu hilang, Raja Kencana sangat menyesal memaksa Dewi Asih untuk menikah.


Disisi lain Putri Ayu sangat merindukan Adiyasa. Dengan kepergian Adiyasa membuat Putri Ayu bersedih, luka yang dulu pernah tercipta kini tersayat kembali dengan kepergian Adiyasa. Terkadang Putri Ayu suka meneteskan air mata ketika mengenang percintaannya dulu dengan Adiyasa kini hanya sebatas angan - angan.


Terasa baru kemarin kenangan saat - saat bahagia bersama Adiyasa, cinta yang telah berlalu hanya tersimpan di dalam hati lubuk hati yang paling dalam. Kini Putri Ayu hanya menjalani kehidupannya dengan rasa duka.


Putri Ayu berharap kedua orang tuanya merestui cintanya dengan Adiyasa. Dengan kepergian Adiyasa sungguh sangat menyayat hati Putri Ayu.


Putri Ayu sangat berharap kepada Adiyasa akan selalu mengenangnya dan merindukannya yang telah dia tinggalkan mengembara jauh.


Begitu juga dengan Adiyasa dia sangat merindukan Putri Ayu, Hari demi hari telah dia lalu dan tidak akan menemui Putri Ayu kembali. Dia juga tidak menyangka kepada dirinya sendiri bahwa dia akan meninggalkan Putri Ayu, Perpisahan itu bukan karena kebencian tapi keadaan dan kondisi yang membuat Adiyasa harus meninggalkan Putri Ayu. Adiyasa sangat sakit hati di benci oleh orang tua Putri Ayu.


Adiyasa pergi ketempat yang sangat jauh untuk meninggalkan Putri Ayu dan kenangannya, walaupun rasa rindu yang menghantui dirinya dia terus mencoba untuk bersabar dan melupakannya. Dia mencoba mencari pengganti Putri Ayu tapi dia belum menemukan sosok wanita seperti Putri Ayu.


Kini Adiyasa menutup hatinya untuk Putri Ayu, walaupun hati Adiyasa sedang menangis untuk sementara ini Adiyasa membutuhkan waktu untuk sendiri tanpa ada seorang pun yang menemaninya. Walaupun rasa sepi yang dia rasakan tanpa seseorang itu lebih baik daripada harus mendatangi Putri Ayu kembali. Dia pergi dari Putri Ayu dan tidak akan kembali lagi tujuannya agar tidak ada rasa kebencian orang tua Putri Ayu kepadanya.


Beberapa minggu yang lalu akhirnya Adiyasa menemukan sosok wanita yang sikapnya hampir mirip dengan Putri Ayu, wanita itu bermana Anesha


Semenjak kehadiran Anesha dalam hidup Adiyasa, kini kehidupan Adiyasa menjadi bahagia kembali. Kehadiran Anesha bagaikan cahaya yang indah menyinari hati Adiyasa.

__ADS_1


Senyuman Anesha merasuk di hati Adiyasa yang membangkitkan rasa semangat hidupnya semakin besar. Kini Adiyasa sangatlah bahagia dan rasa rindu terhadap Putri Ayu telah terobati dengan kehadiran Anesha.


Adiyasa kini telah berdua sedangkan Putri Ayu masih sendiri dan merasa kesepian.


Di dalam keheningan malam Putri Ayu berkhayal angankan Adiyasa seolah hadir di samping Putri Ayu menemani dan memeluknya indah dalam belaian kasih sayang. Putri Ayu sangat berharap Adiyasa datang kembali tapi itu hal yang tidak mungkin sebab orang tua Putri Ayu sangat membencinya.


Kemudian Putri Ayu keluar dari kamarnya sambil mambawa tikar lalu Putri Ayu tiduran di teras rumahnya sambil menikmati dinginnya malam dan melihat ribuan bintang yang menghiasi langit yang gelap.


Sunyi nya malam itu seandainya ada Adiyasa hadir di samping Putri Ayu dan menemani nya, dan bercerita tentang cinta, kesetiaan, kebahagiaan dan masa depan, mungkin saja hati Putri Ayu laksana seperti langit yang di hiasi oleh bintang dan bulan, tapi kenyataannya hati Putri Ayu laksana di malam hari yang redup tanpa sinar bulan dan bintang.


Sunyi nya di setiap malam semenjak Adiyasa tidak ada di sisi Putri Ayu lagi. Putri Ayu sendiri dan sangat kesepian. di malam itu Putri Ayu hanya di temani oleh bulan dan bintang yang bersinar di langit.


Putri Ayu berbicara di dalam hati nya " kenapa tega Adiyasa meninggalkan ku di saat cinta ku padanya sudah mulai tumbuh kembali, seandainya dulu saat perpisahan terjadi dia tidak menemui diriku lagi, mungkin aku sekarang tidak akan memikirkan dia lagi. Di saat aku tidak suka padanya gara - gara gagal menikah dia terus mendekati ku dan memohon maaf, tapi di saat aku mulai mencintai dia lagi, dia malah pergi meninggalkan ku. Tuhan kapankah aku dapat kebahagiaan dalam hidupku, yang ada selalu duka yang terus datang kepada kehidupan ku "


Tanpa di sadari akhirnya Putri Ayu tertidur di teras rumahnya dengan menikmati dingin nya angin malam yang berhembus dengan santai.


Sedangkan Adiyasa sudah tidak memikirkan Putri Ayu lagi, dia sudah melupakan Putri Ayu, bahkan dia sekarang sudah memiliki pasangan.


Di dalam kesunyian malam, Adiyasa sedang bermesraan dengan Anesha. Adiyasa tidur dengan berbantal paha Anesha. Mereka berdua saling bertatap muka dan saling mengusap wajah dengan tangan yang halus. Mereka berdua merasakan getaran cinta sejati.

__ADS_1


Tapi saat di perantauan ini Adiyasa belum memiliki tempat tinggal, hingga Akhirnya pada malam itu Adiyasa menghabiskan waktu bersama Anesha di teras rumah. Mereka berdua tidur bareng di luar sambil saling berpelukan dalam satu selimut.


Bagi Adiyasa pada malam itu adalah malam yang paling hangat dan nyaman sedangkan bagi Putri Ayu pada malam itu adalah malam yang sangat hening, sunyi, sepi dan dingin.


Keesokan hari nya Adiyasa mau pergi entah kemana, ketika di tanya oleh Anesha " sayang kamu mau pergi ke mana ? "


Adiyasa menjawab " Entah, aku juga bingung mau melangkah kan kaki ini tapi yang jelas saat ini saya akan terus mengembara dan tidak akan pulang kerumah "


Karena Anesha sudah terlanjur jatuh cinta pada Adiyasa dan dia tidak mau kehilangan atau jauh dari Adiyasa, dia kemudian memanggil Adiyasa masuk ke dalam rumahnya dan menyarankan jangan pergi dulu. Akhirnya Adiyasa menuruti permintaan Anesha, dan Adiyasa masuk ke rumah Anesha.


Di dalam rumah Anesha, Adiyasa langsung di hadapkan kepada ayahnya Anesha. Adiyasa jadi bingung untuk apa dia di hadapkan kepada ayahnya Anesha.


Ternyata Anesha sudah berbicara kepada ayahnya mengenai nasib Adiyasa, maka dari itu Anesha meminta kepada ayahnya untuk memberikan pekerjaan untuk Adiyasa biar punya tempat tinggal


Kebetulan orang tua Anesha memiliki kebun yang sangat luas, karena saking luasnya kebun - kebun itu tidak terurus, maka dari itulah ayah Anesha berencana untuk memberikan pekerjaan kepada Adiyasa untuk mengurus kebun.


Ayah Anesha berbicara kepada Adiyasa " jadi begini, kata Anesha kamu di sini belum punya tempat tinggal dan masih belum jelas mau tinggal di mana, maka dari itu paman memberikan solusi untuk mu agar kamu punya tempat tinggal dan penghasilan tetap. Kebetulan paman punya kebun yang sangat luas tapi tidak ter urus maka dari itu paman akan memberimu pekerjaan yaitu mengurus dan mengolah kebun paman, dan kamu akan di buatkan gubuk di kebun itu, nanti kita hasilnya di bagi dua "


Dengan senang hati Adiyasa menerima pekerjaan itu " Saya mau paman mengurus kebun itu, yang penting saya punya tempat tinggal tetap di sini "

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua sepakat, kemudian mereka berdua langsung ke kebun.


__ADS_2