
Dewa :
Maaf, kamu jadi tidak bisa mengambil barangmu.
Yui :
Tidak apa-apa, aku senang kamu tidak meninggalkanku. Apa tidak apa-apa membakar satu rumah penduduk desa?
Dewa :
Jangan salah paham. Aku hanya memberi mereka sedikit kehangatan. Justru itu adalah kebaikan dariku untuk mereka.
Yui :
Dewa Iblis, kenapa kamu menyelamatkan aku yang rendah ini?
Dewa :
Apa maksudmu dengan rendah? Manusia itu sama dihadapanku. Mereka bernafas, kamu juga bernafas. Jangan biarkan orang lain menentukan nilai dirimu.
Yui :
Ternyata kamu memang Dewa yang baik, meskipun kamu adalah Dewa Iblis.
Dewa :
Terserah kamu saja. Oh iya, bagaimana perasaanmu?
Yui :
Aku merasa sedikit lega.
Dewa :
Kalau begitu, ayo kita pergi ke ibu kota yang kamu bilang itu!
__ADS_1
Yui :
Ya, aku akan ikut bersamamu......
Selamanya....
Dewa :
Apa yang kamu bilang? aku tidak mendengar dengan jelas kalimat terakhirmu.
Yui :
Aku tidak bilang apa-apa. Ayo kita menuju kota Tower, ibu kota kerajaan Shirokyuu!!!
Di tempat lain di wilayah kerajaan Shirokyuu
Naido :
Besok pagi, kita serang desa berikutnya. Giring mereka sampai masuk ke dalam kandang.
Prajurit : Kepala kesatria Rooney Bosch, salah satu desa di perbatasan telah dihancurkan.
Rooney Bosch :
Wakil ketua Daida, bawa pasukan dan kita akan segera menuju kesana.
Ketika sampai, Rooney Bosch telah terlambat. Semua warga desa telah tewas terbunuh. Tidak ada satupun yang selamat.
Daida Dara :
Ketua Rooney....
Rooney :
Ada apa?
__ADS_1
Daida :
Perintah Putri Raja adalah kita hanya melacak orang-orang yang melakukan penyerangan pada desa-desa.
Rooney :
Kamu benar. Tapi, jika Raja sadarkan diri, pasti perintahnya adalah menghabisi orang-orang tersebut, tidak hanya melacak mereka.
Daida :
Akan tetapi, meskipun kita adalah kesatria kerajaan Shirokyuu yang terkenal hebat. Orang yang pergi menjalankan misi ini hanya sekitar 50 orang. Jumlah ini hanya cukup untuk melakukan pelacakan, bukan penyerangan.
Rooney :
Ini semua ulah para bangsawan, karena raja sedang sakit, kerajaan ini dikendalikan oleh para bangsawan. Bahkan ketiga anak Raja tidak berkutik dan hanya menjadi simbol kerajaan.
Daida :
Meskipun anda berada pada fraksi Raja dan merupakan kesatria kepercayaan Raja. Namun jika Anda gagal, itu akan jadi bahan serangan para bangsawan untuk menggulingkan Raja Kawa Souji dan menggantinya dengan orang pilihan mereka. Itu sangat keterlaluan.
Rooney :
Sudahi saja kalimatmu sampai di situ.
Daida :
Anda sendiri sudah menyadarinya, bukan? Ini sudah pasti jebakan! Dari pada kita memecah pasukan dan mengurangi pasukan di sini, lebih baik kita semua kembali ke kota Tower bersama-sama.
Biarkan ada beberapa desa yang jadi korban. Karena kehilangan kesatria terhebat seperti anda akan berdampak lebih besar bagi kerajaan.
Rooney :
Aku tidak bisa melakukannya. Aku terlahir dari kalangan biasa. Jadi aku tahu hidup di desa itu rawan akan kematian. Tidak jarang jadi langganan serangan para monster atau serangan pasukan dari negara atau kerajaan lain.
Warga desa selalu berharap pertolongan dari para bangsawan atau petualang? tapi kenyataannya tidak pernah ada yang muncul menolong mereka. Para bangsawan tidak mau meninggalkan zona nyaman mereka. Sedangkan para petualang hanya berada di kota-kota besar yang perputaran uangnya besar.
__ADS_1
Oleh karena itu, aku ingin kita yang jadi salah satunya mengabulkan harapan mereka. Mari kita tunjukkan bahwa sosok penolong itu ada pada mereka. Meskipun hal ini membahayakan untuk kita. Bukankah kesatria adalah sosok kuat yang melindungi mereka para kaum lemah.