Dewa

Dewa
Gugurnya Rooney Bosch


__ADS_3

Naido Tofu :


Mengagumkan, bisa menggunakan jurus sebanyak itu. Kau benar-benar pantas sebagai kepala kesatria kerajaan. Tapi, itu hanya sampai di sini saja. Pasukan sihir, gunakan sihir selanjutnya. Fokuskan serangan sihir pada Rooney Bosch.


Rooney :


Ini buruk.......


Pasukan sihir terus menerus menyerang Rooney, dari sihir api, sihir es, sihir listrik, dan sihir lainnya. Rooney Bosch yang kuat itu pun akhirnya ambruk oleh puluhan penyihir dari kekaisaran Souzai.


Naido :


Habisi dia, tapi jangan secara bersamaan. Prajurit, tusuk dia satu persatu sampai mati.


Rooney :


Jangan remehkan aku! Aku adalah kepala kesatria kerajaan. Aku adalah orang yang mencintai dan melindungi kerajaan ini. Aku tidak akan kalah dari kalian yang ingin menodai kerajaan!


Naido :


Karena mimpi seperti itulah, kau akan mati disini, Rooney Bosch. Bisa apa kau dengan tubuh seperti itu ? Aku akan membunuhmu dan juga penduduk desa. Hentikan perlawanan sia-siamu dan berbaringlah dengan tenang disana. Sebagai belas kasihan, kubunuh kau tanpa rasa sakit.


Rooney :


Ha...ha...ha....


Naido :


Apanya yang lucu?


Rooney :


Bodoh sekali. Di desa itu ada seseorang yang lebih kuat dariku.

__ADS_1


Naido :


Kau menggertak? Hei, para penyihir, bunuh Rooney Bosch! bakar dia.


Rooney :


Para Prajuritku yang masih hidup, berusaha larilah, bertahan hiduplah.....


Rooney Bosch gugur di medan perang. Dia tewas dibakar oleh sihir api oleh puluhan penyihir dari kekaisaran Souzai.


Daida :


Komandan.......hiks.......hiks......


Keadaan di Desa Sogami..................


Elisabeth :


Kakak. aku takut.....


Jangan khawatir, Elisa. Dewa Iblis akan melindungi kita.


Tempei Oreg :


Kalian, tahan monster itu!


Apa yang terjadi sebenarnya. Mengapa di desa kecil seperti ini ada monster kerangka sekuat itu. Bahkan sihir pasukan penyihir tidak mempan terhadapnya.


Aku bukanlah orang yang pantas mati disini. Aku adalah wakil komandan dari jendral Naido Tofu, Tempei Oreg. Kalian semua prajuritku, ulurkan waktu dan jadilah perisaiku!


Dewa :


Bone hebat sekali, aku menyuruhnya membunuh pemimpin pasukan ini, dia langsung menerobos pasukan musuh yang jumlahnya ratusan seorang diri. Dia juga tidak mempan di serang oleh senjata maupun sihir. Apa itu artinya dia tidak bisa mati.

__ADS_1


Tempei :


Uang, aku akan berikan kamu uang. 100 koin emas tingkat satu. Tidak, kuberikan 300 koin emas tingkat satu. Atau 500 koin emas? Jadi jangan bunuh aku monster kerangka.


Bone :


Perintah yang mulia adalah mutlak


Tanpa basa-basi, Bone menusuk-nusuk tubuh Tempei Oreg yang merupakan wakil jendral Naido Tofu.


Tempei :


Arrggggghhhh.......


Selamatkan aku! aku mohon! aku akan lakukan apapun. Uang! akan kuberikan semua uangku!


Setelah puas menusuk-nusuk, Bone memenggal kepala Tempei. Melihat kejadian itu, ratusan prajurit yang dibawa Tempei lari ketakutan.


////////////////////////////////////////////////////////////////


Prajurit :


Lapor Jendral Naido, wakil anda Tempei Oreg telah tewas di desa Sogami.


Naido :


Apa katamu?!, Apa mungkin yang dikatakan oleh Rooney bukanlah gertakan, ada orang yang kuat di desa Sogami. Siapkan pasukan, kita menuju desa itu sekarang!


////////////////////////////////////////////////////////////////


Dewa :


Bone menang berhasil mengalahkan wakil jendral kekaisaran Souzai. Tapi mereka bukan orang yang bodoh, itu terbukti dari dari gagalnya rencanaku dan Rooney. Rencana awalnya, Rooney jadi umpan, dan warga desa melarikan diri.

__ADS_1


Namun ternyata pihak kekaisaran Souzai membagi pasukannya, dia mengirimkan ratusan pasukannya di pimpin wakilnya untuk menyerang desa ini, sedangkan Jenderalnya menghadapi Rooney. Itu artinya jika Rooney kalah, warga desa tetap dalam bahaya.


__ADS_2