Dewa

Dewa
Rencana Para Pemuja Iblis


__ADS_3

Salamander itu menyemburkan api ke arah Dewa.


Pemburu Hadiah :


Apa kau sudah mempelajari kesalahanmu akibat meremehkanku dasar Iblis ********.


Apa ?!


Dewa masih berdiri dengan tegak setelah dibakar oleh api dari semburan Salamander.


Dewa :


Sepertinya hanya segitu saja kemampuan salamander milikmu itu.


( Jangan menyerang tiba-tiba begitu, hampir saja aku berpikir kalau aku tidak selamat )


Pemburu Hadiah :


Bagaimana bisa kau masih hidup !?


Dewa :


Itu karena perbedaan level kita sangat besar. Tetapi kalau serangan itu diarahkan kepada manusia biasa itu pastinya akan langsung membunuhnya. Oleh karena itu, kau memang harus diberi pelajaran agar tidak bertindak seenaknya.


Pemburu Hadiah :


Sialan .....


Sialan !!!!!


Kalian semua !


Cepat keluarkan peliharaan kalian juga !


Teman Pemburu Hadiah :


Tetapi bukannya kita akan dihukum kalau melakukan ini.


Pemburu Hadiah :


Cepat lakukan !!

__ADS_1


Aku yang akan bertanggung jawab !!!


Teman Pemburu Hadiah :


Jangan salahkan kami kalau terjadi apa-apa !!


Berbagai monster peliharaan para pemburu hadiah muncul di hadapan Dewa.


Pemburu Hadiah :


Kau akan menyesal karena sudah menantang para pemburu hadiah.


Dewa :


Sebenarnya musuhku itu hanyalah kau, bukannya kau yang memprovokasi mereka agar menyerangku ?!


Situasi ini terjadi karena dirimu yang menyerangku terlebih dahulu. Karena dari awal kau sudah membuatku kesal, maka kau akan berakhir dengan kematian.


Jangan berharap belas kasih dariku, mengerti ?


Muncul pesan pilihan di penglihatan milikku. Pilihannya adalah menjadi ahli berpedang atau ahli menari. Tentu saja aku pilih ahli berpedang.


Muncul sebuah pedang di tangan milikku. Tanpa segan, aku menebas kepala Salamander milik pemburu hadiah itu.


Pemburu Hadiah :


Salamander milikku telah mati dengan mudah ditebasnya.


Dewa :


Salamander milikmu itu terlalu lemah.


Teman Pemburu Hadiah :


Salamander miliknya telah mati dengan mudah, sudah kuduga orang ini sangat berbahaya.


Sebaiknya kita lari saja ..........


Pemburu Hadiah :


Apa yang kalian lakukan ?

__ADS_1


Kalian semua cepat bantu aku bunuh dia !!!


Dewa dengan santainya membunuh satu persatu peliharaan para pemburu hadiah.


Dewa :


Kalian sebaiknya lari selagi bisa ........


Jangan dengarkan teman kalian yang bodoh itu.


Teman Pemburu Hadiah :


Monster peliharaan kita dimusnahkan dengan sekali serang. Tidak mungkin sesuatu seperti itu bisa terjadi. Dia benar-benar adalah Dewa Iblis.


Lari........


Para pemburu iblis itu lari meninggalkan temannya.


Pemburu Hadiah :


Kalian semua dasar pengecut, meninggalkan aku sendirian.


Dewa :


Dengarkan baik-baik manusia bodoh. Teman-temanmu itu lebih pintar darimu. Sudah aku bilang, bahwa hukuman membuatku kesal adalah kematian.


Dewa memenggal pemburu hadiah itu, lalu kembali ke penginapan.


////////////////////////////////////////////////////////////////


Kerajaan Shirokyuu, walaupun selalu terjadi pertentangan antara para bangsawan karena perbedaan pendapat.


Negaranya bersatu karena kepemimpinan yang hebat dari rajanya, Raja Kawa Souji.


Namun akibat sakitnya sang raja, terdapat suatu kelompok besar yang merencanakan sesuatu.


Kelompok Pemuja Iblis


Tatsu :


Iblis Cao-Cao yang pernah kita panggil telah gagal dan mati. Padahal untuk memanggilnya kita harus kehilangan nyawa pasukan di salah satu markas. Iblis Gakudai yang kita berikan pada kekaisaran Souzai juga telah gagal dan mati.

__ADS_1


Selain itu anak raja, putri Aiya telah membuat pergerakan. Dia menyerang markas yang aku pimpin dan berhadapan langsung denganku. Itu artinya gerakan kita tidak sia-sia.


Seperti yang kita rencanakan, kita akan bunuh dia di kota ini. Namun kita harus berhati-hati, saat aku bertarung dengannya, dia dilindungi oleh orang yang mengaku-aku sebagai dewa iblis.


__ADS_2