
Namaku Dewa, seorang pria yang berusia 28 tahun. Sudah bertahun-tahun aku bekerja sebagai karyawan swasta, namun kehidupanku masih begini-begini saja. Sebentar lagi pukul 00.00, dan aku baru sampai rumah sehabis pulang bekerja akibat lembur. Tentu saja ini perintah atasan, jika menolak aku khawatir kena PHK. Saat ini sulit untuk mencari pekerjaan, banyak pengangguran dimana-mana, jadi aku hanya cari aman.
Sesampainya di kamar, aku langsung rebahan di kasur. Berharap ada yang mengucapkan terima kasih atas kerja kerasku, tapi aku tinggal seorang diri, semua hasil kerjaku aku kirim ke kampung halaman untuk biaya hidup orang tuaku dan biaya sekolah adik-adikku. Sekarang saatnya tidur, selamat tinggal hari ini dan selamat tidur.
Tempat apa ini? Hutannya lebat sekali! Ada danau besar juga disini. Apa-apaan ini? Kok aku tidak memiliki tubuh. Tangan, kaki, dan anggota tubuh yang lain milikku hilang. Aku punya firasat buruk soal ini. Tunggu, aku harus tenang dulu, masih belum waktunya untuk panik. Mustahil hal ini bisa terjadi.
Tiba-tiba muncul layar virtual dihadapanku. Ada dua pilihan di layar tersebut, karakter laki-laki dan karakter perempuan. Mungkin aku masuk dunia game, jadi aku pilih karakter laki-laki. Lalu muncul perintah untuk membayangkan karakter yang akan aku buat. Aku membayangkan diriku sendiri yang di dunia lamaku.
Dihadapanku muncul manusia yang merupakan diriku di dunia lama. Lalu muncul pilihan gunakan karakter ini ya atau tidak. Aku pilih iya. Sekarang aku punya tubuh, yaitu tubuhku sendiri di dunia lamaku.
Muncul pilihan lagi yaitu sebungkus rokok beserta korek gas atau atau sepasang sarung tangan. Karena aku stres tiba-tiba dipindahkan ke dunia lain, tentu saja aku pilih sebungkus rokok beserta korek gas. Lalu aku menyalakan sebatang rokok.
Bagaimana ini.... Kalau tahu begini, seharusnya aku membuang Hardisk ku yang berisi file-file terlarang. Ini aneh, aku bisa merasakan ada seseorang sedang berlari di kejar sesuatu. Apakah ini kemampuan yang diperoleh sebagai orang yang dipindahkan dari dunia lain.
Orang tersebut telah tiba di hadapanku, seorang gadis kecil yang umurnya sekitar 13-15 tahun. Setengah wajahnya rusak seperti terkena luka bakar. Nafasnya tersengal-sengal karena kelelahan setelah berlari. Pakaiannya juga banyak sobekan dan sangat kotor. Dia berlari tanpa alas kaki, terlihat kakinya banyak luka.
Dewa : Apa kau mengerti perkataanku?
Aku berfikir mungkin saja bahasa dunia ini berbeda.
Yui : Cepat lari!
Boom......
Ada sesuatu yang mendarat di depanku. Setelah kabut asapnya hilang, ternyata itu adalah seekor monster. Monster tersebut memiliki tanduk dan bersayap.
Dewa :
Apakah monster yang jelek ini peliharaanmu gadis muda? Jika iya, tolong suruh dia untuk diam.
Yui :
Cepat lari! itu adalah monster Iblis!
__ADS_1
Monster :
Beraninya kau menghinaku jelek, dasar manusia yang kecil..... Sebagai gantinya, persembahkan darah dan dagingmu.
Dewa : Seram.
Tanpa basa-basi monster tersebut dengan cakarnya yang panjang menyerangku. Karena kaget, tiba-tiba tangan kiriku sudah putus. Tapi anehnya, aku tidak merasakan rasa sakit. Tapi aku merasa kesal.
Dewa : Apa yang kau lakukan?
Bagian tanganku yang putus dengan cepat kembali tumbuh. Melihat hal itu, wajah monster itu berubah menjadi ketakutan. Tiba-tiba muncul pilihan di penglihatanku, gunakan pukulan ledakan dan meledakkan diri. Kalau aku meledakkan diri tentu saja aku akan mati, jadi aku memilih pukulan ledakan.
Dewa : Rasakan ini, pukulan ledakan!
Aku pun memukulnya dengan sangat kuat, saking kuatnya membuat monster itu terpental lalu benar-benar meledak. Ledakannya menumbangkan beberapa pohon. Melihat kejadian tersebut, gadis itu mundur beberapa langkah lalu terpeleset jatuh.
Yui :
Tolong jangan makan aku, Raja Iblis! Aku ini sama sekali tidak enak!
Dewa :
Aku baru sadar, kita ternyata bisa berkomunikasi, aku juga mengerti apa yang diucapkan monster tadi. Aku pikir bahasa dunia ini akan berbeda, ternyata sama dengan dunia lamaku.
Dewa :
Tenang saja, aku tidak selapar itu hingga harus makan manusia.
Yui : Sungguh? kamu tidak akan memakanku.
Dewa :
Ya benar. Lalu, mengapa kamu memanggilku Raja Iblis?
__ADS_1
Yui :
Soalnya, tadi kamu bisa mengalahkan monster Cao-Cao dengan sangat mudah. Kalau bukan Dewa atau Pahlawan, pasti kamu adalah Raja Iblis.
Dewa :
Nama monsternya Cao-Cao, itu cukup lucu. Kenapa kamu langsung berfikir aku ini Raja Iblis, mungkin saja aku ini pahlawan.
Yui :
Soalnya wajahmu seperti om-om dan tampak menyeramkan.
Harusnya, ketika aku membuat karakter, aku membuat karakter yang tampan. Mengapa aku memilih wajah asliku.
Dewa :
Namaku adalah Dewa, aku tidak ada hubungannya sama sekali dengan Raja Iblis ataupun Pahlawan.
Yui :
Kamu seorang Dewa. Begitu ya.....tapi aku masih ragu.
Dewa :
Aku bukan Dewa, namun namaku itu Dewa. Jadi, namamu siapa gadis kecil?
Yui :
Aku tidak mengerti maksudmu bukan Dewa tetapi Dewa. Namaku adalah Yui, aku berusia 14 tahun.
Dewa :
Yui, nama yang sangat bagus, sini biar aku bantu kamu berdiri. Lalu, benar juga, aku ingin bertanya padamu. Apa kamu tahu negara yang bernama Indonesia? Lalu saat ini kita ada dimana?
__ADS_1
Yui :
Maaf, aku tidak pernah mendengar nama negara itu. Saat ini kita sedang berada di wilayah kerajaan Shirokyuu yang dipimpin oleh Raja Kawa Souji. Raja Kawa adalah sosok yang hebat yang pernah mengalahkan monster seperti tadi pada masa lalu. Namun saat ini dia sedang sakit. Oleh karena itu pemerintahan dijalankan oleh ketiga anaknya dibantu dengan para bangsawan. Sedangkan militer di pimpin oleh Orde Kesatria.