Dia Yang Berasal Dari Neraka!

Dia Yang Berasal Dari Neraka!
BAB 31. Kemunculan Rachel.


__ADS_3

Setelah Bu Saidah masuk ke dalam ruang bawah tanah dan menutup rapat pintu itu.


Tiba-tiba Bastian muncul.


Lelaki itu ingin mengambil air minum di sana.


Tapi sangat beruntung karena Bastian tidak melihat Bu Saidah yang masuk ke dalam ruang bawah tanah itu.


Tapi!


Secara bersamaan pula, Riana muncul. Gadis itu pun ingin mengambil air panas di dapur.


Secara tidak sengaja ia berpapasan dengan Bastian.


Mereka berdua sama-sama terkejut!


"Maaf jika aku membuatmu terkejut! Aku penghuni baru di Kos-kosan ini, perkenalkan namaku Bastian,"lelaki itu mengulurkan tangan pada Riana.


Tapi tidak dengan Riana.


Ketika Gadis itu melihat wajah Bastian ia langsung menundukkan kepalanya menghindari pandangan dari Bastian, sepertinya Riana sangat terkejut melihat kehadiran pemuda itu di Kos-kosan SURGA.


"Kau kenapa?"tanya Bastian bingung.


Riana menggeleng dan ia segera pergi dari dapur menaiki tangga menuju lantai 2.


"Tunggu!"cegah Bastian.


Tapi Riana tidak menghiraukannya, Gadis itu segera berjalan dengan cepat menaiki tangga ia, benar-benar harus menghindari pemuda yang bernama Bastian itu.


Bastian masih menatap kepergian Riana.


"Aku seperti pernah melihatnya! Tapi di mana ya,"gumam Bastian yang menyadari jika kemungkinan ia mengenali Riana.


☠️☠️☠️☠️☠️


Riana masuk ke dalam kamarnya.


Gadis itu gelisah,


ia mondar-mandir di dalam kamarnya tak tahu harus melakukan apa.


Sementara Bastian.


Pemuda itu memutuskan untuk berkeliling Kos-kosan. Ia bermaksud ingin memperkenalkan diri pada penghuni lainnya agar bisa mendapatkan teman.


Yang pertama Bastian temui adalah Tio dan Rian, Kedua lelaki itu menyambut Bastian dengan ramah.


Lalu Tio dan Rian mengajak Bastian pergi ke Rooftop.


Dua lelaki itu tahu jika di atas pasti ada Tami dan Tika juga Riana, mereka paham betul kebiasaan ketiga Gadis itu jika hari libur seperti ini mereka pasti menghabiskan waktu di Rooftop untuk bercerita.


Sesampainya di Rooftop Rian memperkenalkan Bastian pada Tami dan Tika.


Tentu Mereka menyambut pemuda itu dengan sangat baik,

__ADS_1


tapi mereka juga sedikit bingung kenapa Bastian mau tinggal di Kos-kosan ini. Sedangkan mereka saja sudah ingin keluar dari Kos-kosan ini.


Sepertinya Bastian tidak mengetahui cerita seram tentang Kos-kosan ini. Begitulah yang mereka pikirkan.


Tapi.


Sama seperti Bu Saidah. Mereka pun tidak menceritakan tentang peristiwa peneroran yang terjadi di Kos-kosan itu, dan mereka juga tidak mengatakan Jika ada yang hilang di Kos-kosan itu.


Mereka terkurung di sana dan tidak bisa meninggalkan Kos-kosan SURGA.


"Di mana Riana? Biasanya dia bersama kalian?"tanya Tio.


"Dia masih berada di dalam kamarnya, mungkin sebentar lagi akan datang ke sini."sahut Tami.


☠️☠️☠️☠️☠️☠️


Di tempat lain.


Harun mendatangi sahabatnya yaitu Rachel.


Rachel adalah sahabat sekaligus rekan kerja Harun ketika menangani kasus pembunuhan di Desa Angan-angan.


Kasus pembantaian satu Keluarga beberapa bulan yang lalu dan sampai saat ini kasus itu belum terpecahkan. Siapa dalang di balik pembantaian itu.


Harun menceritakan semua persoalan tentang kasus pembunuhan berantai yang tengah ia tangani pada Rachel.


Rachel juga sudah tidak menangani kasus pembantaian di Desa Angan-angan.


Karena kasus itu menemui jalan buntu hingga polisi terpaksa menutup kasus itu.


Rachel bertanya.


"Lalu Siapa yang kau curigai?"


"Seorang Gadis yang tinggal di Kos-kosan itu, dia bernama Riana."


"Apa kau mencurigai Gadis itu Hanya karena seseorang yang bernama Bayu itu menyebut nama Riana?"


Harun diam.


"Kau tidak boleh gegabah! Jangan sembarangan menuduh orang lain jika tidak ada bukti yang jelas, lebih baik kau selidiki dulu Gadis itu."


"Aku sudah berusaha mencari tahu tentang Gadis itu, tapi entah kenapa Gadis itu sulit sekali di selidiki bahkan sampai sekarang aku tidak bisa mengetahui dari mana Dia berasal."


"Apa kau sudah bertanya dengannya?"


"Sudah! Dia hanya berkata, bahwa dia seorang perantau berasal dari Kota XXX. Tapi ketika aku mencari tahu di Kota asal tempat Gadis itu, aku tidak menemukan data apapun tentang dirinya, bahkan aku sudah mencarinya secara teliti mencocokkan dengan kartu identitasnya. Tapi semua warga di sana tidak ada yang mengenali Riana, bahkan ketika aku menunjukkan foto Gadis itu mereka tidak mengenalinya."


Rachel menautkan kedua alisnya, jelas sekali Jika ia tengah berpikir keras.


"Bagaimana menurutmu?"tanya Harun.


"Bisa kau tunjukkan foto gadis itu foto Gadis itu!"


Tanpa ragu Harun pun menunjukkan foto Riana lewat ponselnya.

__ADS_1


"Dia terlihat gadis lugu dan baik, Kenapa kau bisa berpikir jika dia pelakunya?"


"Entahlah! Awalnya aku sama sekali tidak mencurigainya, tapi ketika aku mendapatkan fakta jika Gadis itu mengenali semua korban, dan teror itu terjadi ketika gadis itu datang ke Kos-kosan SURGA."


"Apa ada nama lain yang kau curigai?"


"Ada! Dia bernama Tio, dan pemilik Kos-kosan itu sendiri," kata Harun dan iapun memberikan Foto lelaki itu beserta Bu Saidah dan Karim.


"Baiklah! Aku akan membantumu, antarkan aku ketempat Kos itu."


"Untuk apa? Apa kau ingin mengintrogasi mereka sekarang?"


"Tentu saja tidak! Aku bukan sepertimu. Aku ingin tinggal di Kos-kosan itu."


"Apa! Tinggal di sana?"Harun terkejut dengan keinginan sahabatnya itu.


"Iya, Kenapa kau terkejut seperti itu, padahal aku hanya ingin tinggal di Kos-kosan yang katanya menyeramkan itu."


"Tapi untuk apa kau tinggal di sana! Jika hanya ingin mengintrogasi atau menyelidiki mereka kau tidak harus tinggal di sana kan?"


Rachel mengulas senyum.


"Harun, yang kita hadapi ini bukanlah pembunuh biasa. Ia adalah seorang Psikopat yang ahli dalam memutarbalikkan Fakta, jadi kita harus mengikuti alur permainannya. Dan jika kau yakin Psikopat itu tinggal di Kos-kosan SURGA. Aku harus masuk kedalam lingkungannya, agar aku tahu dimana kita harus menyerangnya. Dengan berbaur dengannya kita bisa menyelidiki dan mengetahui kelemahannya."


Harun terdiam mendengar penjelasan Rachel.


Tanpa ia sadari Gadis itu sudah melangkahkan kakinya menuju Mobil.


"Ayolah! kenapa kau masih terdiam disitu, kita berangkat sekarang jangan membuang-buang waktu,"teriak Rachel.


"Iya!"Harun segera menghampirinya.


"Kau yakin Rachel?"sekali lagi Harun bertanya untuk memastikan sahabatnya.


"Aku sangat yakin, kenapa kau berlebihan seperti ini."Sahut Rachel dan segera masuk kedalam mobil Harun.


Dan saat itu juga mereka menuju Kos-kosan SURGA.


Rachel yakin dengan misinya ini.


"Harun, jangan perkenalkan aku sebagai Detektif sepertimu, mereka tidak boleh mengenaliku sebagai seorang Detektif."Kata Rachel.


"Kau ingin menyamar?"


"Tidak! aku hanya ingin mereka menganggap aku gadis biasa dan lemah."


"Baiklah! Serahkan semuanya padaku."


☘️ ☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☘️


Terimakasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏


Mohon dukungannya ya 🙏


Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini agar Ntor bisa segera memperbaikinya 🤗

__ADS_1


Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2