Dewa

Dewa
Sedikit Demi Sedikit Kebenaran Terungkap


__ADS_3

Ketika Dewa sedang berfikir, Agus memulai percakapan.


Agus :


Hei, tuan Dewa.


Dewa :


Ada apa Agus, apa kau menemukan sesuatu ?


Agus :


Sepertinya ada yang aneh dengan tanah yang kita injak.


Dewa :


Apa maksudmu Agus ?


Agus :


Lantainya, biasanya terlihat usang, tetapi lantai yang kita injak datar dan terlihat gundukan tanahnya seperti baru dibuat.


Dewa :


Tetapi kenapa hanya di tempat yang seharusnya ada tangga yang bentuk lantainya seperti ini.


Mungkinkah ini sihir ?


Bagaimana jika mereka menggunakan sihir tanah untuk menutupi jalan menuju ke lantai berikutnya.


Dewa mendapatkan pesan teks bahwa kemampuan memanah tingkat tinggi miliknya sudah tidak aktif. Namun kemampuan kaki super telah aktif.


Dewa :


Kalian semua mundur ke belakang !

__ADS_1


Dewa menghentakkan kakinya ke tanah dengan tenaga cukup kuat lalu melompat ke belakang.


Tanah yang diinjaknya runtuh dan tangga menuju lantai berikutnya telah terlihat setelah asap dari reruntuhan telah hilang.


Januar :


Tangganya terlihat.


Mart :


Kita berhasil.


Okta :


Memang disinilah seharusnya letak tangga yang kita cari. Itu artinya peta ini tidak salah. Jadi benar ada seseorang yang menggunakan sihir tanah untuk menutupi jalan menuju lantai berikutnya.


Dewa :


Peta tersebut diberikan oleh bangsawan Mambu Pete. Itu berarti dia benar-benar yakin putranya ada di labirin ini.


Jadi ini petualangan yang diinginkan oleh putranya. Namun yang membuat diriku heran, mengapa harus menutup jalan menuju ke lantai berikutnya. Apa itu artinya dia tidak ingin ditemukan oleh ayahnya.


Apa ini ada hubungannya dengan permintaan bangsawan Mambu Pete yang meminta aku membawa kalung milik putranya jika dia ditemukan meninggal di dalam labirin.


Saat itu, daripada putranya sendiri, dia lebih mementingkan kalungnya. Bukankah ini merupakan hal yang aneh. Aku harus mencari informasi mengenai hal ini.


Dewa :


Apapun itu, jika kalian mengetahui sesuatu tentang bangsawan Mambu Pete, beritahu aku semuanya !


Januar :


Bukankah kita seharusnya merayakan keberhasilan dengan bersenang-senang setelah menemukan tangganya ?


Kenapa tuan Dewa malah memiliki wajah yang tampak suram dan begitu sangat serius. Aku jadi merasa takut dengan ekspresi milikmu itu.

__ADS_1


Dewa :


Ini karena aku merasa ada sesuatu yang mencurigakan. Kalian sungguh tidak mengetahui apapun ?


Mart :


Selama kami tinggal di kerajaan Shirokyuu, kami mengetahui beberapa rumor.


Dewa :


Aku ingin mengetahui rumor tersebut, jadi beritahu aku ?


Mart :


Ini mengenai rumor perselingkuhan bangsawan Mambu Pete. Sumbernya tidak jelas, jadi kau mungkin akan marah pada kami kalau kami menceritakannya.


Dewa :


Aku tidak marah, ceritakan rumor tersebut.


Mart :


Bangsawan Mambu Pete sebenarnya tidak memiliki anak dari pernikahan sahnya. Tapi ada rumor dia mempekerjakan seorang pelayan perempuan 22 tahun yang lalu.


Selama bekerja di kediaman bangsawan Mambu Pete dia memiliki seorang putra. Sebenarnya tidak aneh kalau dia punya anak jika memiliki seorang suami.


Masalahnya dia belum pernah menikah, selain itu tinggal di kediaman bangsawan Mambu Pete, dan tidak pernah pulang ke desa asalnya. Tentu saja orang-orang bisa menebak siapa ayah dari anak tersebut.


Bangsawan Mambu Pete terpaksa mengakui hal itu agar aibnya tidak semakin menyebar. Dan memberikan putra pelayan itu kalung yang membuktikan bahwa dia adalah ahli waris dari bangsawan Mambu Pete.


Dewa :


Mendengar cerita ini, membuat aku terus memikirkan kata-kata yang diucapkan oleh bangsawan Mambu Pete.


"Bahkan jika putraku telah mati, setidaknya bawalah kalung yang di pakai olehnya."

__ADS_1


__ADS_2