Dia Yang Berasal Dari Neraka!

Dia Yang Berasal Dari Neraka!
Mengintrogasi Riana


__ADS_3

Selamat! Membaca šŸ¤—


Sesampainya di Kos SURGA. Rachel dan Harun tidak mendapati siapapun di sana.


Sepi dan tidak ada aktivitas apapun seperti biasanya, bahkan bangunan itu terlihat gelap tanpa cahaya sedikitpun.


Setelah bertanya, akhirnya Harun mendapatkan jawaban kenapa Kos SURGA bisa sepi, karena para penghuninya sudah pindah pasca Karim dan Saidah di tetepkan sebagai tersangka.


"Sial! Kita jadi tidak bisa bertemu dengan Gadis itu,"ujar Harun yang terlihat sangat kesal.


"Tenang dulu Harun, kita bisa mencarinya, dia pasti masih ada di Kota ini, lebih baik kita ke Kantor untuk menemui Karim dan Bu Saidah, kita bisa mengorek sedikit informasi dari mereka."Ujar Rachel.


Harun setuju, dan merekapun bergegas menuju Kantor Polisi.


šŸ’€šŸ’€šŸ’€


"Sungguh! Aku tidak tau apa-apa dengan pembuahan itu, aku dan Ibuku hanya melakukan kesalahan, atas penyanderaan Pak Husni dan Widya saja, tidak lebih dari itu."Karim meyakinkan Harun.


Dan Harun pun cukup yakin dengan pernyataan dari Karim, karena menurut penyelidikannya selama ini, Karim memang tidak terlibat dengan pembunuhan itu. Ditambah lagi saat ini Harun mempunyai bukti baru dan bukti itu tertuju pada Riana, tapi apakah benar Riana! Kenapa Harun bisa menyimpulkan jika itu Riana hanya karena bermodal keterangan dari neneknya Lestari dan sebuah foto.


"Harun, tolong bantu aku dan Ibuku untuk membuktikan bahwa kami tidak ada hubungannya dengan pembunuhan itu,"pinta Karim pada Harun.


"Saya akan mencobanya, dan jika kalian memang tidak bersalah, saya akan mengatakan kalian tidak bersalah tapi jika kalian memang benar terlibat, saya akan menyarankan hukuman yang berat untuk kalian."


Karim mengangguk.


Ia sangat yakin jika dirinya tidak bersalah.


šŸ’€šŸ’€šŸ’€

__ADS_1


Keesokan harinya.


Harun dan Rachel mengunjungi Swalayan tempat Riana bekerja.


"Ada apa ingin bertemu dengan ku?"tanya Riana.


"Ada sesuatu yang ingin kami bicarakan denganmu."


Riana mengangguk dan ia mengajak Harun serta Rachel ke tempat yang cukup sepi.


Harun tidak bisa langsung menangkap Riana dan menetapkan Riana sebagai tersangka, karena ia harus mengumpulkan bukti yang cukup untuk menjadikan Gadis itu tersangka tapi setidaknya ia ingin mendengar pengakuan dulu dari Riana, tentang Siapa dirinya. Dan hal ini juga bisa Harun jadikan sebagai barang bukti tambahan jika Gadis itu mau berkata jujur.


"Kau sahabat dari mendiang Lestari kan?"


Tanya Harun tanpa basa-basi.


"Benar tapi..!"


Riana terdiam sambil menatap Harun, ia ingin kembali berkata namun Harun sudah terlebih dahulu membuatnya bungkum.


"Kau tidak bisa mengarang cerita apapun lagi Riana, karena kami sudah tahu semuanya bahkan kami tahu siapa kau yang sebenarnya!"


Pernyataan Harun cukup membuat Riana tersentak.


"Apa maksudmu?"


"Hai! Apa kau masih ingin berpura-pura!"Kesal Harun, dan saat itu juga ia menunjukkan foto dirinya dan Lestari.


Riana melihat foto tersebut namun ia berekspresi biasa saja tak terkejut sedikitpun. Rachel memperhatikan ekspresi wajah tersebut.

__ADS_1


"Ini, Lestari dan ini kau bukan!"tanya Harun sambil menunjuk gambar yang ada di foto tersebut.


"Kenapa kau diam?"Kesal Harun.


"Ya, itu aku!"dan pada akhirnya, Riana mengaku.


Harun mengangguk.


"Bagus! lalu, siapa Nadira?"


DUAR..


Lahar yang ada di dalam tubuh Riana sekita membucah ketika Harun menyebut nama Nadira.


"Nadira itu kau kan! Kau memalsukan identitasmu menjadi Riana, apa maksud dari itu! Apa kau berusaha menutupi kejahatanmu?"cerocos Harun.


Bersambung..


2 Episode lagi Tamat ya, dan akan di lanjutkan di (Dia Yang Berasal Dari Neraka 2)


Yang lebih fokus menceritakan Motif dari si pembunuh ini.


šŸ’€šŸ’€šŸ’€


Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini šŸ™


Minta dukungannya ya šŸ¤—


Tolong koreksi jika ada kesalahan dalam tulisan ini šŸ™

__ADS_1


Lope Banyak-banyak untuk semuanya ā¤ļøā¤ļø


__ADS_2