DI ABAIKAN ISTRI AKU MENIKAH LAGI

DI ABAIKAN ISTRI AKU MENIKAH LAGI
BAB 24. AIRIN BER'ULAH KEMBALI


__ADS_3

Setelah menunggu setengah jam lama nya, airin baru saja kelihatan batang hidung nya.


"lama amat sih" sedikit kesal.


"ayo lah cepat kita pergi" dengan menarik tangan tiara, tanpa menghirau kan pertanyaan nya.


Meraka pergi menggunakan mobil tiara. Selama di dalam mobil, begitu banyak mereka ceritakan satu sama lain nya, sampai tak terasa mereka pun sudah sampai di tempat tujuan.


Banyak banget yang mereka lalui, airin dan tiara sama-sama berbelanja, mereka bersaing satu sama lain dan tak ingin ada yang mau mengalah, airin menggunakan kartu kredit milik suami nya. Hingga airin menghabis kan 20 juta dalam sehari. Sampai ia pun melupakan suami nya yang biasa nya memberi kabar setiap jam istirahat, hari ini ia lupa akan kebiasaan nya yang baru mereka lalui beberapa bulan ini.


Hardi yang menunggu chat dari istri nya, malah mendapat chat dari ibu nya, jika beliau telah sampai di kantor nya dan sedang menunggu di loby.


Hardi terburu-buru menghampiri orang tua nya yang sedang berada di loby, setelah bertemu. Hardi mengajak kedua orang tua nya tersebut ke ruang kerja hardi.


Hanya memerlukan 2 menit saja sampai depan ruangan anak nya itu, ibu nya sudah tidak tahan lagi ingin meluap kan emosi nya yang ia pendam dari sejak kemarin.


"plak" tangan ibu nya telah sampai di pipi kanan hardi.


"kenapa ibu menampar hardi" sedikit kebingungan.

__ADS_1


"kamu tanya kenapa? Lalu apa yang kamu lakukan terhadap santi, ibu sudah tau semua nya hardi, ibu malu punya anak seperti kamu" terisak menangis.


"maksud ibu apa?" pura-pura tidak mengerti.


"plak" tamparan ke dua dari ibu nya melayang kembali di pipi yang putih mulus itu.


"kamu tega mempermainkan hati perempuan hah? Setelah kamu dapat kan mahkota nya lalu kamu mencampakan nya"


Air mata nya terus mengalir di pipi ibu nya.


Akhir nya hardi mengakui nya, hardi memeluk, mencium kaki ibu nya, bersujud di kaki ibu nya, hanya ucapan maaf yang ke luar dari mulut hardi.


"jangan pernah anggap orang tua mu ada, jika kamu tidak mau bertanggung jawab atas anak yang di kandung santi" sambil telunjuk nya hampir mengenai mata hardi.


"lalu bagai mana dengan airin bu, aku tidak mungkin mencerita kan nya jika anak itu anak aku bu" hardi merasa serba salah.


"kenapa kamu menikahi santi, jika kamu sendiri sudah punya istri, masya alloh hardi, ini tu penipuan, jika santi melaporkan nya kamu bisa di penjara". ibu nya tidak tau lagi harus berbuat apa. Ibu nya mendesak hardi agar tidak ada perceraian di antara hardi dan santi.


Ibu nya hanya ingin hardi membuat pengakuan di hadapan istri dan mertua nya, jika ia sudah menikah lagi. Apa lagi setelah mendengar pejelasan dari hardi penyebab ia menikah dengan santi, di karena kan kesalahan istri nya sendiri

__ADS_1


Hardi hanya meminta waktu agar ia bisa memberi tahu istri nya.


"mamah tunggu keputusan kamu" sambil sedikit membentak dan berlalu pergi meninggal kan ruangan anak nya. Ayah nya hardi yang sedari tadi ikut menemani istri nya hanya berdiam saja, hati nya terlalu sakit dan sudah merasa gagal mendidik anak nya, tidak ada lagi rasa jiwa tanggung jawab di dalam diri hardi.


Ayah nya hardi memeluk ibu nya yang di penuhi dengan rasa kecewa sambil berjalan menuju parkiran mobil, setelah sampai di dalam mobil, ia berencana membeli kan beberapa potong baju untuk santi di mall terdekat. Rupa nya mall tersebut adalah mall dimana airin dan tiara berbelanja.


Setelah sampai dan berjalan menuju ruko-ruko baju sambil melihat-lihat, mertua nya justru malah melihat airin yang sedang bergurau bersama teman perempuan nya itu. Mereka berada di lestoran yang ada di mall tersebut.


Tanpa menunggu lama lagi mertua nya menghampiri airin.


"airin, kamu di sini?" tanya ibu mertua.


Airin sedikit syok karena ke'gep sama ibu mertua nya.


"loh, mamah di sini juga!" berbalik bertanya.


Airin, menanyakan mertua nya mau apa ke mall, dan mertua nya hanya bilang ia sedikit ada keperluaaan.


Justru mertua nya bertanya kembali kepada airin. Perihal belanjaan yang ada di bawah kaki nya. Sebab belanjaan tersebut begitu banyak.

__ADS_1


"airin, ini belanjaan kamu semua" sambil tersenyum dan tidak ingin mempermalukan menantu nya itu di hadapan teman nya. Setelah mendengar jawaban dari airin, Mertua nya pun berpamitan untuk pergi. Tanpa berkomentar apa pun. Biar kan ini menjadi urusan suami nya.


Airin merasa sedikit lega, mertua nya tidak ada komentar sedikit pun. Mereka kembali berbincang sambil menghabis kan makanan nya sebelum pulang.


__ADS_2