Dewa

Dewa
Dewa dan Lina Melawan Balik


__ADS_3

Lina :


Sesuai perintah anda Tuan Dewa. Aku akan memperkenalkan siapa diriku sebenarnya. Aku adalah penyihir hebat dari pegunungan Carumia, namaku adalah Lina Lawliet !!!


Kedua pocong menyerang Lina dengan tersenyum dengan wajah yang hancur dan mengerikan.


Namun kali ini Lina yang tiba-tiba menghilang dan muncul di belakang Stupey. Serangan kedua pocong telah meleset.


Namun serangan tersebut tetap menghancurkan area tempat dimana Lina berada sebelum menghilang.


Stupey :


Jadi kau bisa melakukan teleportasi jarak dekat ? Sepertinya kau sudah tahu bagaimana cara setan Pocong menyerang.


Ketika mereka tersenyum, itu artinya serangan telah dilakukan, tapi kau berhasil menghindarinya dengan teleportasi.


Kau bisa berteleportasi secepat kilat, mengapa kau tidak kabur saja pergi dari tempat ini ?


Kau sudah tahu kan bahwa sihir dan serangan fisik tidak mempan terhadap setan Pocong, jadi kabur adalah pilihan terbaik.


Tapi karena kau tidak memilih kabur, serang dia lagi setan Pocong !!!


Setan Pocong kembali menyerang dengan senyum buruknya. Tetapi lagi-lagi Lina melakukan teleportasi. Kali ini dia teleportasi ke udara dan terbang. Hal itu membuat serangan setan Pocong meleset.


Lina :


Sihir api tingkat tinggi !


Api hitam !!!


Lina membakar salah satu pocong dengan sihir tingkat tingginya. Satu pocong telah dibereskan.


Lina :


Kau sudah berulang kali mengatakan bahwa sihir tidak bisa mengalahkan para setan Pocong.


Tetapi diam-diam kau menggunakan sihir penyembuhan pada setan Pocong ketika aku menyerangnya dengan sihir tingkat bawah atau menengah.


Dari situ aku menyimpulkan bahwa setan Pocong tidak kebal terhadap sihir tingkat tinggi.

__ADS_1


Stupey :


Sial, dia mengalahkan satu setan Pocong milikku. Selain dia bisa berteleportasi, dia juga bisa terbang dengan bebas. Sekarang dia sudah menghilang lagi.


Lina melakukan teleportasi dan sekarang dia berada tepat di belakang Stupey. Tanpa ragu Lina menusuk bahu kiri Stupey dari belakang.


Stupey :


Aaaggggrrrrhhhhh !!!!


Lina :


Apa itu menyakitkan ?


Stupey :


Aku mengerti sekarang, sihir teleportasi memang cocok untuk kabur, tetapi itu juga cocok untuk serangan kejutan.


Jadi kau selalu menghindari serangan setan Pocong dan berencana menggunakan sihir teleportasi untuk membunuhku.


Lina :


Sedangkan di lokasi lain


Entin :


Kapan kau mau menyerah ? Kau sudah tidak memiliki kedua tangan.


Dewa :


Mengapa aku harus menyerah ?


Entin :


Kau serius berfikir bisa mengalahkan Entin yang hebat ini tanpa menggunakan kedua tangan. Melawak itu ada batasnya.


Dewa :


Anjing menggonggong juga ada batasnya.

__ADS_1


Entin :


Apa katamu ?


Karena ucapanmu itu, aku memutuskan jika sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri hidupmu.


Entin seperti biasanya, berlari dan menyerang dari depan sambil menatap mata Dewa.


Entin :


Matilah !!!


Dewa menghindari serangan Entin dengan mudah.


Entin :


Mustahil !!!


Mengapa kau bisa bergerak dan menghindari seranganku ?


Dewa :


Menurutmu apa jawabannya ?


Entin :


Apakah kau mengetahui rahasia milikku.


Dewa :


Setiap kali kau menyerang, kau selalu menatap diriku. Aku baru sadar hal itu yang membuat tubuhku tidak bisa bergerak.


Sepertinya kau memiliki kemampuan spesial. Yaitu membuat orang yang menatap matamu ketika kau menyerang tidak dapat menggerakkan tubuhnya.


Itulah sebabnya, aku menutup mataku barusan ketika kau menyerang. Jadi bagaimana rasanya, bertarung melawan orang yang sudah mengetahui rahasia milikmu ?


Entin :


Kau masih tidak bisa menang melawan diriku. Meskipun kau mengetahui rahasiaku, kau hanyalah manusia tanpa kedua tangan. Bagaimana kau akan menang dariku ?

__ADS_1


__ADS_2