Dia Yang Berasal Dari Neraka!

Dia Yang Berasal Dari Neraka!
Kedatangan Polisi


__ADS_3

Selamat! Membaca🤗🤗


"Maaf, Pak. Apa bapak mengenali korban pembunuhan yang bernama Lestari?"tanya Rachel memastikan, meskipun dia sudah sangat yakin jika yang dibicarakan ketiga pria itu benar-benar Lestari yang menjadi korban pembunuhan berantai.


"Benar, Neng Lestari tinggal di sini sejak kecil, saya juga sangat mengenal baik dengan keluarganya, tapi sekitar 4 tahun yang lalu Neng Lestari merantau ke kota untuk bekerja, dan syukurnya ia berhasil dan sampai memboyong keluarganya untuk tinggal di kota. Tapi sayang sekali, ia tidak bisa menikmati keberhasilannya itu lebih lama lagi karena nasib buruk menimpanya."


Rachel kembali menemukan titik terang, dan kini ia meyakini jika ini bukan hanya sebuah kebetulan.


"Kalau begitu bisa saya bertemu dengan keluarga mendiang Lestari yang ada di desa sini?"


"Bisa, rumahnya tidak terlalu jauh dari sini. Jika Neng Rachel mau saya bisa mengantarkan ke rumah Nenek dari mendiang Lestari, karena sejak kecil Lestari tinggal bersama Neneknya. Tapi Neneknya enggan diajak ke kota ia memilih tetap tinggal di desa tempat kelahirannya."


"Baik terima kasih banyak Pak,"sahut Rachel sambil menundukkan kepala.


Ia pun segera menghampiri Harun dan menceritakan semuanya.


"Kalau begitu tunggu apa lagi kita ke sana sekarang,"kata Harun dengan sangat bernafsu.


"Santai Harun, kita harus melakukannya dengan pelan-pelan jangan gegabah. Kita tidak tahu bukan siapa pelaku sebenarnya bisa jadi pelaku itu tinggal di sini."


"Kau benar juga. Ah, kenapa aku tak sehebat dan sepintar dirimu Rachel,"keluh Harun pada dirinya sendiri.


"Sudahlah kau jangan terlalu banyak mengeluh, cepat temukan sesuatu yang mungkin bisa menjadi petunjuk untuk kita di rumah ini setelah itu kita pergi ke rumah Nenek mendiang Lestari untuk menggali lebih dalam siapa dia, dan mencari tau orang terdekatnya."

__ADS_1


Harun mengangguk dan mereka pun kembali melakukan misi.


☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️


Di tempat lain.


Beberapa polisi yang dihubungi oleh Tio mendatangi Kos SURGA. Mereka mendapat kabar dari Tio jika ada penyekapan di kos-kosan itu yang kemungkinan besar dilakukan oleh pemilik Kos yaitu ibu Saidah dan Karim.


"Ada apa ini! Kenapa bisa ada polisi!"panik Ibu Saidah ketika melihat gerombolan polisi mendatangi kos-kosannya.


Begitu juga dengan Karim, ia yang tidak tahu apa-apa menjadi bingung dengan kedatangan para polisi, ia berpikir jika mereka adalah utusan Harun untuk memeriksa atau menggeledah kos-kosan ini.


"Aku yang memanggil polisi,"kata Tio yang tiba-tiba muncul dari lantai 2.


"Nanti juga kau akan tahu sendiri,"sahut Tio dengan santai.


"Kenapa kau tidak memberi tahuku terlebih dahulu jika ingin memanggil polisi?" Protes Karim.


"Jika aku memberi tau kau, tentu saja kau dan Ibumu akan melakukan sesuatu atau mungkin menghilangkan barang bukti."


Karim bingung dengan apa yang dikatakan Tio.


"Barang bukti apa maksudmu?"

__ADS_1


"Selamat! Siang." Sapa salah satu anggota kepolisian yang sudah berada di depan pintu masuk Kos SURGA.


"Selamat! Siang Pak." Sahut Tio.


Sedangkan Bu Saidah dan Karim masih tidak mengerti dengan semua yang di lakukan Tio.


"Kami datang kesini atas laporan dari Saudara Tio, yang mengatakan jika ada dugaan penyekapan di Kos-kosan ini."


"Apa!"Bu Saidah terkejut setengah mati mendengar maksud kedatangan polisi di Kos-kosannya.


"Apa maksudnya,"Bi Saidah yang panik langsung menghampiri Tio,"Tio, apa-apaan ini? Penyekapan apa maksudmu?"


Bersambung...


☠️☠️☠️☠️☠️☠️


Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏


Minta dukungannya ya 🙏


Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🙏


Lope banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2