
saat Makka keluar ia segera di datangi Oleh Yeni yang sudah berubah wujud lagi menjadi orang lain! makka segera menyerahkan kain yang terdapat noda darah disana, dan memberikannya kepada Yeni.
“Tidak ada masalah kan!” ujarnya setelah melihat Makka keluar.
“Aman! segera lancak untuk mencari tahu keberadaan target.”balasnya.
“ok, segalanya sudah disiapkan, aku baru saja merampok tokoh kumbang untuk melacak target,” balas Yeni yang juga melakukan tugasnya dengan baik.
sebagai seorang Assasin tentu mereka sudah diberikan pengajaran untuk melakukan pencarian terhadap targetnya karena untuk saat ini mereka tidak memiliki seseorang yang memiliki kemampuan untuk melacak target maka satu-satunya mereka bisa lakukan adalah memanfaatkan hewan untuk membantu, dan yang paling terbaik dalam melakukan pelacakan adalah dengan serangga berjenis kumbang yang memiliki hidung yang sangat tajam untuk menemukan bau terutama bau darah.
setelah sang kumbang darah mencium bau darah selama itu tidak berada dalam radius 100 kilometer kumbang ini pasti akan mendapatkan targetnya.
apalagi kota ini tidak terlalu besar membuatnya sangat mudah menemukan targetnya, saat Makka menemukannya tidak ada basa-basi langsung menyerang mengunakan tombak dewa miliknya.
“Tolong ampuni aku,” ucap sang target yang berhasil menhindari luka patal akibat serangan Makka.
Makka cukup terkejut saat melihat orang tadi berhasil menhidari serangannya, padahal itu adalah serangan serius yang bisa langsung membunuh seseorang. karena tusukan yang Makka Arahkan mengarah langsung menuju jantung lawannya.
Saat ia sedang ingin membunuh targetnya itu, Ia merasakan ada bahaya sehingga ia segera mengatifkan sihir Peguat miliknya untuk melapisi kulitnya dari serangan yang tidak terduga.
dan saat itu terjadi ternyata seranganya adalah sebuah serangan dari sebuah senapan modifikasi, yang dapat memberikan luka kepada para hunter, Juka sihir peguatan Makka tidak tinggi ia juga pasti sudah terluka saat ia menangkis peluru tersebut.
“Sial ia berhasil menutupi lokasinya dengan sangat baik,” laka terkujut saat mengetahui ada beberapa cara untuk menhidari deteksi dari sihir Batin miliknya.
“tidak jaraknya yang memang terlalu jauh,” balas Yeli yang melihat keberadaan sang sniper.
ia memberitahukan letak dari sang sniper, dan Makka sendiri segara mengambil posisi “Dream, tombak Dewa kejarla mangsamu dan habisi semua yang menghalagi jalanmu.”
__ADS_1
untuk mengatifkan kemampuan Dream Miliknya ia segera menyebabkan matra pegatifpannya setelah ucapannya selesai, tombak dewa miliknya dengan hanya daalm hitungan beberapa detik menerobos apapun yang ada dihadapannya untuk menargetkan lawan yang tujuhnya.
terhitung kurang dari 15 detik ia sudah kembali dalam keadaan semula, dan Makka kini sudah bersiap untuk membunuh target awalnya.
“Maaf, kau bisa meminta pengampunan kepada sang pemilik neraka kelak.” balas Makka langsung mengiris leher targetnya dengan cepat.
“Sepertinya targetnya bukan kita melainkan orang ini!” balas Yeni melihat Makka yang sudah membunuh sang target.
“tidak perlu peduli masalah kecil, pergilah periksa mayat itu aku akan memeriksa yang ini dan segera membawanya ke tempat dere.” balas Makka santai ia tahu dengan jelas bahwa targetnya itu adalah orang tadi yang kemunkinan ada sesuatu dari orang berusaha di tutupi.
“Ok!”
segera Yeni segera mengecek mayat sang sniper, dan adi melakukan beberapa pemeriksaan sebelum ia membawa semua barang itu menuju tempat Dere, saat ia memeriksa setiap inci tubuh sa target tidak ada benda yang menarik perhatiannya sehingga ia membawa semua barang yang ia temui untuk diberikan kepada Dere.
karena ia tidak tahu bagaimana cara untuk membuat ia membuktikan ia telah membunuh sang target, ia membawa tubuh targetnya dalam sebuah kantongan yang Cukup besar.
segera tatapan semua orang yang ada megarah ke MAkka, “Maaf lain kali kalau mau melaporkan misi lematlah pintu belakang, ini salahku tidak memberitahukan ini dari awal!” balas sang bartender.
saat Makka ke belakang ia sudah bertemu dengan Dere yang sudah menuggunya yang sepertinya ia sempat mendegar keributan yang ia buat di luar.
“Maaf meremehkan mu, kami akan segera megurus segala permintaanmu mulai dari sekaran!” balas Dere.
dengan kecepatan dari Makka untuk menyelesaikan misi tentu membuatnya takjub walaupun terlepas bagaimana caranya meyelesaikan misi tersebut setidaknya ia bisa menyelesaikan itu sudah membuktikan bagaimana kelanyakan untuk menyelesaikan misi-mis yang ada kedepannya.
“tidak masalah itu adalah hal biasa! Yang penting bayarannya jalannya” balas Makka santai.
“Datanglah besok, karena kami tidak menduga kami menyelesaikan masalah ini dengan cepat makanya kami belum meyiapkan uangnya, Oh ia apa kau sudah pernah suntik nano?” balasnya meberikan pejelasan kepada Makka untuk sabar.
__ADS_1
“sudah tapi karena aku buta aku tidak lagi pernah peduli bagaimana pegukuran itu,” balasnya.
“Besok datanglah bawah gelang pegukuranmu, dan itu kami bisa memhubungimu jika ada misi yang cocok untuk kau selesaikan.” balas Dere.
Saat ini gelang pegukuran sudah sangat berguna, selain menujukkan bagaiaman kekuatan sang pengguna itu juga berguna sebagai alat komunikasi untuk beberapa orang seperti yang bisa ia lakukan dengan kelompok dere.
“Ok, aku berharap uangnya bisa segera di kirimkan karena beberapa hal harus di siapkan sebelum memasuki sekolah!” balas Makka sebelum berbalik ingin pergi.
namun sebelum ia keluar ia mengigat sesuatu! “Saat aku masuk sekolah apa aku masih bisa megerjakan misi?” tanyanya.
ia tahu dere cukup keras dalam masalah sekolah, “Seharunya itu tidak di perbolahkan, tapi untuk beberapa bakat khusus semuanya menjadi boleh1” balas Dere.
sebagai seorang petinggi tentu ia tidak ingin melepaskan bakat seperti ini sehingga ia rela bertaruh, bahkan itu berpontensi menciptakan komplik dengan luang dan Agli.
“senang mendengarnya!” balas Makka setelah itu ia benar pergi meninggalkan dere yang puas.
setelah Makka sudah cukup Jauh, “Bos kami berhasil mendapatkan hasil rekaman cctv dari pertarungan yang Makka lakukan, ucapnya membawa leptop untuk memperlihatkan Dere bagaimana Makka memperlihatkan kekuatan dream miliknya.
“Kombinasi dari kekuatan dream dan peningkatan sihir peguatan membuatnya mejadi sebuah kombinasi yang mematikan.” gumam Dere setelah melihat gaya bertarung dari Makka
“tidak hanya itu sepertinya anak ini juga agli dalam megendalikan pisau,” balas rekannya.
Dere setuju karena bagaimana ia mengendalikan pisau terbang yang terkait dengan rantai itu terlihat hanya ada beberapa orang yang bisa melakukannya.
“Untuk sementara awasi anak ini, berikan misi sesuai dengan apa yang dia inginkan, dan usahakan pergerakannya tidak terlalu tercium oleh para Guild!” balas Dere.
setelah sekian lama ia menemukan seseorang yang kembali menarik perhatiannya, jujur saja ia tidak terlalu waoow dengan kemampuan dari kekuatan dream miliknya, tapi ia sangat Takjub dengan cara anak ini bertarung, menurutnya anak ini memiliki Visi bertarung yang tidak dimiliki banyak orang.
__ADS_1
Sehingga ia sangat layak untuk menjadi orang yang dipertahankan, walaupun entah Bagaimana ada dalam dirinya yang terus membuatnya merasa Khwatir dengan anak ini.