DREAM TO THE GOAD (Melihat Siapa Yang Akan Pertamaa Tumbang)

DREAM TO THE GOAD (Melihat Siapa Yang Akan Pertamaa Tumbang)
si rakun


__ADS_3

Hari demi hari mereka habiskan untuk berlatih, satu persatu dari mereka mulai menguasai sihir batin, berbagai metode lakalasi lakukan untuk membuat mereka bisa memahami sihir batin menjadi lebih cepat.


terkadang ia bahkan memberikan pelatihan pertarungan satu persatu untuk membuat waktu mereka menjadi efesian. dan terkadang untuk menhemat tenaga ia berusaha untuk membuat   membagi orang orang yang ada disana dengan sistem pasangan.


dimana mereka bisa saling membantu satu sama lainnya untuk bisa berlatih dalam sihir batin, dimana nantinya dua orang itu akan saling bergantian, terkadang satu orang akan menjadi orang yang berusaha menyerang dansatunya sedang berlatih dengan keadaan mata sedang tertup.


intinya pelatihan tersebut terus dilakukan sampai seluruh anak yang ada disana untuk menjadi ahli dalam sihir batin, tapi yang cukup mengejutkan  membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat mereka menguasai sihir batin, dari 35 anak yang ada disana membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk membuat mereka benar benar mahir dalam penggunaannya.


setelah merasa puas dengan perkembangan anak-anak yang ada disana, akhirnya para 3 topeng akhirnya menampakkan diri setelah lama tidak memperlihatkan dirinya di hadapan banyak orang.


“Karena kami melihat kalian belakangan ini cukup keras jadi kami memberikan kalian waktu untuk menikmati waktu yang tenang! tapi waktu itu telah habis dan sekarang waktunya kembali serius.”


topeng satu datang datang meberikan deklarasi untuk mereka kembali peatihan yang lebih menyeramkan.


“jika ada pertayaan silahkan ajukan tangan!”  ujar topengsatu tiba-tiba.


tapi  tidak ada yang berani menganggat tangan, mereka semua masih mengigat keadian dimana mereka pertama kali di kumpulkan di tempat ini, dan bagaimana teragisnya nasif orang yang saat itu berusaha bertanya.


“Aku tanya sekali lagi, jika ada pertanyaan silahkan ajukan tangan!” ujar topeng satu mengulang perkataannya.


“isst!” terdengar sebuah helaan nafas yang cukup panjang di sertai pertayaan yang keluar dari mulut LAkalasi.


“bukankah masih ada Aura para raja yang perlu kau ajarkan kepada k…..” belum sampai ucapan itu dilanjutkan muncul Sebuah tebasan dari jarak jauh yang berusaha untuk menargetkan kepala dari LAka saat itu.

__ADS_1


Tapi menggunakan sihir batin yang dia miliki ia  dengan mudah menebak arah dari serangan tersebut dan menangkisnya menggunakan senjata miliknya.


“AKu ingatkan kalian itu adalah seorang pembunuh, jadi berusahalah untuk menjadi berani walaupun memiliki resiko yang berbahaya berusaha lakukan apapun untuk misi yang kita miliki menjadi berhasil, walaupun itu berakhir dengan kematian kita sendiri.”


walaupun berhasil untuk menangkisnya ia berhasil mundur untuk beberapa Langkah, “Tunggu dulu, kau belum menjawab pertayaanku,” balas lakalasi karena merasa topeng satu belum menjawab pertayaannya.


“Bagus! ada beberapa alasan kenapa aku selalu menyukaimu, tapi sepertinya kau harus di ajarkan beberapa pelajaran berarti,” balasnya.


“Maaf tapi aku masih normal, walaupun aku menyukai laki-laki aku tidak akan menuyai om-om tua sepertimu!” balas lakalasi pelan.


walaupun perkataan itu terdengar sangat pelang  tapi hampir semua orang yang ada disana mendegar petaannya. beberapa orang bahkan hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa.


“Aura raja sampai saat ini belum ada yang mengerti untuk bagaiama mempelajarinya, ada alasan kenapa itu di nama aura para raja karena hanya ada beberapa orang yang ada di dunia yang bisa mengunakannya,” jelasnya kepada anak anak yang ada disana dan mengacuhkan ledekan dari lakalasi.


“sedangkan untuk kemampuan dream kallian akan segera di bangkitkan jika kita sudah mendapatkan serumnya dari pusat.” lanjtunya, ia tahu pasti akan ada beberapa orang yang akan mempertayakan masalah dream karena beberapa kalia ia sudah memperlihatkan dream milinya kepada anak-anak yang ada disana.


dimana berbeda dengan apa yang mereka lakukan selama ini dimana target yang akan di buruh adalah para anak anak yang ada disni, sekarang yang akan target burung adalah para pelatih atau para pengunan topeng yang akan menjadi target buruan.


saat mendengar itu baik itu ana, laka, atau anto tersenyum secara bersamaan, karena ini  waktu yang sangat tepat untuk mereka melaksanakan rencananya..


“Kami akan memberikan waktu kalian selama 10 menit untuk bersiap-siap dan disaat itu juga kami akan segera mulai berpencar itu adalah waktu dimulai perburuan.” ujarnya dan mereka bertiga pun Segera mengambil posisi.


“untuk topeng satu biarkan aku yang menhendelnya, topeng dua dan tiga biarkan ana bersama dengan kelompok anto yang menghendelnya, rencana kita adalah memberikan anto Selama mungkin untuk menyusup ke tempat mereka biasa beristirahat.” 

__ADS_1


lakalasi segera memaparkan rencananya kepada anto dan ana, ia ingin anto yang menyusp untuk mencari tahu apapun yang ada dalam ruangan itu, lakalasi sebenarnya ingin menyelinap tapi jika ia yang melakukannya maka dengan mudah mereka akan ketahuan karena ia dari awal Sudah terlalu mencolok di tempat ini.


Semuanya setuju dengan cepat, “ingat ini akan menjadi sangat berbahaya jadi lakukan sebaik mungkin angap saja ini misi pertama kita menjadi seorang asasin.” ucap LAka dan segera mengambil apa yang telah menjadi tugasnya.


para topeng tidak mengambil jarak tidak terlalu jauh, walaupun namanya sng buruh taSepertinya paraopeng masih sangat percaya diri dengan kemapuan mereka sehingga mereka hanya mengambil jarak Sehingga nantinya mereka bisa bertarung lebih leluasa dengan anak anak yang da disini.


“sepertinya ingin bertarung satu lawan satunya!” ujar topeng satu melihat Laka yang datang hanya Seorang diri di hadapannya.


tombaknya saat ini di pengang dengan sangat erat dan bersiap untuk melakukan pertarungan dengan melawan  topeng satu, “Aku hanya mengatur agar ini bisa sesuai dengan hal biasanya!” balas Laka terdengar santai.


“Apa kau serius ingin menghadapiku, dengan menggunakan penutup mata Seperti itu!” ujarnya menunggu laka membuka penutup Matanya.


“Aku mohon maaf jika ini menyinggungmu! tapi aku masih berharap untuk meningkatkan sihir batinku Setinggi mungkin,jadi tolong biarkan aku menggunakan ini Selama mungkin!” balasnya menjelaskan bagaimana posisinya saat ini.


 “Baiklah, aku juga tidak masalah aku menanyakannya karena dari awal aku juga berniat untuk Serius.” balas topeng satu.


“DREAM!! bangkitalah sang arwa dan leluhur bantu aku mengalahkan segala lawan yang ada di hadapanku.” 


terdengar sebuah mantra ia ucapkan itu mantra untuk melepaskan kekuatan dream yang topeng satu. setelah mantranya selesai diucapkan secara perlahan terjadi perubahan yang sangat besar kepada tubuh dari Topeng satu.


“Hy, hy, hy, bukankah kau terlalu memandang tinggi diriku!” ujar Laka saat tahu dari awal to satu sudha turung dalam mode dream yang di miliki.


“Aku sudah bilang kalau akan serius bukan?” ujarnya secara perlahan ia telah berubah menjadi seekor rakun raksasa dengan dua kaki dan sebuah ekor yang cukup panjang.

__ADS_1


 


  


__ADS_2