Dia Yang Berasal Dari Neraka!

Dia Yang Berasal Dari Neraka!
BAB 25. Menghilangnya Widya.


__ADS_3

"Bagaimana Karim, apa kau setuju jika kita menelpon Polisi?" Kata Bu Saidah yang malah melemparkan pertanyaan itu pada putranya Karim.


"Kenapa untuk menghubungi Polisi saja kita mesti meminta pendapat,"kesal Tio.


"Baiklah aku akan menghubungi Polisi,"sahut Karim.


Dan ia segera mengeluarkan ponselnya.


"Tapi Widya hilang belum ada 1X 24 jam kan! Polisi juga tidak akan langsung bertindak,"kata Bu Saidah, yang langsung menghentikan kegiatan Karim yang ingin menghubungi Polisi.


Riana menatap dan memperhatikan Bu Saidah.


Ia seperti menangkap ada sesuatu yang aneh dari wanita itu, padahal dia tadi meminta pendapat Karim, tapi kenapa setelah Karim ingin menghubungi polisi Bu Saidah seolah seperti ingin mencegahnya dengan alasan belum 1X 24 jam.


Di saat yang bersamaan.


Harun datang.


Ia yakin jika ada sesuatu yang terjadi di situ setelah melihat para penghuni Kos berkumpul di depan Kos-kosan dengan wajah yang panik.


"Ada apa?"tanya Harun.


Kedatangan Harun suatu keberuntungan bagi mereka.


Tami langsung menceritakan pada Harun tentang Widya yang sejak sore tidak kembali, dan mereka juga mengatakan jika Widya tidak membawa barang-barang pribadi miliknya, termasuk ponsel.


Karena ketika datang Harun di hadapi dengan masalah ini, ia jadi mengurungkan niatnya untuk mengintrogasi Riana.


Harun lebih dulu mencari Widya bersama yang lainnya.


Dan Harun juga sudah menghubungi kantor polisi, tapi seperti apa yang di katakan Bu Saidah, Widya hilang belum 1x 24 jam, jadi Polisi belum bisa mengatakan jika Gadis itu hilang dan belum bisa melakukan pencarian pada gadis itu.


Mereka mulai berpencar untuk mencari Widya.


Rian bertugas untuk menghubungi teman-teman Widya termasuk Orangtua gadis itu.


Sedangkan Tio dan Harun fokus mencari Widya di Kos-kosan itu.


Bu Saidah sudah meminta mereka untuk mencari di luar Kos-kosan saja karena tidak mungkin jika Widya hilang di dalam Kos-kosan itu.


Tapi Harun sangat yakin jika Widya hilang di sana begitu juga dengan Tio.


"Sudah Bu biarkan saja mereka cari di Kos-kosan ini dulu,"kata Tika.


"Tapi tidak mungkin kan jika Widya hilang di Kos-kosan ini, Kos-kosan ini hanya memiliki beberapa kamar dan tidak banyak ruangan di sini, jadi mana mungkin Widya hilang atau tersesat di tempat ini,"kata Bu Saidah.


Mendengar Bu Saidah yang seperti mencegah atau menghalangi Harun dan Tio mencari Widya di Kos-kosan, membuat Riana semakin curiga dengan wanita itu.


"Apa Bu Saidah yakin jika siang atau sore tadi tidak melihat keberadaan Widya?"tanya Riana.


Bu Saidah tersentak mendengar pertanyaan itu.


"Apa maksudmu! Ibu benar-benar tidak melihat Widya sejak siang tadi, dan ibu sudah mengatakan itu pada Rian, Ibu berpikir jika Widya tengah pergi ke rumah Orangtuanya,"sahut Bu Saidah.


Riana tak mengucapkan kata-kata apapun lagi, hanya terus memperhatikan gerak-gerik dan raut wajah wanita itu.


Hingga pada saatnya Harun dan Tio meminta kunci Ruang bawah tanah.


"Kenapa harus mencarinya di sana! Ruangan itu selalu terkunci, dan tidak mungkin jika Widya masuk ke sana karena kuncinya ibuku yang memegang,"kata Karim.

__ADS_1


"Aku tidak bisa melewati satu tempat pun di Kos-kosan ini untuk mencari keberadaan Widya, lagi pula aku hanya memeriksanya jika Gadis itu tidak tersesat di sana,"kata Harun, dan meminta Bu Saidah untuk memberikan kunci Ruang bawah tanah.


Dengan berat hati Bu Saidah pun memberikan kuncinya.


Harun, Tio dan Karim sudah memasuki Ruang bawah tanah.


Mereka tidak melihat apapun di sana apalagi Widya.


Ruangan itu nampak sangat kosong seperti waktu Harun memasuki ruangan itu pertama kali.


*


☠️


*


"Sudah saya bilang tidak mungkin Widya ada di ruang bawah tanah kan,"kata Bu Saidah pada kedua lelaki itu, yang baru saja keluar dari Ruang bawah tanah.


"Tidak apa Bu, Harun hanya memeriksanya saja,"sahut Karim.


Sudah 2 jam lebih mereka mengitari Kos-kosan, tapi tidak menemukan Widya bahkan tanda-tanda Gadis itu keluar dari Kos-kosan itu pun tidak terdeteksi.


Karena menurut keterangan dari para tetangga di Kos-kosan itu, mereka tidak melihat Widya keluar dari sana.


Rian yang selesai menghubungi Orangtua Widya dan beberapa teman dan saudaranya mengatakan, jika mereka tidak didatangi oleh Widya, gadis itu memang sempat menghubungi Ayahnya, untuk menyampaikan jika esok hari ia akan pulang.


Tapi setelah siang hari Gadis itu sudah tidak mengirim pesan lagi, bahkan ketika Orangtua Widya menghubunginya untuk menanyakan jam berapa ia pulang mau dijemput atau tidak!


Tapi Widya tidak membalas pesan dari Orangtuanya, dan tidak menjawab telepon.


Itu artinya Widya sudah tidak ada di Kos-kosan ini sejak siang tadi.


Sayangnya, Harun tidak bisa langsung mengecek ponsel milik Widya, karena ponsel itu membutuhkan kata sandi untuk membukanya.


Harun pergi dari sana dengan membawa ponsel milik Widya untuk meminta bantuan pada temannya agar bisa membuka sandi ponsel itu.


Sebelum Harun pergi dari Kos-kosan SURGA, ia sempat berbicara dengan Riana.


Ia mengatakan ingin berbicara dengan gadis itu.


Tanpa ragu Riana menjawab baik!


Harun tidak bisa langsung membawa Riana atau menginterogasinya di kantor, karena itu pasti akan memancing emosi ketua Timnya.


Oleh karena itu, Harun meminta bertemu dengan Riana di sebuah Kafe siang nanti.


"Baiklah! Di jam istirahat aku akan ke sana,"kata Riana menyetujui ajakan Harun, karena memang Kafe itu tidak jauh dari tempat ia bekerja.


☠️


Selepas kepergian Harun.


Tio dan Rian masih berusaha mencari Widya.


Sementara yang lainnya berpamitan untuk pergi bekerja.


Mereka berharap jika Widya segera kembali ke Kos-kosan dan tidak terjadi apa-apa dengan Gadis itu.


☠️

__ADS_1


Rian orang yang paling dekat dengan Widya sangat yakin jika Widya tidak pergi atas kemauannya sendiri.


Maksudnya Gadis itu terpaksa menghilang begitu saja, atau ada sesuatu yang membuatnya tidak diketahui keberadaannya.


"Aku takut jika perbuatan ini dilakukan oleh peneror misterius yang mengerikan itu,"kata Rian pada Tio.


Saat ini kedua lelaki itu tengah menuju ke pemilik CCTV yang dipasang di gang sempit yang biasa mereka lewati ketika keluar masuk Kos-kosan.


Kedua lelaki itu ingin memastikan jika pada hari itu Widya melewati gang itu atau tidak.


☘️☠️☠️☠️☘️


Sementara itu di tempat lain.


Harun sudah mendatangi rekannya untuk meminta membukakan sandi ponsel milik Widya.


Dan tak membutuhkan waktu lama pria yang ahli dalam hal semacam itu bisa membuka ponsel Widya hanya dalam hitungan menit.


Harus segera mengecek isi ponsel yang ada di dalam termasuk riwayat panggilan dan pesan di sana.


Tidak ada pesan Aneh, mengancam atau apapun yang mencurigakan.


Seperti yang dikatakan Rian, jika pagi itu Riana menghubungi orang tuanya menyampaikan kalau ia akan pulang esok hari.


Dan itulah pesan terakhir yang dikirim Widya kirim pada Orangtuanya.


Dan di sana juga Harun mendapati beberapa pesan yang tak dibalas bahkan belum dibaca oleh Widya yaitu dari orangtuanya sendiri.


Lalu Harun mengecek satu pesan dari seseorang yang sepertinya teman atau saudari Widya sendiri.


Harun memperhatikan isi chat itu secara teliti, dan sama seperti Chat-chat yang lainnya, ia tidak menemukan keanehan apapun.


Mereka mengobrol di aplikasi pesan layaknya seperti seorang teman biasa.


Tapi ada satu pesan yang menarik perhatian Harun.


Dan itu pesan yang dikirim Widia pada temannya.


Di pesan itu tertulis, jika Widya jika dia ingin turun ke bawah dulu untuk mengambil air minum karena dia haus.


Dan itu benar-benar pesan terakhir yang dikirim oleh Widya.


Di situ menunjukkan pukul 12.05.


Berarti Widya menghilang di jam itu.


Karena setelah mengirim pesan itu Widya tidak kembali lagi ke Kamar, terbukti karna gadis itu tidak lagi membuka ponselnya setelah pukul 12:05.


Itu artinya Widya benar-benar hilang di Kos-kosan SURGA.


Itu juga sebabnya kenapa Gadis itu tak membawa ponselnya, karena dia hanya berniat ingin mengambil air minum di lantai bawah, tidak untuk keluar dari Kos-kosan.


☘️☠️☠️☠️☠️☘️


Terimakasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏


Mohon dukungannya ya 🙏


Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini agar Ntor bisa segera memperbaikinya 🤗

__ADS_1


Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️


__ADS_2