DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA

DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA
Episode 3 ( Dewi asih belum bisa membuka hati )


__ADS_3

Awalnya Jaka Wangan hanya ingin bersahabat dengan mereka bertiga tapi punya rasa cinta ke Dewi Asih, akan tetapi Dewi Asih nya masih belum peka terhadap lelaki yang menyukainya.


Jaka Wangan sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menaklukan hati Dewi Asih, akan tetapi Dewi Asihnya masih saja menolak dan hanya ingin sebatas sahabat saja, mendengar kata - kata itu Jaka Wangan sangat kecewa terhadap Dewi Asih.


kini Jaka Wangan setiap hari hanya berteman dengan sepi. disisi lain Sri Melda sangat menyukai Jaka Wangan karena selain wajahnya yang tampan Jaka Wangan juga sangat sopan dan baik hati, Sri Melda berusaha mengekspresikan dirinya didepan Jaka Wangan bahwa dirinya mencintai Jaka Wangan, akan tetapi Jaka Wangan masih berharap ke Dewi Asih.


Dalam kurun waktu kurang lebih 6 bulan pada akhirnya Jaka Wangan mulai membuka hati untuk Sri Melda, dia mulai mendekati Sri Melda dan menyapa" hai selamat pagi, apa kabar mu ?


semoga kamu baik - baik saja dan jangan lupa tebarkan senyuman mu kepada setiap orang, agar orang lain bahagia karena melihat senyuman mu yang manis..hehehe "


dalam hati Sri Melda bertanya - tanya " ada apa ini kok tumben si Jaka Wangan menyapaku dengan kata - kata yang manis"


Sri Melda menjawab " aku baik - baik saja "


setelah Jaka Wangan mendekati Sri Melda pada akhirnya cinta Sri Melda untuk Jaka Wangan yang dulu hanya terpendam dan layu kini tumbuh kembali.


Pada akhirnya Jaka Wangan dan Sri Melda resmi berpacaran. dengan penuh kegembiraan Sri Melda mengabari Dewi Asih dan Putri Ayu, sungguh Dewi Asih tidak menyangka kalau selama ini Sri Melda menyukai Jaka Wangan, kemudian mereka berdua mengucapkan selamat kepada Sri Melda.


walaupun Sri Melda sudah mempunyai pasangan akan tetapi tidak melupakan sahabat - sahabatnya, Sri Melda selalu ada untuk sahabat, itulah yang disebut sahabat sejati suka maupun duka dia selalu ada, Dewi Asih tidak salah dalam memilih sahabat.


Sri Melda suka curhat kepada mereka berdua bahwa memiliki pasangan itu sangatlah bahagia hidup menjadi lebih berwarna.


hari demi hari Dewi Asih dan Putri Ayu melihat perkembangan Sri Melda, kini Sri Melda terlihat lebih bahagia dan selalu tetap ceria yang ada selalu bersemangat.


suatu ketika Sri Melda diajak jalan - jalan oleh kekasihnya ( Jaka Wangan ) Dewi Asih dan Putri Ayu sangat penasaran ingin melihat mereka berdua pacaran, tanpa disadari oleh Sri Melda, ternyata mereka berdua ( Dewi Asih dan Putri Ayu ) mengikuti mereka dari belakang.

__ADS_1


setelah sampai di lokasi mereka berdua menyaksikan langsung betapa bahagia dan mesranya Sri Melda berpacaran dengan Jaka Wangan, kini Putri Ayu mulai membuka hati untuk seorang laki - laki, akan tetapi Dewi Asih masih belum bisa membuka hati.


suatu ketika Putri Ayu, Sri Melda dan Jaka Wangan diundang ke istana oleh Dewi Asih untuk menghadiri acara pernikahan Kakak nya ( Dewi Susanti )


selama di perjalanan sangat berbahagia lah Sri Melda berjalan bersama pasangannya, akan tetapi Putri Ayu hanya terdiam dan minder melihat Sri Melda yang begitu bahagia dan ceria, tapi tak jarang Sri Melda mengusili Putri Ayu biar tidak galau.


setelah sampai di istana mereka sangat kagum melihat acara pesta sebesar itu dan mewah, kebetulan ketika mereka bertiga sampai di istana acara pernikahan nya sebentar lagi dimulai, sungguh sangat ramai sekali di istana tersebut, pada acara pernikahan berlangsung semua orang bersorak gembira dan menghidupkan suasana.


setelah acara pernikahannya selesai semua orang sudah mulai bubar dan sedikit sepi, ada seorang lelaki yang menghampiri Putri Ayu, lelaki tersebut bernama Ganendra, dia merupakan sahabat Raden Sa'id ( Kakak pertama Dewi Asih )


Ganendra mulai berkenalan dengan Putri Ayu" hai siap namamu "


Putri Ayu menjawab " nama ku Putri Ayu, kalau abang siapa "


Putri Ayu menjawab " rumahku di ujung dekat dengan hutan"


Ganendra bertanya " ada yang marah gak nih aku ngobrol sama kamu...Hehehe "


Putri Ayu menjawab " gak kok aku masih lajang "


Ganendra menjawab " wah kebetulan saya juga masih lajang "


setelah lama berbincang - bincang, akhirnya Sri Melda mengajak pulang ke Jaka Wangan dan Putri Ayu, dan Ganendra berinisiatif ingin mengantarkan Putri Ayu pulang dikarenakan hari sudah malam jadi khawatir terjadi sesuatu pada Putri Ayu, karena rumah Sri Melda dan Putri Ayu berbeda arah.


padahal itu hanya modus si Ganendra saja, walaupun tidak di antar Ganendra, Putri Ayu pasti akan diantarkan pulang oleh Jaka Wangan, mana tega Jaka Wangan membiarkan seorang perempuan berjalan sendirian.

__ADS_1


setelah mereka berpamitan untuk pulang, pada akhirnya Ganendra ikut dan mengantarkan Putri Ayu.


disepanjang jalan putri ayu di rayu terus oleh Ganendra, memang si Ganendra tersebut tipe cowok yang kurang baik, bisanya cuma merayu perempuan doang, dan Ganendra tipe cowok yang rese.


hampir setiap hari Ganendra selalu mendatangi Putri Ayu dan berharap Putri Ayu menjadi pacarnya.


tiba saatnya waktu yang pas, kini Ganendra memberanikan diri mengungkapkan perasaan nya kepada Putri Ayu.


Putri Ayu yang penasaran dengan rasa cinta, dengan senang hati dia menerima Ganendra sebagai pasangannya.


kemudian Putri Ayu mengabari sahabat - sahabatnya ( Dewi Asih dan Sri Melda ) bahwa dirinya kini telah mempunyai pasangan dan akan merasakan hal yang sama seperti Sri Melda ( Bahagia )


Dewi Asih yang mendengar hal itu sangat kaget, karena dia tahu sipat Ganendra itu tipe cowok yang kurang baik, bahkan sering bermasalah.


disitulah kekurangan Putri Ayu yang kurang bisa memilih pasangan, karena dia berharapan jika punya pacar akan merasakan hal yang sama dengan apa yang Sri Melda rasakan saat ini.


Putri Ayu awal pertama kali diajak jalan oleh Ganendra dia merasa sangat bahagia tapi ternyata tidak sesuai dengan harapan. Ganendra suka meminta cium akan tetapi putri ayu menolaknya, kemudian Ganendra mengajak Putri Ayu belanja dengan berlagak nya dia ingin meneraktir Putri Ayu akan tetapi malah sebaliknya justru si Ganendra yang ingin di traktir oleh Putri Ayu dan ngomong ke teman - temannya membalikan fakta.


Ganendra semakin rese hingga membuat Putri Ayu resah dan tidak nyaman. Ganendra kaya tidak punya aktivitas tiap hari selalu mengajak Putri Ayu main, main dan main, padahal Putri Ayu suka membantu ibunya.


Ganendra terkadang suka melarang Putri Ayu membantu ibunya dan mengajak berpacaran terus.


semenjak Putri Ayu berpacaran dengan Ganendra banyak perubahan negatif dalam kehidupan Putri Ayu.


Putri Ayu sering melawan kepada Orang tua nya sebegitu mudahnya Putri Ayu terpengaruh oleh Ganendra. bahkan semenjak pacaran dengan Ganendra, Putri Ayu selalu tidak ada waktu untuk sahabat sungguh sangat jauh berbeda sikap Putri Ayu sekarang dengan yang dulu.

__ADS_1


__ADS_2