
Setelah melakukan perjalanan 30 menit lebih Harun dan Rachel pun sampai di Kos-kosan SURGA.
Harun segera mengajak gadis itu memasuki pintu gerbang Kos-kosan dan kebetulan sedang ada Bu Saidah di sana.
"Harun! Ada apa kau datang ke sini? Apa kau ingin bertemu dengan Karim?"
"Tidak Bu!"
Bu Saidah menatap gadis yang berdiri tepat di sebelah Harun ia meneliti gadis itu dari ujung kaki sampai ujung rambutnya.
Menyadari dengan ekspresi Bu Saidah, Harun paham jika sebenarnya wanita itu bertanya Siapa gadis yang ada di sebelahnya.
"Perkenalkan Bu, namanya Rachel dia adik dari temanku yang berasal dari kota XXX. Dia baru saja lulus kuliah dan ingin mencari pekerjaan di Kota Ini,dan selama ia tinggal di Kota ini tentu saja ia memerlukan tempat bukan! oleh sebab itu aku membawanya ke sini agar Rachel tinggal di Kos-kosan Bu Saidah."
Mendengar hal itu, Bu Saidah langsung berbinar dengan senyum menyungging selebar mungkin tentu saja Ia senang karena akan ada penghuni baru di Kos-kosan yang sudah pasti akan menambah rupiahnya.
Dengan cepat dan bersemangat!
Bu Saidah mengulurkan tangannya memperkenalkan diri pada gadis yang bernama Rachel itu.
"Panggil saja Bu Saidah, anak-anak kos di sini memanggil Ibu seperti itu."
"Aku Rachel!"
Tanpa berbasa-basi lagi Bu Saidah segera mengantar Rachel menuju ke kamarnya yang tentu berada di lantai 2.
Diikuti dengan Harun di belakangnya.
"Ini kamarmu,"kata Bu Saidah menunjukkan kamar persis yang berada di sebelah kamar Riana dan kamar itu bekas kamar Ranum.
"Terimakasih!"sahut Rachel sambil menerima kunci kamarnya dari tangan Bu Saidah.
__ADS_1
"Kau tidak sendirian tinggal di sini karena masih banyak anak-anak lainnya yang sepertinya seusia denganmu, kau bisa berteman dan mengobrol dengan mereka. Dan sepertinya saat ini mereka tengah berada di Rooftop, apa kau ingin segera berkenalan dengan mereka?"tawar Bu Saidah.
Tentu saja Rachel mengangguk antusias.
Dan saat itu juga Rachel diantar oleh Bu Saidah menuju Rooftop tapi sebelum mereka pergi ke Rooftop Rachel memberi kode pada Harun agar lelaki itu segera pergi dari sana agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Harun yang sebenarnya keberatan meninggalkan Rachel sendirian di sana tak bisa berbuat apa-apa karena ini demi memuluskan rencana dari temannya itu.
"Kau berhati-hatilah di sini aku akan sering-sering mengunjungimu,"kata Harun sebelum pergi dari sana.
Sambil bercerita tentang Kos-kosannya, tentu saja cerita yang indah bukan cerita tentang peneroran itu pada Rachel. Bu Saidah dan Rachel menapaki satu persatu anak tangga menuju Rooftop.
Sesampainya di Rooftop.
Dan seperti dugaan Bu Saidah, anak-anak kos tengah berkumpul di sana.
Entah sudah berapa Jam lamanya mereka berkumpul di sana dan entah membahas apa sampai berjam-jam seperti itu.
Hanya Riana yang tidak ada di sana.
Tapi sudah berjam-jam lamanya Riana tak menampakkan diri, tapi mereka tak mempermasalahkan soal itu karena mereka mengira jika Riana tengah lelah dan memilih beristirahat.
"Anak-anak!"panggil Bu Saidah yang langsung mengalihkan perhatian mereka padanya.
Mereka menatap Rachel yang berdiri di sebelah Bu Saidah dengan senyum ramah.
Mereka menatap Rachel bukan karena terpesona apalagi takut tapi mereka heran kenapa masih ada orang yang mau menyewa di Kos-kosan menyeramkan itu.
Baru beberapa jam yang lalu mereka berkenalan dengan penghuni baru yaitu Bastian dan sekarang mereka sepertinya akan mendapatkan teman baru lagi.
"Anak-anak! sekarang kalian mempunyai anggota keluarga baru di Kos-kosan ini. Dia bernama Rachel. Dia berasal dari kota XXX dan ingin mencari kerja di sini, ibu harap kalian bisa berteman baik dengan Rachel dan bisa saling membantu. Apa kalian mengerti?"
__ADS_1
Semua mengangguk antusias setidaknya mereka mempunyai teman banyak di tempat mengerikan itu.
Rachel segera bergabung dengan mereka dan Bu Saidah segera turun Kembali menuju kamarnya.
Rachel berkenalan dengan mereka dan Rachel pun cukup terkejut karena ada penghuni baru yang bernama Bastian.
Tentu Bastian tidak akan menjadi target penyelidikannya kan! karena orang-orang yang Rachel selidiki yang sudah lama tinggal di Kos. tepatnya saat teror di mulai.
Pada hari itu juga Rachel segera berbaur dengan penghuni di sana.
Ia mulai mengamati dan memperhatikan setiap kepala yang ada di sana.
Baik dan ramah!
Itulah kesan pertama yang Rachel dapat dari penghuni Kos SURGA.
Tapi bukankah Psikopat adalah manusia yang cerdas dan ia pandai sekali menarik simpati dan perhatian orang di sekitarnya, jadi Rachel tentu tidak akan terkecoh akan hal itu.
Riana!
gadis yang di curigai Harun tidak ada di perkumpulan itu?
Dimana dia? Rachel belum bertemu dengannya.
Tapi tentu Rachel tidak akan bertanya dimana gadis itu. Ia harus tetep terlihat tidak mengetahui apa-apa di sana.
☘️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☘️
Terimakasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏
Mohon dukungannya ya 🙏
__ADS_1
Tolong koreksi jika ada kesalahan dalam tulisan ini agar Ntor bisa segera memperbaikinya 🙏🙏
Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️❤️