Dewa

Dewa
Cerita Yui


__ADS_3

Ketika aku sedang asyik mengobrol dengan Yui. Tiba-tiba muncul pilihan di penglihatanku. Pakaian seragam wanita sekolah anak SMP dan buku pelajaran kalkulus untuk anak kuliahan.


Karena kulihat pakaian yang digunakan oleh Yui sudah tidak layak pakai karena sobek dimana-mana. Jadi aku memilih pakaian seragam sekolah. Yui juga mengatakan usianya 14 tahun, jadi mungkin seragam SMP cocok untuknya. Lagipula buku kalkulus di dunia lain, apakah itu akan berguna????


Cahaya muncul di tanganku, setelah cahaya itu hilang, di tanganku sudah ada pakaian seragam sekolah.


Yui :


Eh, apa itu? muncul cahaya putih di tangan orang itu. Apa dia mau mengeluarkan alat masak? Eh bukan, muncul pakaian di tangannya, meskipun model pakaian tersebut asing bagiku, karena baru pertama kali aku melihat model pakaian seperti itu.


Dewa :


Bagaimana kalau kamu bersihkan tubuhmu yang kotor di danau itu? Lalu kamu bisa gunakan pakaian ini untuk mengganti pakaian kamu yang telah banyak sobekan.


Yui : Boleh?


Dewa :


Tentu saja boleh. Aku akan menunggu di depan. Kalau sudah selesai temui aku. Karena ada beberapa hal lainnya yang ingin kutanyakan padamu. Untuk berjaga-jaga, aku mau berkeliling sebentar di sekitar sini.


Yui : Baik, terima kasih banyak!


Yui :


Ternyata di dalam hutan ini ada danau yang seindah ini. Ini pertama kalinya aku berendam di air yang sejernih ini. Syukurlah aku masih hidup. Tapi, siapa sebenarnya orang itu?


Dia bisa mengalahkan monster dengan mudah dan bisa memunculkan pakaian dari tangannya, apa dia menggunakan alat sihir penyimpan barang, tapi alat sihir penyimpan barang biasanya berupa lubang hitam, bukan cahaya putih yang menyilaukan.


Tapi mengapa dia menyuruhku membersihkan tubuhku dan ganti pakaian yang baru. Jangan-jangan dia mau memasakku setelah tubuhku bersih?


Dewa:


Sepertinya aku memperoleh kemampuan aneh di dunia ini. Aku bisa mengeluarkan kekuatan hebat namun harus muncul pilihan dulu di penglihatanku, tidak sesuka hatiku.


Aku juga bisa memunculkan suatu barang. Masalahnya pilihan itu muncul bisa kapan saja, bagaimana ketika melawan monster seperti tadi tidak muncul pilihan, aku bisa mati.


Yui :


Dewa Iblis, aku telah selesai membersihkan tubuhku, terima kasih sudah menunggu!. Pakaian ini juga sangat bagus, aku baru pertama kali melihatnya. Apakah ini mahal? Aku mohon jangan makan aku, aku akan melakukan apa saja keinginanmu.


Dewa :

__ADS_1


Kamu ini dari sebutan Raja Iblis sekarang Dewa Iblis. Padahal sudah kubilang, aku ini manusia. Jadi aku tidak memakan manusia lainnya. Daripada itu, apakah monster lemah yang tadi sering muncul di sekitar sini?


Yui :


Bukannya kamu sendiri yang bilang kalau kamu itu Dewa. Manusia macam apa yang bisa meledakkan monster dengan hanya sekali pukul. Kamu juga bisa memunculkan entah dari mana pakaian ini.


Monster seperti itu tentu saja tidak sering muncul. Kalau Cao-Cao sering muncul, kerajaan Shirokyuu ini sudah pasti hancur! Meskipun Raja Kawa mampu mengalahkan monster Cao-Cao, tapi dia mengalahkannya dengan pasukannya, tidak seorang diri, itu pun menelan banyak korban jiwa di pasukannya.


Dewa :


Eh? Monster yang tadi seberbahaya itu? Yui...


apa kau tahu di mana letak sarang Monster itu? Mungkin kalau aku kesana, aku bisa memunculkan barang-barang lain, eh maksudku aku ingin menyelidikinya lebih lanjut.


Yui :


Aku pernah dengar jika monster Cao-Cao merupakan Iblis yang dipanggil dengan memerlukan tumbal. Salah satu musuh kerajaan adalah kelompok pemuja Iblis, dan mereka memiliki satu markas di daerah ini.


Tetapi sudah setahun ini aku tidak pernah mendengar pergerakan mereka. Namun dibalik hilangnya pergerakan mereka, sudah setahun ini Monster Cao-Cao muncul dan meminta persembahan tumbal dari desa ke desa.


Dewa :


Jadi menurutmu munculnya monster Cao-Cao berhubungan dengan kelompok pemuja Iblis. Maaf, bisakah kamu mengantarkanku ke sana? maksudku markas pemuja Iblis di sekitar sini. Aku berjanji akan melindungimu.


Aku melihat Yui berjalan dengan tidak lancar, apakah mungkin kakinya terluka akibat terjatuh ketika ketakutan melihatku mengalahkan monster itu dengan mudah. Aku jadi merasa bersalah padanya.


Dewa :


Naiklah ke punggungku, aku akan menggendongmu.


Yui :


Tidak bisa! Tidak mungkin aku menempelkan tubuhku yang kotor ini ke punggung seorang Dewa.


Dewa :


Maaf, tapi saat ini aku sedang terburu-buru. Aku tidak akan mengulanginya lagi, cepat naik!


Yui :


Apa dia menyadari bahwa kakiku terluka. Aku tidak pernah diperlakukan sebaik ini sebelumnya. Tanpa sadar air mataku mengalir dan menetes ke tanah.

__ADS_1


Dewa :


Saking tidak maunya sampai dia menangis, padahal aku hanya ingin berniat baik, kenapa aku harus punya wajah om-om yang jelek dan mengerikan ini. Kalau begini, aku juga merasa tersakiti.


Yui :


Dari dulu, aku adalah beban di desa. Aku tidak memiliki orang tua. Nenek Yun menemukanku di hutan yang telah terbakar dan merawatku. Setelah Nenek Yun meninggal dunia, aku bekerja membersihkan kotoran manusia di rumah-rumah warga desa dan dibayar dengan makanan sisa. Aku sudah berjuang sekuat tenagaku.


Sepertinya desa tempat tinggal Yui masih primitif dan tidak memiliki toilet di setiap rumahnya.


Dewa :


Itu artinya kamu mengolah sampah dan limbah. Bukankah itu pekerjaan yang mulia?


Yui :


Tapi, aku selalu disebut kotor dan bau oleh penduduk desa. Setelah aku membersihkan kotoran mereka aku selalu diusir dan tidak boleh berada di dekat mereka. Mereka menyebutku anak sampah.


Lalu akhirnya, monster Cao-Cao menyerang desa. Dia meminta persembahan tumbal agar desa tidak dihancurkan. Aku dipilih untuk menjadi persembahan kepada monster Cao-Cao. Semua orang di desa mengatakannya, bahwa orang akan ternodai jika menyentuhku, apalagi ada bekas luka bakar diwajahku. Karena itulah....


Tanpa menunggu Yui selesai berbicara, aku angkat tubuhnya dan aku gendong dia.


Yui :


Tunggu dulu! Kalau kamu menyentuhku, mungkin kamu akan dijauhi oleh orang-orang.


Dewa :


Aku tidak peduli. Lagipula itu hanya bekas luka bakar, di tempat asalku itu bisa dengan mudah dihilangkan dengan pergi ke Korea Selatan untuk di operasi. Manusia yang jelek dapat dengan mudah menjadi orang yang tampan atau cantik.


Manusia itu makhluk yang pintar. Kalau kotor, tubuh manusia tinggal dibersihkan dan akan menjadi seperti baru lagi. Kalau sakit, manusia tinggal pergi ke dokter untuk disembuhkan. Dengan teknologi manusia bisa menciptakan apa saja.


Yui :


Sebagian perkataanmu aku mengerti, namun sebagian lainnya aku tidak pernah mendengarnya. Terima kasih Dewa Iblis....


Dewa :


Sepertinya kamu terlalu erat memelukku....


Yui :

__ADS_1


Mungkin begitu....


Tapi, ini pertama kalinya aku bersentuhan dengan orang lain selain nenek Yun.


__ADS_2