DREAM TO THE GOAD (Melihat Siapa Yang Akan Pertamaa Tumbang)

DREAM TO THE GOAD (Melihat Siapa Yang Akan Pertamaa Tumbang)
kedatangan Yeli


__ADS_3

Saat itu tidak ada yang mempertanyakan apa yang Agli lakukan, karena semua orang yang ada disana setuju bahwa dalam keadaan apapun Lakalasi tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk bisa kabur dari tempat ini, jadi satu-satunya yang bisa ia lakukan adalah menderita sambil menunggu kematian menghampirinya.


setidaknya itu yang dipikirkan oleh semua orang yang ada disana.


 


“Jadi mereka berpikir dengan membuangku kesini akan membuatku mati! Sepertinya kehidupan yang melelahkan sudah menunggu di depan sana.” gumam Lakalasi, walaupun saat ini ia masih belum bisa menggerakkan tubuhnya.


ia setidaknya masih bisa menggerakkan salah satu lengannya, Sehingga saat ini ia masih bisa menangkap beberapa ular yang berusaha mematuk nya dan menggigitnya balik Sehingga ia nantinya ia akan memiliki kekuatan.


Dari laka di blok z ia memang belum pernah melihat tempat ia berada saat ini, ia memang dulu pernah berpikir dari mana asal ular yang terus masuk ke blk Z, tapi sekarang setelah ia mengetahuinya akhirnya ia mengerti bagaimana ular-ular itu muncul.


walaupun ia tidak lagi memiliki kemampuan penglihatan, tapi dengan menggunakan Sihir Batin yang ia miliki membuatnya  masih bisa merasakan bagaimana keadaan yang ada di sekitarnya.


“jika ini memang adalah takdir yang diatur tuhan maka bantulah aku, dan kebuat mereka semua yang ada di sana merasakan penderitaan yang sama dengan apa yang kalian dulu pernah rasakan.”


sebuah sumpah singkat ia sampaikan kepada diri sendiri, ia menguatkan dirinya untuk tidak akan pernah kalah lagi oleh siapapun.


“Yayaya simpan sumpah itu jika memang kita berhasil keluar dari tempat ini.” ucap seseorang yang masuk kesana.


. . . . . . . . .


untuk membuat kemungkinan hidup Lakalasi semakin sedikit,  para guild yang sudah keluar, memutuskan untuk meledakkan satu satunya jalan keluar yang ada disana, Sehingga ini akan benar benar kematian dari lakalasi menjadi 100%.


“Sepertinya pada akhirnya kau masih sangat takut dengan anak itu!” ujar dere sedikit memberikan ejekan  kepada Agli yang melakukan segala cara untuk membuat Laka menderita.


“jujur anak itu benar-benar membuatku takut, jika aku tidak memikirkan harus memberikan penjelasan baik kepada guild saat kembali, mungkin aku sendiri yang akan memenggal kepalanya untuk memastikan kalau anak itu akan benar-benar mati.”

__ADS_1


salah satu alasan kenapa Agli mengambil tindakan Seperti ini adalah untuk membuat namanya di guild menjadi sedikit lebih baik, jika ia langsung membunuhnya ia sendiri tahu kalau akan ada beberapa petinggi yang akan mempertanyakan tindakannya karena membunuh anak tersebut terlalu mudah.


“Kebiasan untuk membalas lebih kepada orang yang mencari masalahnya!” balas dere sambil terseyum.


“Jadi sekarang apa yang akan kalian lakukan, karena masalah ini tidak akan berakhir sampai disini saja bukan!” lanjutnya.


“Entah! aku hanya akan melaporkannya, tapi kemungkinan besar akan ada perang terbuka dengan banteng Merah, jadi sebaiknya Para anggota tni bersiap karena ini akan menjadi tahun yang berat untuk kalian!” balas Agli yang segera pergi.


secara garis besar mereka telah cukup lama perang dalam keadaan diam, sehingga butuh pemancing yang besar untuk membuat mereka bertarung, sekarang mereka sudah mendapatkan  alasan untuk saling bertarung Sehingga kemungkinan besar apa yang agli katakan akan terjadi.


“Aku berharap jendral memiliki penyelesaian Seperti apa yang ia bilang!” gumam dere pelan, dan segera ia pulang menuju markasnya bersama dengan beberapa prajurit yang memang bertugas untuk mengawalnya.


. . . . . . . . . .


“Yeli, seperti biasa kau bisa membuatku terkejut!” balas LAka santai mendengar suara tersebut.


“Bos, bukankah kau terlalu ceroboh untuk langsung memberikan tantangan kepada 2 guild besar yang ada di indonesia!” balasnya, ia juga mengeluarkan beberapa ramuan penyembuh yang ia siapkan.


sehingga luka-luka dari laka semakin cepat dalam proses penyembunghannya.


“berhentilah mengomel, jelaskan bagaimana keadaannya saat ini!” balas LAka.


“tidak terlalu buruk! hanya saja kita saat ini sudah tidak memiliki jalan keluar dari tempat ini!” balas Yeli terdengar santai.


sebelum ia mengecek keadaan Laka ia sudah melihat satu-satunya jalan keluar dari tempat ini sudah dihancurkan Sehingga mereka akan terkubur selamanya di sini jika tidak menemukan cara lain untuk keluar.


“kau mengataiku, terlalu terburu-buru menantang 2 guild itu, tapi kau sendiri malah dengan cerobohnya ikut terkubur denganku di tempat ini!” balas Laka kesal dengan tindakan Yeli yang malah datang  menyelamatkannya.

__ADS_1


“Aku anggap itu ucapan terima kasih!” balas Yeli santai.


“disini cukup banyak makanan, makanan ini seharusnya cukup untuk membuat kita memiliki tenaga untuk kita bisa menggali terowongan baru untuk kita bisa keluar dari tempat ini.”


Yeli terlihat santai akan situasinya, “Kita saat ini memerlukan waktu, dan ingat untuk kedepannya segala rencana untuk masalah balas dendam akan menjadi tanggung jawabku tugasmu hanya untuk mengeksekusi, dan menjadi pemimpin dalam rencana ini.” 


Yeli terlihat mempertegas posisinya di antara mereka, Yeli sebenarnya bisa saja tidak datang kesini dan memulai hidupnya sendiri, tapi ia memiliki keyakinan tersendiri tehadap lakalasi, yang menurutnya selama orang itu berjalan di jalan yang benar maka ia bisa menjadi salah yang di perhitungkan dunia.


di waktu singkatnya ia berada di luar sana ia sudah memiliki gambaran tentang bagaimana dunia bekerja, untuk bisa bertahan dari dunia tersebut ia membutuhkan seseorang.


dan orang yang paling cocok untuk itu adalah lakalasi, dan sebisa mungkin ia akan membuat lakalasi menjadi orang yang paling hebat dalam sejarah umat manusia.


 


“Ya, ku serahkan semuanya kepadamu! aku lelah ingin tidur! jika melihat keadaan seperti ini coba kau cek dinding sebelah kiri dari tempat ku tidur dimana terdapat lumut, yang kemungkinan struktur tanah disana sedikit berbeda, yang memunkikan ada jalan keluar!” balas Laka sebelum ia tertidur dalam lindungan dari Yeli.


selama ini tidak ada yang berani mengecek ruangan  laka berada, sehingga ia menjadi info baru untuk Yeli mengetahui terdapat lumut dalam ruangan tersebut.


karena walaupun mereka saat ini berada dalam bawah tanah, tumbuhan seperti itu sangat jarang untuk ditemukan sehingga apa yang mungkin LAka katakan ada benarnya.


setelah laka tertidur, ia segera memidahkan laka ketempat yang lebih lanyak untuk beristirahat. 


sebelum ia mengecek bagaimana struktur tanah yang ada disana, setelah sampai ia segera mengecek dan menemukan struktur tanah tersebut memang berbeda dan tergolong lebih lemah dari pada di dinding yang ada di tempat lain.


“sepertinya memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk keluar dari tempat ini.” ujarnya.


Walaupun memiliki struktur tanah yang lebih lemah, tapi jika ingin mengalinya membutuhkan waktu karena itu tetaplah tanah yang cukup keras.

__ADS_1


ia saat itu mundur untuk sementara waktu karena yeli saat itu sedikit ragu, apakah ia harus mengali ini atau berusaha mengalilubang lama yang telah di hancurkan oleh agli.


__ADS_2