
Semuanya segera menjadi sangat kacau, Awalnya laka memang berhasil menahan beberapa orang, tapi saat muncul atasan dari anggota tni ia tidak lagi bertahan dan para tni segera melakukan pengejaran kepada anggotanya.
“Aku akui kau hebat, tapi ini sudah selesai.” ucap seorang yang mendapatkan tugas untuk menghadang laka.
“Selesainya masalah ini hanya jika kau berhasil menangkap atau membunuh kami bukan!” balas Laka yang masih terlihat tenang walaupun ia sudah cukup kelelahan karena sudah terlalu banyak bertarung.
“Aku sebenarnya sangat kagum dengan kemampuan kalian, aku tahu kalian adalah orang yang sudah mengalami banyak hal, jadi aku mungkin aku bisa memberikanmu kesempatan selama kalian bisa bekerja sama dengan kami aku akan memberikanmu kebebasan yang tidak bisa kau dapatkan di organisasi yang membentuk kalian.”
orang itu memberikan Lakalasi penawaran yang sangat realistis, “Hahaha! Maaf tapi aku menolak.”
“Kami sudah melewati siksaan dan dimanfaatkan seperti sebuah bahan eksperimen hanya untuk sebuah negara yang tidak berguna! jika boleh ngasih saran, bunuhlah kami jika kau tidak membunuh kami suatu saat nanti aku jamin kami akan menjadi masalah yang akan menhancurkan negeri ini.” balas Laka yang melancarkan serangan kepada orang itu.
“Baiklah jika itu menjadi keinginanmu, sebagai hadiah aku akan memberitahukan kalau dari awal kalian sudah di jebak semua informasi kalian sudah dikirimkan kepada kami, jadi secara tidak langsung kalian disini hanya dikirim untuk mati.” balas laki-laki itu.
Laka hanya dia dan berusaha bertahan dari segala serangan yang dilancarkan anggota tni ini, “Aku hanya berharap kalian bisa selamat!” gumamnya dalam Hati.
saat ia tahu ia hanya bisa memikirkan dirinya sendiri, IA sendiri masih belum memiliki peluang untuk kabur dari tempat ini, sehingga apapun yang terjadi dengan anggotanya maka itu bukanlah urusannya.
“Apa menjadi militer bisa membuat kita kaya, ku dengar para anggota tni yang ada di indonesia hanya menjadi anjing pagi para Polisi yang lebih dekat dengan masyarakat.” Kini Lakalasi berusaha untuk tenang sekaligus memberikan beberapa provokasi kepada lawannya.
“Kau!!”
__ADS_1
“Tidak bisa membantahnya Paman! dari tadi kita berbicara seperti ini sebelum aku mati bisakah aku tahu siapa yang akan membunuhku!” kini lakalai menanyakan nama dari orang yang ada di depannya.
“Dere! cukup sudah bincang bincang, mari bertarung!” ucapnya yang kini bersiap untuk melanjutkan pertarungan.
penguasa sihir Makka sudah sangat tinggi, sehingga ia bisa memberikan perlawan kepada dere, Bahkan dere yang ada di hadapannya terkejut bukan main saat laka memberikan perlawanan dalam pertarungan sihir peguatan.
sedangkan ia sendiri diantara para anggota tni sudah sangat terkenal sebagai ahli dalam sihir peguantan, “sampai tahap Mana sihir pegutan yang kau kuasai?” ucap Dere.
“Hem! aku tidak tahu tapi seharusnya jika aku masih bisa hidup dua bulan lagi, aku seharusnya bisa memasuki tahap dua!” balas Laka santai.
Dalam sihir penguatan masih ada beberapa bentuk tingkatan penguasaan yang dimiliki setiap manusia, yang pertama yang itu tahap pengerasan, yang kedua tahap menyerang yang ketiga tahap pembentukan tubuh.
kebanyakn manusia yang saat ini hanya mampu berada dalam tahap 1 dan 2 hanya ada beberapa orang yang bisa mencapai tahap pembentukan tubuh.
sedangkan tahap dua ini adalah tahap yang membuat semua orang bisa dikatakan menjadi hunter hebat karena ini dimana para hanter bisa menggunakan sihir penguatan menjadi sihir yang bisa di pakai untuk menyerang.
dan terakhir tingkat 3 itu berada di tingkatan yang berbeda bahkan hingga saat ini hanya ada rumor kalau pernah ada berapa orang yang berada dalam tahap ini, semua itu sudah tidak ada yang membenarkan dan seiringnya waktu tahap ini menjadi sebuah tahap yang melegenda dan tidak diketahui kebenarannya.
yang menurut dalam umurnya yang sekarang Dan laka yang sebentar lagi masuk kedalam tingkatan 2 maka tentu potensinya untuk kedepannya sungguh sangat tidak terbatas.
melihat potensi ini di depannya tentu membuat dere ragu apakah dia harus benar-benar melepaskan potensi Seperti itu mati dengan mudah.
__ADS_1
satu hal yang membuatnya sangat putus asa adalah walaupun ia sangat unggul dalam kemampuan sihir penguatan, Ia Masih Belum bisa mendaratkan luka patal kepada anak ini, padahal niat awalnya ia ingin melupakannya dan membawanya ke dalam ruangan tahanan dan melakukan segala cara untuk membujuk atasan untuk membiarkan anak ini menjadi bawahannya.
“Jangan terkejut, jika dibanding sihir penguatan sihir batin yang aku miliki peguasahanku terhadap sihir banti jauh lebih tinggi jika kau berpikir untuk menangkapku tampah membunuhku aku bisa memastikan kalau itu adalah sesuatu yang hampir mustahil!” balas Laka melihat Dere berusaha hanya berusaha melumpuhkannya.
“Kau benar-benar memaksaku!” terlihat dere sedikit lemah,karena semakin ia melihat anak ini semakin ia bersemangat ia untuk membawanya ke pihaknya.
“tidak bisakah kau berpikir, jika kau ikut denganku aku bisa membantu membalas para guild yang sudah membuatmu sangat marah seperti ini.” Dere benar menurunkan senjatanya untuk berbicara dengan LAka, ia bahkan menawarkan untuk membantunya membalaskan dendam.
mendengar itu, terlihat laka sedikit menurunkan Tombaknya, “tidak pernahkah kau berpikir apa yang membuatku ada saat ini, apa itu karena keberadaan anak yang akan kami bunuh itu, atau karena para komunis dengan cita-cita bodohnya yang mengharapkan kesastraan!” sebuah pernyataan laka berikan kepada orang itu.
“ada beberapa data anggota tni yang kami harus waspadai, salah satunya adalah dirimu dijelaskan disana kau adalah salah satu dari banyak anggota yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata, jika seperti aku akan memberikanmu pertanyaan jika kau bisa menjawabnya aku akan bergabung denganmu.”
ada beberapa unek-unek yang selama ini ia pendam, dan saat dere muncul dan berusaha menjadi sosok penyelamat benar-benar membuatnya sangat muak.
“asal dari semua assasin yang menyerang adalah area perkumuhan yang ada di berbagai indonesia, kami semua menderita, kami tidak tahu apa-apa, kami tiba-tiba berada dalam ruangan yang sangat gelap, ada sekitar ribuan anak yang ada dalam tempat itu da hanya lima belas orang yang bertahan, dan satu hal yang kutahu kebanyakn dari mereka memiliki keluarga, jadi pertayaan apakah anak itu pantas mendapatkan semua penderitaan itu!”
“Tentu tidak, tapi kami tidak bisa melakukan apa! masalah ini! indonesia adalah negara yang sangat sulit untuk mendeteksi kehilangan anak seperti itu!” dere berusaha membela.
“Jadi kau sadar kalau kalian ada hubungannya dengan semua ini! kau tahu jika kalian bisa menghentikan mereka kami tidak akan mengalami semua ini, jika kalian bisa membuat negeri ini menjadi lebih baik kami tidak akan menderita Seperti ini, jika semuanya seperti ini apa menurutmu aku masih memiliki alasan untuk menerima tawaran mu untuk bergabung dengan kalian!”
sebuah pernyataan yang bahkan Dere tidak bisa membantahnya, “Tapi jika seperti ini bukankah kau bahkan tidak bisa melakukan apa-apa terhadap orang-orang yang sudah mati!” balas DAri yang mengalihkan pembicaraan kepada alasan Laka untuk balas dendam.
__ADS_1
“jika aku Mati masih ada 18 orang lainnya yang akan berusaha membalaskan dendam kami, dan jika pun kami semua mati kami setidaknya bergabung dengan Orang-orang yang membuat saudara saudara kami menderita.”
laka terlihat memiliki pendirian teguh untuk menolak tawaran Dere untuk bergabung dengan tni, karena ia sama sekali tidak percaya apa yang ada di dalam sana sebaik apa yang ada di diluar.