
Lisa merasakan sesuatu yang berbahaya sedang mendekat ke Leon Pete, orang yang harus dilindungi olehnya.
Yuri :
Sepertinya kau sedang mengkhawatirkan sesuatu ?
Lisa :
Ini adalah intuisi wanita bodoh, aku merasakan seseorang yang berbahaya sedang menuju tempat kita berada.
Leon :
Jika itu adalah firasat dari Lisa, aku sarankan kita harus lebih waspada. Firasat darinya selalu menjadi kenyataan.
Yuri :
Anda tidak perlu khawatir tuan Leon. Jika ada siapapun saja yang melihat anda, kita hanya perlu menghabisinya.
Lisa :
Hmm, ya ampun. Sepertinya memang ada beberapa orang yang sedang menuju kesini. Mereka bergerak dengan cepat setelah menghancurkan sihir yang terpasang pada tangga.
Leon :
Apa tujuan mereka adalah diriku ?
Yuri :
Aku tidak begitu yakin. Untuk memastikannya, ayo kita pasang sebuah perangkap dan menunggu mereka datang.
Leon :
Lakukanlah !
Di lokasi tempat keberadaan Dewa dan kelompok Agus.
Agus :
Sekumpulan mayat manusia, di lihat dari kondisi mayatnya. Mereka sepertinya baru saja terbunuh. Ada kemungkinan orang-orang yang bersama tuan Leon yang melakukannya.
Januar :
Bos Agus lihat di atas sana ? Ada tiga orang berdiri di atas batu yang besar.
Yuri :
Bukankah mereka terlihat terlalu percaya diri ? Datang kesini tanpa menyembunyikan keberadaan mereka.
Lisa :
Kelompok sebelumnya adalah assasin yang dikirim oleh bangsawan Mambu Pete untuk membunuh anaknya sendiri tuan Leon.
__ADS_1
Yuri :
Tapi kelompok ini, sepertinya hanya sekumpulan orang yang lemah. Apa kau juga berfikir begitu Lisa ?
Lisa :
Jangan ceroboh, aku merasakan satu diantara mereka adalah orang yang berbahaya.
Yuri :
Jika mereka dikirim lagi oleh Mambu Pete, kita harus segera menghabisi nyawa mereka.
Dewa :
Sepertinya kalian baru saja membicarakan soal Leon dan Mambu Pete.
Lisa :
Pendengaran milikmu bagus sekali. Kalian siapa ? Ada urusan apa kalian dengan Leon ?
Agus :
Apa kalian adalah anggota kelompok tuan Leon ?
Yuri :
Ya.
Dewa :
Dimana tuan Leon saat ini berada ?
Lisa :
Berani sekali kau menyebut nama bangsawan jahat itu. Ini bukanlah sesuatu yang lucu.
Dewa :
Apa maksud kalian ? Aku tidak mengerti.
Januar :
Reaksi mereka aneh sekali.
Dewa :
Aku ingin bertemu dan bicara dengan tuan Leon, izinkan aku menemuinya ?
Lisa :
Aku tidak mengizinkan tuan Leon berbicara dengan anjingnya Mambu Pete.
__ADS_1
Yuri :
Jika kalian tidak ingin mati seperti kelompok assasin sebelumnya. Cepatlah tinggalkan tempat ini.
Agus :
Apa ? Kalian memanggil kami anjing. Jadi mayat-mayat ini adalah assasin.
Yuri :
Cepatlah pergi. Temanku yang bernama Lisa ini sudah menyiapkan jebakan untuk kalian. Jika kalian tidak segera pergi, maka kalian akan terbunuh seperti para assasin itu.
Lisa :
Jika mereka menyerah untuk membunuh tuan Leon dan lari, mungkin mereka masih bisa selamat.
Agus :
Apa yang sedang mereka bicarakan ?!
Okta :
Apa yang ingin gadis bernama Lisa itu lakukan ?
Mart :
Sepertinya gadis itu ingin mencoba melakukan sesuatu.
Januar :
Aku punya firasat buruk.
Agus :
Lihat, tanahnya bergerak !
Okta :
Muncul monster tikus raksasa dari dalam tanah.
Dewa :
Sepertinya gadis yang bernama Lisa adalah seorang summoner.
Lisa :
Kau benar, aku memang adalah seorang summoner.
Agus menyerang monster tikus raksasa tersebut, namun tikus tersebut hanya terluka sedikit dan langsung sembuh karena beregenerasi.
Agus :
__ADS_1
Berapa kali pun aku melukainya dia terus beregenerasi. Kita harus menggunakan serangan yang fatal untuk mengalahkan monster ini.