
semuanya sudah di atur dengan baik sehingga malam itu juga mereka bisa langsung bergerak, tidak membutuhkan waktu lama yang awalnya Makka ingin memberikanpujian kepada rekan sementaranya, kini dalam perjalanan ia segera menyesali bekerja sama dengan orang ini.
walaupun ia tidak mengetahui bagaimana penampilannya sifatnya yang sangat bawel membuat Makka tidak menyukainya.
ia sebenarnya merupakan seorang hunter kelas b yang cukup esentrik, karena gaya dan bagaimana ia bergerak untuk mencari Uang.
Dari apa yang Dere Jelaskan Ia bisa nyakin kalau orang ini adalah orang yang bisa di andalkan, Dan MAkka sendiri tahu kalau sebenarnya Ia sendiri sampai sekarang masih di ragukan oleh rekannya ini walaupun sampai sekarang ia masih tidak terlalu menujukkannya.
satu hal yang tidak membuat Makka nyaman walaupun orang initerlihat sangat rama, di balik ke ramahannya itu ada sebuah maksud untuk mencari tahu seberapa kekuatan dari makka yang sebenarnya.
Orang yang menjadi rekan dari Makka saat ini bernama Ely seorang mantan pembunuh banyaran yang memiliki beberapa masalah hingga sekarang terdampat menjadi peusuruh di oraginisasi banyangan yang di bentuk Dere.
Sesuai dengan makka perkirakaan tentu sampai saat ini ely masih meragukan kemampuan dari anak ini.
saat sampai di dekat gerbang merek sudah di sambut puluhan penjaga yang siap menhaligi mereka untuk melakukan tugas ini.
“Lakukan saja tugasmu, untuk masalah menarik perhatian mereka, biarkan aku yang mengurusnya!” balas Adi saat tahu tatapan Ely saat ini mengarah kepadanya.
“Sebelum itu apa kau yakin ingin masuk kesana tidak menutupi mukamu!” Ely sama sekali tidak mengatakan apa-apa tentang pembangian tugas karena selama rekannya percaya diri seharusnya itu tidak ada masalah.
tapi ia sedikit risi saat melihat Makka sama sekali tidak berusaha menutupi indentitasnya.
“Kau tidak melihat mata ini, mau bagaimanapun aku mentupinya bukan itu masih akan terlihat siapa aku sebenarnya!” balas makka santai.
ely terlihat tidak ingin terlalu banyak berdebat ia hanya langsung memberikan sebuah topeng kaju, yang tidak memiliki bentuk hanya bentuk setandar muka kebanyakan orang.
tapi tidak memiliki lubang mata sehingga itu akan menyembunyikan indentitas MAkka yang sekarang
setelah mendapatkan Topeng tersebut Adi terlihat hanya terseyum dan langsung mengenakannya, setelah mengenakannya ia langsung terjung untuk membunuh semua orang yang ada disana.
Gerakan yang ia lakukan sangat baik, ia membuanuh satu persatu penjagan disana, tampah memberikan waktu para pejaga lainnya bereaksi.
__ADS_1
ini membuktikan anak yang itu memang adalah seorang profesional. “Pada akhirnya aku masih mengkhawatirkan sesuatu yang tidak penting,” ujarnya.
ia bahkan masih sempat melihat Makka yang berrbalik kepadanya seolah mengattakan apa ia masih kurang dalam melihat aksinya.
setelah merasa Tenang ely segera bergerak untuk mengecek apa yang harus ia lakukan di tempat ini untuk membuatnya menjadi rata dengan Tanah.
sebenarnya mereka bisa saja menghancurkan pabrik ini dengan menggunakan kekuatan dream yang mereka miliki.
Tapi permintaan yang tertulis adalah membuat semua ini terlihat seperti halnya kecelakaan, dan karena kurang nya kemampuan Makka dalam hal seperti ini Satu-satunya yang bisa melakukannya adalah Ely seorang.
“Jangan Terlalu lama, Jujur aku tidak suka bertarung dengan cara seperti ini!” Teriak Makka kepada Ely.
karena Ini adalah menarik perhatian Makka harus bertarung secara langsung dan berusaha menarik perhatian sebanyak mungkin musuh sehingga Apa yang Ely lakukan bisa menjadi lebih baik.
kali ini Makka menggunakan Mode tombaknya untuk bertarung karena merasa ini hanya pertarungan ringan, dan memang menggunakan tombak dalam keadaan seperti ini memang menjadi yang terbaik.
walaupun kekuatan para penjaga yang ada disni cukup kuat, tapi belum sama dengan kekuatan para tentara yang pernah Makka dan kelompoknya lawan.
tapi yang mengejutkan adalah jumlah mereka memang cukup banyak Sehingga hal ini juga merepotkan untuknya dan mau tidak mau ia akhirnya harus mengaktifkan kekuatan dream miliknya untuk membuat arena pertarungan menjadi lebih luas.
semuanya menjadi sangat aneh saat makka tiba-tiba merasakan sebuah bahaya yang tidak bisa ia hidari.
itu adalah sebuah pukulan telak yang hampir membunuhnya, ia saat itu tidak bisa menghindar tapi ia ia masih bisa sedikit meminimalisir kerusakan yang dia terima
Makka terlihat sangat kaget karena merasa ia tidak pernah melawan sekuat ini, bahkan Dere atau mahalini tidak memiliki kekuatan pukulan seperti ini.
“Apa ia masih manusia atau merupakan mahluk lain?” Makka mungkin tidak bisa melihat wujud asli dari orang ini Tapi bentuk Dasarnya ia tahu sepertinya tinginya yang berada di sekitar 2,5 meter. bentuk tubuhnya juga kekar, bahkan Makka bisa tahu kalau lawannya itu memiliki ekor.
“sangat bagus untuk bisa menghindar luka fatal di detik terakhir!”
lawan dari mereka terdengar sangat suka bagaimana Makka menghindari serangannya di deti detik terakhir.
“Aku masih tidak masalah saat ada kadal yang bisa menyerang, tapi mendengar seekor kadal bisa berbicara dengan sangat lancar mungkin aku bisa mempersiapkan diri untuk menyambut hari kiamat.” balas Makka.
__ADS_1
walaupun merasa lawan nya saat ini cukup kuat Makka saat ini sama sekali tidak getar dengan berusaha untuk memberikan provokasi pertama.
“Dari pada mengurus masalah kiamat lebih baik berpikir menjaga hidupmu yang sebentar lagi habis!”
walaupun jaraknya dengan makka lumayan jauh dengan sebuah tolakan yang sangat kuat membuatnya dapat mempersempit jarak dengan mudah dengan makka.
Makka tentu tidak membiarkan dirinya di serangan dengan mudah sehingga walaupun lawan bisa merespon pergerakannya dengan menggunakan momentum dari tombak dewa yang ia buat memanjang dengan cepat membuatnya tidak lagi terkena serangan.
bahkan dalam situasi tadi dengan menggunakan keadaan yang sangat singkat itu, MAkka berhasil mendaratkan tendangan vertikal.
“cukup hebat!” balas kadal itu dengan nada cukup besar untuk memuji dengan apa yang makka lakukan.
walaupun tendangan itu sama sekali tidak berarti apa-apa untuknya bahkan itu sama sekali tidak mengores apapun.
bahkan Makka merasakan beberapa rasa sakit di kakinya akibat menyerang tadi, “Sebuah pertahanan yang luar biasa.”
kakinya tadi sudah dilapisi dengan sihir penguatan tapi ia masih merasakan sakit membuktikan lawannya memiliki pertahanan yang cukup kuat bahkan mungkin sangat kuat.
dalam pertukaran tersebut Makka berada dalam keadaan dalam sangat terpojok, setelah serangan pertama itu ia sama sekali tidak bisa mendaratkan satu serangan pun.
Ia hanya terus menggunakan sihir batinnya karena ini sangat het bahkan ia harus sangat fokus dalam sihir batinnya untuk mencegah ia terkena serangan yang lebih mengerikan.
“mari terus lakukan, dengan begitu mungkin aku memiliki banyak alasan untuk membuat semua ini berakhir dengan lebih baik.”
Makka masih sempat untuk terus mengejek Lawannya untuk berusaha mencari cela melakukan serangan balik.
Ia saat ini sudah menggunakan kekuatan Dream dari tombak Dewa, tapi kecepatan dari Tombak dan kekuatan dari senjatanya yang telah meningkat sama sekali tidak mempan melawan kadal besar ini.
sebenarnya Makka sadar bahwa lawannya yang sekarang bukan lawan yang akan termakan provokasinya.
“Aku benar tidak mati Gara-gara masalah ini bukan!” pikiran MAkka sudah melayang kemana-mana karena sama sekali tidak mendapatkan apapun.
karena terlalu Fokus bertarung ia bahkan tidak lagi memikirkan keadaan dari Ely, ia bahkan berpikir untuk kabur sayang nya Lawanya ini sama sekali tidak membiarkannya.
__ADS_1