
Yui :
Langit sudah mulai gelap.
Dewa :
Benar juga. Kalau begitu, kita istirahat disini saja.
Yui : Eh, disini?
Dewa :
Tempat ini dekat dengan sungai, jadi kalau kita butuh sesuatu, itu lebih mudah dicari.
Muncul pesan di penglihatan mataku, atas kerja kerasku, aku mendapatkan hadiah satu juta sabun mandi batangan. Cahaya putih yang menyilaukan muncul dihadapan aku dan Yui, setelah cahaya itu hilang tampak satu juta sabun mandi batangan menumpuk menggunung.
Yui :
Benda apa itu banyak sekali :
Dewa :
Ini namanya sabun. lihat ini, kita basahi dengan air sabunnya, lalu gosokkan ke telapak tangan.
Yui :
Hebat, itu menghasilkan busa.
Dewa :
Setelah itu, cuci bersih dengan air. Sekarang kamu cobalah..
Yui :
Ini mengagumkan, telapak tanganku jadi berbau harum.
Dewa :
Karena di sana ada sungai, kamu bisa mandi disana sebelum hari benar-benar gelap, gunakan sabun ini untuk menggosok tubuhmu. Aku akan memasukkan sabun-sabun sisanya yang banyak ini ke cincin penyimpanan.
Yui :
Baik, terima kasih Dewa Iblis.
Dewa lalu mengaktifkan cincin penyimpanan yang ia dapatkan dari markas pemuja Iblis. Lalu memasukkan sabun-sabun itu kedalamnya. Hal itu cukup menyita waktu hingga Yui selesai mandi.
Yui :
Dewa Iblis, aku sudah selesai. Sabun itu benda yang sangat hebat, selain menghasilkan bau yang harum, busanya juga sangat menyegarkan.
__ADS_1
Dewa :
Ya, kamu benar. Aroma wanginya sudah tercium, sekarang kamu benar-benar wangi.
Yui :
Sungguh? Ini pertama kalinya dalam hidupku aku dibilang wangi.
Dewa :
Aku lupa hanya membawa satu selimut dari desa Sogami, kamu bisa memakainya, aku akan tidur di sebelah sana.
Yui :
Kita bisa menggunakannya bersama-sama.
Dewa :
Maksudmu, kau mau kita tidur bersama?
Yui :
Apa tidak boleh?
Dewa :
Yui :
Dewa Iblis, aku tidak mengerti pembicaraanmu.
////////////////////////////////////////////////////////////////
Taro :
Cepatlah datang, Putri Aiya atau Dewa Iblis, ketua Bandit yang ditakuti oleh semua orang Taro sedang menunggu kalian. Jangan pikir kalian bisa melewati wilayah kami dengan selamat.
Mereka berdua siapa? dengan santainya melewati wilayah kita.
Anak buah Taro :
Itu Dewa Iblis, bos!!! Lihat wajahnya sama seperti dengan gambar di poster kulit ini. Jadi bagaimana ini Bos?
Taro :
Orang itu Dewa Iblis???!! tapi mengapa Dewa Iblis menggendong seorang anak gadis. Apa dia sedang menyamar sebagai budak gadis itu. Dia pikir aku orang bodoh, aku tidak akan tertipu.
Kita kalahkan mereka berdua dengan cepat, lalu langsung mundur menunggu pasukan Putri Aiya. Setelah itu serang pasukan Putri Aiya yang tidak biasa dengan medan di wilayah ini. Dengan ini kita mendapatkan dua hadiah sekaligus.
Hadiah koin emas suci dari kepala Dewa Iblis dan uang tebusan dari kerajaan karena menculik tuan putri. Hahaha, aku ini memang pintar sekali.
__ADS_1
Dewa :
Suara tertawanya keras sekali, payah sekali mereka, ingin membunuh orang lain, tapi mereka terang-terangan seperti itu, tidak bersembunyi. Yui, berlindunglah di belakangku.
Yui :
Eh, baik.
Taro :
Serang mereka dengan anak panah.
Puluhan anak panah mengarah pada Dewa dan Yui. Untuk melindungi Yui, Dewa secara sengaja terkena semua serangan mereka.
Taro :
Orang itu bodoh sekali, bukannya menghindari anak panah, dia dengan pasrah tertusuk, bahkan anak panah yang mengarah ke gadis itu dia juga yang menerimanya.
Dewa dengan santainya mencabuti puluhan anak panah yang menusuk tubuhnya.
Taro :
Boleh juga. Aku minta maaf menyebutmu bodoh tadi. Kamu memang pantas disebut Dewa Iblis, masih hidup setelah ditusuk puluhan anak panah, bahkan lukamu segera menghilang setelah panah itu dicabut. Aku adalah pemimpin Bandit di wilayah ini, namaku Taro. Trik sihir apa yang kamu gunakan tadi?
Dewa :
Aku tidak perlu menjawab pertanyaanmu.
Taro :
Kau akan menyesal kalau meremehkanku, om.
Dewa :
Siapa yang kau sebut om !? Justru kau yang om-om!!!
Taro :
Kau ini bicara apa !? Itu muka jelas-jelas muka om-om !!! Dasar ****, otak udang !!!
Rasakan ini, jurus pedang!!
Pemotong baja!
Dewa menarik Yui lalu menghindar, serangan Taro membuat tebing di belakang Dewa terbelah menjadi dua.
Dewa :
Itu tadi hampir saja, mungkin aku masih bisa hidup lagi, tapi Yui hanyalah manusia biasa. Muncul pesan di penglihatan mataku bahwa mode 10x lipat telah aktif. Aku tidak tahu mode apa itu. Yang perlu kulakukan saat ini adalah membalas serangan orang yang bernama Taro ini.
__ADS_1