DREAM TO THE GOAD (Melihat Siapa Yang Akan Pertamaa Tumbang)

DREAM TO THE GOAD (Melihat Siapa Yang Akan Pertamaa Tumbang)
menguasai sihir penguatan


__ADS_3

Laka saat itu berada dalam kebingungan yang sangat jelas, di kepalanya ada berbagai ide tapi semua itu hanya sebuah ide yang tidak terbukti kejelasannya.


“sudahlah! coba saja yang sudah ada!” ujarnya setelah mentok tidak tahu harus melakukan apa.


ia bahkan sudah memakan dua ekor ular, tapi ia sama sekali tidak menemukan jalan keluar dari masalahnya.


Dalam proses berpikirnya itu bukanya mendapatkan ide untuk membuat jumlah mana yang di miliki bertambah ia malah mendapatkan ide untuk membuat makanan ular ini menjadi lebih enak.


“Apa aku membuatnya menjadi dua saja ya!” ia tiba-tiba terpikir sebuah ide gila dengan berusaha membuat dua inti mana dalam satu tubuh.


 


dalam kepalanya, jika memiliki satu saja sudah sangat hebat apalagi jika ia miliki dua tentu itu akan sangat hebat pikirnya.


setelah berpikir sesaat ia segera mulai  ritual untuk membentuk inti mana baru.


setelah membentuk inti mananya yang pertama, ia tentunya percaya diri untuk melakukannya untuk yang kedua kaliannya.


Tapi baru beberapa detik memulai ritualnya, ia sudah tidak sadarkan diri, jiwanya saat itu kembali di pidahkan menuju ruang putih di mana ia bertemu laki laki tua yang pernah mengaku sebagai dirinya.


“PAman!!” kali ini Laka tidak lagi terkejut, sekarang ia malah terlihat senang setelah bertemu dengan orang tua itu.


“paman, pala bapak kau!!” ucap orang tua itu terlihat marah, sambil memukul kepala laka


“ADa apa sih paman,” balas Laka cemberut karena di pukul tampah tahu kesalahannya


“Malah nanya!” ia kembali memukul kepala Laka.


“kenapa kau malah berniat untuk menambah inti manamu! kau ingin mati?” ucapnya kesal.


“Salah sendiri kau tidak mengajariku cara menggunakannya,” laka terlihat berusaha membela diri.


terlihat orang itu berusaha terlihat bersabar dengan melihat tingkah laka yang menjengkelkan.

__ADS_1


“Aku nyerah, segera ambil posisi bersila aku akan mengajarimu teknik pernapasan yang sesuai dengan keadaan inti mana yang kau miliki.” 


Mendegar itu laka cukup senang ia akhirnya mendapatkan apa yang dia ingikan sehinggaia segera bergerak arahan sesuai dengan perintah laki laki itu.


“Ingatlah untuk mengikuti sesuai dengan intruksiku,” ujarnya.


laka hanya menganguk, yang akan dia ajarkan adalah sebuah teknik pernapasaan, Sehingga itu cukup mudah untuk di dengarkan.


Laka terus menarik nafas dan membuangnya mengikuti instruksi dari laki-laki itu, sambil memberikan instruksi ia juga memberikan beberapa cerama kepada laka.


“saat aku memegang bahu sebelah kiri artinya tarik nafas sedangkan bahu kanan berarti buang ya!” 


Laka hanya mengangguk tanda mengerti, “sambil memberikan arahan, aku akan menjelaskan kekuatan mu.”


laki-laki paruh baya itu mulai memberikan arahan kepada laka sambil menjelaskan, “konsep kekuatan yang kau miliki itu sangat berbeda dengan yang lain, dimana orang lain mungkin akan memiliki mana yang terbatas untuk mereka gunakan, sedangkan kau memiliki mana yang tidak terbatas.”


laki-laki itu menjelaskan walaupun di dalam inti mana yang dimiliki laka itu sangat kurang dibandingkan mana yang ada dimiliki orang lain.


perbedaannya terdapat setelah mereka mengunakan mananya, untuk orang lain membutuhkan waktu untuk mereka mengunakan mananya yang sudah terpakai sedankan Laka, mana yang sudah terpakai akan segera terisi selama ia berada di sebuah tempat yang memiliki mana.


“jadi tuhan itu benar-benar adanya!” ujar laka tiba-tiba, ia adalah anak yang bahkan sudah mulai meragukan keberadaan tuhan.


dunia yang dialaminya sangat keras sehingga ia bahkan meragukan keberadaan tuhan yang katanya maha adil itu.


“BAmm!” melihat laka yang tidak fokus laki-laki itu segera memberikannya pukulan.


“Jika kau memilih untuk tidak percaya dengan tuhan, itu sama sekali tidak masalah, karena itu adalah hakmu, tapi aku bisa memastikan, tidak di dunia ini, namun di luar sana ada seseorang yang bahkan bisa melakukan apapun yang dia inginkan yang bahkan tidak bisa kau banyakan.”


tuhan adalah sesuatu yang tidak bisa di definisikan, namun jika tuhan yang di madsud adalah sebuah mahluk yang bisa melakukan segalanya maka laki-laki itu terlihat menyakinkan Laka kalau mahluk seperti itu memang ada.


“kembali lagi ke masalah kekuatan mu, yang kita lakukan saat ini memang bisa menambah kapasitas mana yang bisa di tampung di jantungmu, tapi itu tidak akan bertambah dengan banyak atau bisa membuatmu lansung memiliki kapasitas yang sama dengan orang orang se usiamu.”


laka sebenarnya ingin protes namun karena ia tidak ingin mendapatkan pukulan lagi makanya ia tetap diam, lagian secara perlahan ia juga mengerti apa yang laki-laki itu katakan.

__ADS_1


tentang ia yang seharusnya tidak terlalu mengkhawatirkan kapasitas mananya yang lebih sedikit dari orang lain, karena mana yang ia miliki akan lebih cepat terisi dari pada Mana orang lain.


"Sebenarnya ada alasan kenapa Mana yang kau miliki itu seperti itu!  Itu dia akibat kebiasaan mu untuk terus memakan ular beracun, hingga di setiap tubuh ada luka tersembunyi yang harus di sembuh  oleh mana milik mu sendiri, di tambah jantung adalah organ tubuh yang memompa darah keseluruh tubuh, sehingga saat ada organ tubuh yang terluka maka mana yang ada dalam darah secara otomatis berusaha menyembuhkannya secara otomatis."


semakin banyak ia mengetahui kemampuan dari tubuhnya ia semakin kebingungan karena itu terlalu berbeda dengan apa yang dijelaskan oleh tiga pria bertopeng.


“aku memiliki alasan untuk tidak membiarkan kau mengetahui kekuatan aslimu,untuk sekarang  gunakan apa yang bisa kau gunakan , dan saat itu tiba aku akan menjelaskan bagaimana kekuatanmu itu bisa bekerja.”


laka yang saat itu sedang memejamkan matanya karena sedang berusaha fokus, merasakan ada yang aneh karena  suara yang ia dengar semakin lama semakin pelan.


saat ia membuka matanya ia sudah kembali ke dalam ruangannya yang gelap dan sangat pengap. “ayolah tidak bisakah ia berbicara dengan baik jika ingin mengirimku kembali,” gumamnya, walaupun ia tidak terkejut seperti pertama kali, tentu ia tidak terbiasa dengan berpindah -pindah tempat yang san berbeda dengan cepat seperti itu.”


walaupun laka sedikit mengomel ia tidak lagi berusaha untuk kembali kesana karena ia tahu jika ia tidak mendapatkan ijin dari pria tua itu maka ia tidak bisa kesana.


jadinya untuk sekarang ia lebih berfokus berlatih karena ia memang sudah terlalu lama mebuang buang waktu untuk berpikir.


Konsep besarnya i telah dapatkan, dan sesuai dengan perkataan pria tua itu ia mulai mengalirkan mana ke area tubuh yang akan dia perkuat.


 ia memulainya ke area jari jarinya terlebih dahulu, pada dasarnya sihir penguat ituadalah sebuah sihir yang membuat kulit luar seseorang menjadi lebih kuat jika di gunakan ke dalam tubuh.


dalam satu kali percoban ia berhasil membuat jari-jarinya  itu menhitam. ia mekukan bebeberapa percobaan dengan jari-jarinya sudah mendapatkan sihir penguatan.


hasilnya cukup membuatnya senang karena ia memang merasakan jari jarinya itu di perkuat selama beberapa kali lipat.


ia juga menguji seberapa lama ia bisa mempertahankan sihir penguatannya itu kepada jarinya. dengan membadingkan dengan saat ia mempeluas area tubuhnya yang di perkuat.


“sesuai dengan prediksinya selama area yang di kuatkan tidak terlalu besar, itu tidak membutuhkan mana yang terlalu kuat pula.”


tapi ia tidak berhenti sampai disana saja, terus berlatih untuk membuatnya bisa mempertahankan keadaan in lebih ma lagi.


sesuai dengan apa yang di katakan pria tua iu mana yang dia miliki tidak akan kekuaragan selama ia memiliki cara untuk mengtrolnya dengan baik.


itu terbukti saat ia masih sering membuang terlalu bayak mana yang seharusnya tidak di perlukan.

__ADS_1


dalam pikiran Laka membuang sedikit saja mana akan sangat berakibat fatal, bisa saja itu menjadi masalah yang ti bisa ia atasi jadi ia sebisa mungkin mengatasi masalah itu sedini mungkin.


 


__ADS_2