
Dewa :
Bone, bunuh semua kesatria yang menyerang desa ini!!!
Bone :
Baik yang mulia...
Setelah memunculkan Bone, tatapan kematian sudah tidak aktif lagi.
Yui : Kalian berdua tidak apa-apa?
Elisabeth :
Aku tidak apa-apa, tapi kakakku Mare, darahnya banyak sekali dari punggungnya yang terluka.
Margareth :
Aku tidak apa-apa, terima kasih telah menolong aku dan adikku. Ught....
Elisabeth :
Kakak......
Om-om yang disitu, bukankah kamu Dewa Iblis? tolong selamatkan kakakku.
Dewa :
Kata-katamu menyakitkan memanggilku om-om. Aku ingin menolong kakakmu, tapi belum muncul pilihan di penglihatanku, jadi aku tidak bisa berbuat apa-apa.
Eh... tunggu sebentar, sudah ada pilihan. Sebotol darah penyembuh instan dan Sebotol minuman pengubah wujud. Tentu saja aku pilih sebotol darah penyembuh instan. Tapi mengapa harus darah....
Kamu gadis yang terluka, minumlah ini !!!
Margareth :?
Darah?! Kenapa aku harus minum darah. Aku tidak mau. Apalagi darah itu dari Dewa Iblis.
Dewa :
Sulit juga kalau gadis ini tidak menurut. Karena mereka sudah menganggapku Raja Iblis, akan aku takuti mereka agar mereka menurut.
__ADS_1
Kamu berani menentang Dewa Iblis, kalau begitu akan aku makan adikmu!!!
Margareth :
Akan kuminum, jadi jangan apa-apakan adikku...
Elisabeth :
Kakak, jangan diminum! Aku takut nanti kakak jadi monster. Aku mohon jangan diminum....
Margareth : Elisa, sudahlah kamu diam saja!
Dewa :
Kenapa ini? Aku benar-benar tidak dipercaya.
Apanya yang salah? Bukannya tadi adiknya minta kakaknya diselamatkan. mungkin aku kurang tegas.
Makhluk rendahan tidak tahu diri. Apakah kalian tahu? itu adalah obat penyembuh milik Dewa, tidak akan bisa ditemukan dimana-mana. Cepat minum atau kuhancurkan dunia!!!!
Margareth :
Baikkkkkkkk......
Ini mustahil, luka itu hilang, ini benar-benar obat Dewa. Aku minta maaf padamu Dewa Iblis, terima kasih telah menyelamatkan makhluk rendahan seperti aku dan adikku.
Elisabeth :
Terima kasih banyak sudah datang menolong kami Dewa Iblis.
Dewa : Tidak perlu dipikirkan.
Di tempat lain yang masih wilayah Desa Sogami, Bone membantai pasukan kesatria sesuai perintah dari Dewa.
Prajurit 1 :
Sialan, makhluk apa ini. Meskipun hanya kerangka, tapi tidak bisa dilukai, malah senjata kami yang hancur.
Kepala Desa :
Monster apa itu, dia hanya menyerang prajurit yang telah membunuh penduduk desa. Apa itu monster yang dikirim oleh Dewa untuk menyelamatkan kami.
__ADS_1
Bone terus membantai banyak prajurit. Dewa dan Yui beserta Margareth dan Elisabeth telah datang ke tempat persembunyian kepala desa serta warga desa yang masih hidup.
Dewa :
Bone, sudah cukup membantainya. Hentikan, dan segera berdiri di sampingku.
Dewa :
Salam kenal semuanya, namaku adalah Dewa, dan gadis di sampingku bernama Yui. Dan makhluk itu bernama Bone, dia adalah bawahanku.
Hei prajurit-prajurit sampah yang berani menyerang warga tanpa senjata. Aku akan membiarkan sisa dari kalian kembali hidup-hidup, lalu beri tahu atasan kalian, jangan membunuh warga desa lagi di daerah ini, karena lain kali akan kudatangkan kematian untuk kalian semua. Pergilah, lalu sampaikan keberadaan aku!!!
Para sisa prajurit berlari berhamburan. Ternyata berperan jadi Dewa Iblis itu melelahkan juga ya.......
Kepala Desa :
Tuan, benarkah anda adalah Dewa?
Dewa :
Namaku memang Dewa, tapi aku bukan Dewa seperti yang kalian kira.
Elisabeth :
Itu benar Kepala Desa, dia bukan Dewa biasa, Dia adalah Dewa Iblis. Aku melihatnya sendiri dia menciptakan monster yang bernama Bone itu.
Dewa :
Bocah ini......apa boleh buat, sudah terlanjur, sekarang semua orang mengira aku adalah Dewa Iblis.
Aku melihat kalau Desa ini sedang diserang, jadi aku datang untuk menyelamatkan kalian. Saat ini kalian sudah aman, kalian bisa tenang. Meskipun begitu, ini tidaklah gratis, aku ingin balasan yang setimpal.
Sebenarnya aku tidak menginginkan apa-apa. Tapi jika begitu, aku khawatir warga desa akan meragukanku. untuk menghilangkan keraguan, jadi aku pura-pura minta imbalan.
Tapi, dua bersaudara itu ketakutan karena mengira aku ini Dewa Iblis, ini hal yang merepotkan kalau warga desa juga takut padaku.
Untuk menenangkan para penduduk desa, aku meminta imbalan Bone menjadi penjaga di desa Sogami. Alasanku adalah agar Bone bisa menjaga keselamatan desa jika ada prajurit atau monster yang menyerang. Meskipun alasan sebenarnya tidak mungkin aku dan Yui membawa kerangka manusia hidup ke kota Tower.
Aku juga bisa mendapatkan informasi dari kepala desa. Jika bertindak gegabah di dunia ini, aku akan kerepotan saat bertemu orang politik atau orang yang memiliki jabatan tinggi. Kepala desa percaya bahwa aku adalah Dewa yang turun dari langit untuk melakukan penelitian pada dunia ini, sehingga mereka memberi tahu semua informasi yang tidak aku peroleh dari Yui.
Aku juga mendapatkan informasi dari kepala desa bahwa prajurit yang menyerang kemarin, dari pakaiannya diduga merupakan prajurit dari kekaisaran Souzai. Negara yang memang memiliki hubungan buruk dengan kerajaan Shirokyuu.
__ADS_1
Mungkin ini adalah upaya yang dibuat Kekaisaran Souzai untuk memulai perang dengan kerajaan Shirokyuu. Aku melakukan kesalahan, seharusnya aku menangkap salah satu kesatria dan mengorek informasi darinya untuk memperoleh suatu kebenaran.