Dewa

Dewa
Kebahagiaan Yui


__ADS_3

Lina Lawliet :


Dewa Iblis, aku sudah selesai menghilangkan semua bekas luka bakar pada tubuh Yui.


Dewa :


Oh, jadi sudah selesai. Yui, bagaimana perasaanmu ?


Yui :


Aku sangat senang, terima kasih banyak nona Lina.


Lina :


Anak pintar, tapi berterima kasihlah juga pada Dewa Iblis yang telah membawaku kesini.


Yui :


Terima kasih Dewa Iblis.


Ermm..... Dewa Iblis....


Bagaimana pendapatmu padaku sekarang ?


Dewa :


Kau terlihat manis. Kau mau berjalan-jalan sebentar ?


Yui :


Mau Dewa Iblis.


Dewa :


Kami akan berjalan-jalan sebentar di kota. Tolong jaga Aiya, karena dia sedang diincar oleh kelompok pemuja iblis.


Lina :


Dimengerti.


Dewa dan Yui berkeliling di kota.


Dewa :


Jangan terlalu bersemangat !


Yui :


Tuan Dewa, lihat aku bisa bebas kemana saja tanpa di jauhi oleh orang lain. Sekali lagi, terima kasih banyak Dewa Iblis.


Dewa :


Tentu saja !

__ADS_1


Tidak ada yang tidak mungkin bagi seorang Dewa Iblis.


Yui :


Ini menakjubkan !!!


Semua bekas lukanya benar-benar hilang.


Apakah aku sedang bermimpi ?


Dewa :


Ini bukanlah mimpi !


Mulai saat ini, kau dapat hidup dengan bebas, tanpa takut dihina lagi oleh orang lain. Kau dapat menjalani kehidupan yang normal seperti orang lainnya.


Yui :


Erm....


Bisakah anda mengelus kepala saya ?


Dewa :


Tentu saja.


Yui menangis ketika kepalanya diusap oleh Dewa.


Dewa :


Bukankah seharusnya kau bahagia ?


Yui :


Aku menangis karena bahagia telah bertemu orang sebaik anda Dewa Iblis. Tuan Dewa, bisakah kita berjalan-jalan sedikit lebih lama lagi ?


Masih banyak tempat yang ingin aku kunjungi bersama anda.


Yui menarik tangan Dewa dan berlari.


Yui :


Dewa Iblis, saya mohon tetaplah disisi saya selamanya.


Dewa :


Kau harusnya mengatakan itu pada pria yang kau sukai dimasa depan.


Yui :


( Aku sudah memutuskan siapa orang itu )


Di penginapan....

__ADS_1


Lina :


Dewa sepertinya terlalu mengkhawatirkan anak yang bernama Yui. Padahal dia tidak memiliki kemampuan apa-apa seperti sihir atau penggunaan senjata.


Aku ingin tahu, apakah mungkin ada kekuatan spesial pada dirinya yang hanya diketahui oleh Dewa !?


Mungkinkah ini ada hubungannya dengan menguasai dunia. Mungkin anak yang bernama Yui adalah kunci untuk menguasai dunia. Aku jadi tidak sabar, ingin melihat kekacauan di dunia ini.


Dewa :


Kami pulang.


Aiya :


Akhirnya kau kembali juga rupanya !


Aku bertanya-tanya pada nona Lina kemana kalian pergi ?


Tapi dia tidak tahu dan tidak mengizinkan aku keluar untuk mencari kalian.


Bagaimana pendapatmu mengenai pakaian yang kau berikan ini ?


Dewa :


Mmmm.......


Yah, aku rasa itu cocok untukmu.


Aiya :


Tentu saja. Semua pakaian yang aku pakai pasti cocok untukku yang cantik dan anggun ini.


Kesampingkan dulu hai ini......


Mau sampai kapan kita di penginapan ?


Dewa :


Jika kalian bosan, kita bisa pindah ke kota lain. Mungkin kita harus membeli kereta kuda dulu untuk perjalanan.


Lina, terima kasih telah membantuku membuat Yui gembira. Senang rasanya aku bertemu penyihir hebat sepertimu.


Lina :


( Perasaan gembira apa ini ? Sebelumnya aku sudah sering mendapatkan pujian dari banyak orang. Tetapi aku tidak pernah sekalipun merasakan sensasi seperti ini. Mungkin pujian darinya sangat tulus. )


Kelompok Dewa membeli kereta kuda dan melanjutkan petualangan ke kota lain.


Keesokan harinya.....


Kami Lamper :


Istriku, sepertinya quest ini salah. Di questnya bilang kita hanya menghadapi beberapa goblin di tempat ini. Tapi nyatanya kita harus melawan puluhan goblin.

__ADS_1


Mina Lamper :


Benar suamiku. Kalau begini kita akan mati, kita harus mencari cara untuk melarikan diri dari puluhan goblin ini.


__ADS_2