
Sore itu Ganendra tengah berfikir bagaimana caranya agar Adiyasa bisa terkena pelet dan meninggalkan Putri Ayu.
Waktu demi waktu telah dilewati hingga akhirnya pernikahan Putri Ayu tinggal 1 minggu lagi, Putri Ayu sangatlah bahagia ditambah kedua sahabatnya ( Dewi Asih dan Sri Melda ) selalu ada untuk nya dan selalu mendukungnya.
Karena hari pernikahan tinggal satu minggu lagi, Adiyasa mengajak Putri Ayu dan kedua sahabatnya untuk berwisata ke tempat wisata yang termewah. mereka mulai merencanakan jadwal keberangkatannya.
Dikarenakan tempat wisatanya yang jauh, mereka semua sepakat bahwa keberangkatan nya besok pukul 05:00 pagi.
Keesokan harinya mereka semua sudah kumpul dirumah Putri Ayu. Adiyasa mengajak 2 temannya yaitu Rahagi dan Osta, mereka berdua akan menjadi fotografer, Karena Adiyasa mengajak ke tempat wisata bukan cuma untuk bersenang - senang begitu saja tapi sambil buat bikin poto wedding.
Rahagi dan Osta sangatlah bahagia karena Dewi Asih ikut, mereka berdua masih berjuang dan mengharapkan cinta dari Dewi Asih.
Rahagi menyapa Dewi Asih " Wah kok kita bisa jalan - jalan bersama sih, tidak nyangka aku bisa jalan - jalan bareng Dewi Asih...Hehehe "
Osta pun melanjutkan omongan Rahagi " Iya nih kok kita bisa barengan ya, Ada pertanda apa ini, mungkin kita akan jodoh..Hehehe "
Putri Ayu dan Sri Melda meledek Dewi Asih " Cie - Cie "
Dewi Asih hanya bisa tersenyum. Mereka semua berangkat mengendarai delman. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam. mereka pergi ke wisata alam, suasana disana sangatlah indah dan asri.
Mereka semua melihat kemesraan Putri Ayu dan Adiyasa, sungguh mereka berdua pasangan yang serasi. Rahagi dan Osta terus mencoba mendekati Dewi Asih sambil bercanda dengan nya, Sri Melda sangat merindukan Jaka Wangan teringat masalalu nya bahwa dia pernah ketempat itu sebelumnya, mereka berdua sangatlah mesra samah hal nya seperti Putri Ayu sekarang.
Sri Melda mengobati rasa rindunya dengan menasehati diri sendiri bahwa Jaka Wangan pergi demi masa depan berdua.
__ADS_1
Hari pun sudah sore, sudah waktunya mereka semua harus pulang.
Disisi lain Ganendra sudah menemukan ide nya, bahwa Ilmu pelet akan di masukan kedalam permen, dan permen tersebut akan di berikan kepada Adiyasa.
Ganendra langsung ke rumah Ki Sakar kemudian Ki Sakar bertanya " Apakah kamu sudah menemukan idenya "
Ganendra menjelaskan idenya " Jadi begini Ki, saya sudah menemukan ide bahwa Ilmu pelet tersebut masukin ajah ke dalam permen nanti saya akan berikan kepada Adiyasa, Alasan saya memilih permen karena hampir semua orang suka dengan permen "
Akhirnya Ki Sakar menyetujui idenya Ganendra, kemudian syarat selanjutnya Ki Sakar meminta agar memanggil Utari, biar Adiyasa nantinya akan tertarik kepada Utari.
Ganendra langsung menuruti perintah Ki Sakar, Dia langsung menjemput Utari, Setelah sampai di tempat tongkrongan Utari dia langsung mengajaknya pergi kerumah Ki Sakar.
Awalnya Utari menolak karena khawatir tertipu olehnya, Ganendra langsung membujuknya hingga akhirnya dia mau, Ganendra pun sangat senang.
Dimalam itu mereka bertiga ( Ki Sakar, Ganendra dan Utari ) melakukan ritual khusus, Ritual tersebut berlangsung selama 1 jam, setelah selesai Ganendra langsung membayar uang DP ( Down payment ) atau uang muka sebagai tanda jadi, agar Utari semakin percaya.
Keesokan hari nya dia mendatangi rumah Adiyasa dan meminta dimalam ini nongkrong bersama awalnya Adiyasa menolaknya karena dia harus benar - benar persiapan yang maksimal untuk pesta pernikahannya.
Ganendra terus membujuk " Malam ini kita nongkrong bareng yuk, ini bisa jadi tongkrongan terakhir kita karena kamu mau menikah, jika kamu sudah menikah kita gak akan nongkrong bersama lagi sebab kamu udah punya istri jadi gak pantas dong sumi malam - malam nongkrong sedangkan istrinya tinggal dirumah sendirian "
Mendengar permintaan Ganendra seperti itu, Adiyasa berfikir bahwa ini adalah malam tongkrongannya yang terakhir, hingga akhirnya Adiyasa menuruti permintaan Ganendra " Yaudah nanti malam jam 20:00 kita berangkat tapi jangan lama - lama ya soalnya saya masih banyak aktivitas yang perlu saya kerjakan "
Ganendra pun setuju " Iya tidak apa - apa walaupun cuma sebentar tapi ini akan membuat suatu kenangan yang tidak pernah terlupakan "
__ADS_1
Mereka berdua sudah janjian akan nongkrong bersama malam ini, kemudian Adiyasa mengajak ke tiga sahabatnya ( Rahagi, Osta dan Kuswan ) mereka bertiga menerima ajakan dari Adiyasa.
Ini adalah malam terakhir untuk Ganendra jika dia gagal memberikan permen tersebut maka dia akan menanggung resikonya yaitu menahan rasa sakit hati melihat Adiyasa dan Putri Ayu sedang duduk dipelaminan, dan ini juga malam terakhir untuk Adiyasa jika dia sampai memakan permen tersebut maka besoknya dia tidak akan jadi menikah. Kini mereka berdua punya masing - masing 1 kesempatan lagi.
Malam telah tiba mereka pun sedang berkumpul dirumah Adiyasa dan sedang merencanakan pergi ketempat tongkrongan. Ganendra sudah menemukan rencana bahwa permen tersebut akan dimasukan kedalam minuman.
Hingga akhirnya Ganendra mengajak nongkrong di caffe
mereka semua setuju, mereka semua langsung berangkat ke caffe setelah sampai mereka langsung memesan minuman yang sama.
Sebelum minuman tersebut jadi mereka semua meledek Adiyasa sambil bercanda " Cie yang sebentar lagi akan menikah, mau ngapain tuh malam pertamanya..Hahaha "
Adiyasa hanya tersenyum - senyum saja.
Minuman sudah dianterin oleh pelayan, tapi pelayan nya salah hanya membuat 4 gelas saja ( kurang 1 ) kemudian pelayan tersebut membuatkan 1 minuman lagi.
Ganendra, Rahagi, Osta dan Kuswan mereka minumannya sudah tersaji cuma minuman untuk Adiyasa sedang dibuatkan. Ini adalah kesempatan Ganendra untuk memasukan permen kedalam gelas minuman yang dia pegang, secara cepat dia langsung memasukan permen kedalam minuman, dan diantara mereka tidak ada yg melihat Ganendra memasukan permen.
Ganendra berpura - pura baik, dia memberikan minuman tersebut kepada Adiyasa " Nih Adiyasa silahkan diminum menunggu pelayan masih lama, khawatir kamu kehausan, biar saya ajah yang menunggu pelayan lagi pula saya tidak haus kok "
Akhirnya Adiyasa dengan senang hati menerima minuman pemberian Ganendra dan berterima kasih.
Misi Ganendra akhirnya berhasil dia sangat bahagia melihat Adiyasa menerima minumannya dan berkata dalam hatinya " Rasakan lu Adiyasa besok lu gak bakalan jadi menikah dengan Putri Ayu...Hahaha "
__ADS_1
Dengan nikmatnya Adiyasa meminum minuman tersebut tanpa ia sadari bahwa minuman tersebut sudah terkontaminasi dengan Ilmu pelet.
Karena permintaan Adiyasa nongkrongnya sebentar dan mau melakukan aktivitas lain untuk persiapan pesta pernikahan nya mereka pun akhirnya pulang.