Dewa

Dewa
Misi Dari Bangsawan Mambu Pete


__ADS_3

Tracey Suzuka :


Ucapanmu terdengar sangat meyakinkan. Aku akan berkunjung ke Desa Sogami dan berinvestasi untuk pembangunan desa Sogami.


Dewa :


Aku dengan senang hati akan menunggu kedatangan anda.


Tracey Suzuka :


Ada satu hal lagi, bangsawan Mambu Pete ingin bertemu dengan dirimu. Jika kau ada waktu, kau dipersilahkan untuk menemui dirinya.


Tapi berhati-hatilah, dia memang seorang bangsawan tetapi sifatnya itu mencerminkan seseorang yang licik. Mungkin dia merencanakan sesuatu terhadap dirimu.


Setelah mengatakan hal itu, Tracey Suzuka pergi meninggalkan kelompok Dewa.


Dewa :


Lina, Yui, Aiya, kalian kembalilah ke desa Sogami. Aku ingin menemui orang yang bernama Mambu Pete untuk melihat bangsawan seperti apa dia.


Dewa pun pergi ke kediaman bangsawan Mambu Pete.


Mambu Pete :


Selamat datang tuan Dewa, jadi kau adalah orang yang dipercaya oleh Putri Aiya untuk mengurus desa Sogami.


Alasanku memanggil dirimu adalah karena aku ingin meminta pertolongan darimu. Aku dengar kau adalah petarung yang hebat.


Anak laki-lakiku semata wayang belum kembali. Dia adalah anak yang memimpikan sebuah petualangan.


Jadi dia menjelajahi labirin bersama orang-orang kepercayaannya. Namun dia sudah pergi dalam waktu yang cukup lama dan belum juga kembali hingga saat ini.

__ADS_1


Jadi aku ingin minta tolong padamu. Bisakah tuan Dewa menemukan dan mengembalikan putraku kembali pulang ke rumah ?


Bahkan jika dia ditemukan telah mati, setidaknya bawalah kalung yang ada dilehernya. Jika kau berhasil, aku akan berinvestasi untuk kemajuan Desa Sogami.


Dewa :


Baiklah bangsawan Mambu Pete, aku akan menolong dirimu. Aku akan pergi mencari keberadaan anak tuan.


Beberapa hari kemudian Dewa masuk ke labirin yang dimasuki oleh anak bangsawan Mambu Pete.


Dia ditemani empat orang petualang yang dia dapat dari guild petualang. Petualang tersebut dibayar oleh Dewa untuk membantunya menemukan anak dari bangsawan Mambu Pete.


Agus :


Sebaiknya kau tetap fokus tuan Dewa. Kau hampir saja terkena perangkap.


Sebelumnya Dewa memasuki labirin dengan santai. Tanpa sadar dia menginjak perangkap, beberapa tombak mengarah kepada dirinya.


Agus :


Aku telah menyelamatkan nyawamu tuan Dewa. Kau harus lebih berhati-hati lagi, di labirin ini perangkap tombaknya mengandung racun. Jika kau tergores sedikit saja, kau akan menjadi mayat.


Dewa :


Terima kasih Agus.


Januar :


Bos Agus, sepertinya kau juga barusan menginjak perangkap.


Agus :

__ADS_1


Apa ?


Mart :


Yang dikatakan Januar benar, kau baru saja memicu satu perangkap lagi.


Sebuah batu besar menimpa kepala Agus. Agus pun rubuh dan tidak sadarkan diri.


Okta :


Bagaimana bisa seorang bos tidak menyadari perangkap kecil seperti ini.


Dewa :


Hei Agus bangunlah !


Januar :


Kau tidak usah khawatir tuan Dewa, bos hanya pingsan. ketika kita memasak beruang yang kita tangkap sebelumnya, dia pasti bangun karena aromanya.


Dewa dan kelompoknya istirahat sekaligus mengisi energi dengan memakan daging beruang.


Agus :


Hei tuan Dewa, mengapa anda melamun ? Apa karena kau pergi kencan dengan banyak wanita dan sekarang kau sedang memikirkan wanita-wanita tersebut. Aku mendengar kabar jika kau dikelilingi oleh banyak wanita.


Dewa :


Bukan apa-apa, karena kau sudah sadarkan diri, Agus. Ayo kita lanjutkan lagi perjalanan mencari putra dari bangsawan Mambu Pete !!


Setelah hari sudah gelap. Kelompok Dewa memutuskan beristirahat kembali untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2