
Untuk membiasakan diri anak-anak segera dibawa ke dalam sebuah ruangan yang memang sudah disiapkan, disana juga mereka akan langsung mendapatkan pengarahan tentang misi pertama yang akan mereka laksanakan.
tidak ada orang memberikan mereka pengarahan semuanya diberikan secara tidak langsung melainkan hanya menggunakan pengeras suara semata.
“untuk melihat bagaimana kinerja kalian, kami akan memberikan satu target percobaan dan jika berhasil maka baru kalian bisa mengerjakan misi utamanya.”
Laka mendengarkan dengan seksama misi yang akan dia berikan, di depan mereka terdapat sebuah layar besar yang memperlihat identitas dari target mereka.
walaupun membutuhkan waktu yang lumayan lama sekarang Lakalasi dan anak-anak yang ada disana sudah bisa melihat dengan cukup baik.
Target mereka adalah salah satu petinggi dari pejabat Tni yang merupakan MAta-mata dari guild yang berasal dari negara seberang.
“Sial ini benar-benar merepotkan!” gumamnya melihat bagaimana target yang akan mereka incar.
“Kita benar-benar akan masuk ke kandang macan setelah selesai pelatihan,” ujar ana dengan tersenyum.
“Jika melihat target kita, jujur saja aku tidak kaget kalau misi percobaannya adalah masuk ke dalam sarang anggota tni!” balas anto yang terlihat tidak terlalu terkejut.
“Punya ide!” lanjutnya kepada LAkalasi.
kini semua orang yang ada disana melihat ke arahnya, menunggu apakah lakalasi akan memiliki ide.
“Apa kalian semua berpikir kalau aku pemimpin kalian!” ucap Lakalasi setelah melihat mereka yang terlihat menyuruhnya menjadi pemimpin dalam misi ini.
“Tentu tidak! tapi semua orang yang ada disini sepakat kalau kau adalah orang terkuat yang ada diantara kami, sehingga keputusan awal akan berada di tanganmu,” balas ANa santai di sertai anggukan semua orang yang ada disana.
“Apa kalian yakin ingin mendengarkan perkataanku!” ucapnya sambil tersenyum.
“Dari dulu kami sudah terbiasa terjebak dalam keadaantidak memiliki pilihan bukan!” balas Anto dan kembali mereka semua setuju.
“Bagus aku harap kalian tidak menyesal,” ucapnya setelah itu ia menjelaskan apa -apa yang seharusnya mereka persiapkan untuk menyelesaikan masalah ini.
mereka mendapatkan beberapa hari untuk melakuan persiapan setelah itu mereka akan di terbangkan menuju area dimana target saat ini berada.
__ADS_1
beberapa hari itu LAkalasi berusaha melakukan eksperimen tentang kekuatan dream yang ia miliki setelah beberapa percobaan terhadap beberapa rekannya ia akhirnya mengerti bagaimana ia menggunakannya. walaupun ia hanya menggunakan bentuk tertidurnya dengan alasan bentuk terbangunya hanya bisa di aktifkan dalam keadaan terdesak semata.
mereka sudah membagi diri menjadi dua kelompok, kelompok pertama akan menjadi tugas Laka bersama dengan Ana dan kelompoknya akan menarik perhatian sebanyak mungkin para anggota tni yang ada disana.
sedangkan anto dengan kemampuan penyamarannya akan berusaha menyusup ke dalam markas saat perhatian semua anggota tni mengarah ke arah kelompok peratama.
“Mari kembali dengan selamat ucap LAka.” setelah itu satu persatu dari mereka melompat dari para pesawat yang mengangkut mereka.
dua kelompok itu segera berpisah dan laka memimpin Ana untuk segera bergerak menuju barisan depan.
“Igat untuk tidak mendekat dalam jarak 500 meter sebelum aku memberikan perintah!” sebelum ia bergerak ia memperigatkan anggotanya untuk mengigat apa yang telah ia katakan.
“Apa segitu berbahayanya kekuatan dream milikmu!” balas ana.
sampai sekarang satu-satunya orang yang belum memperlihat kekuatan dream miliknya hanya Lakalasi seorang, ia terus memberikan alasan kekuatan dream yang dia miliki sangat berbahaya sehingga jika dilepaskan itu akan membahayak mereka yang ada di dekatya.
“Lihat dan nilai sendiri apa aku seberbahaya itu!” balasnya sambil tersenyum.
terlihat lakalasi sempat terdiam selama beberapa detik, sebelum ia dengan riang berlari menuju kedua penjaga yang ada disana.
“Paman-paman, aku bisa daftar jadi tni tidak! aku sudah jadi kuat lo, aku bahkan sudah bisa menggunakan tombak dengan sangat baik!” ucap terlihat sangat ceria, lakalasi bertingkah Seperti anak seusia nya yang sangat ingin menjadi seorang tentara.
dua orang penjaga yang ada disana hanya tersenyum melihat tingkah dari Laka yang seperti anak-anak biasanya.
“Dek, menjadi tentara itu harus berumur dewasa dulu, untuk sekarang kamu latihan dulunya!” ia terlihat berusaha sebaik mungkin untuk menjelaskan kepada laka persyaratan menjadi seorang tentara.
“Yah,” ujar laka terlihat kecewa.
namun saat ia sedang berusaha menenangkan Lakalasi salah satu rekannya berteriak! “Ada serangan! ada serangan,” dan dengan cepat orang itu melindungi lakalasi dan dua orang tadi segera bertarung dengan puluhan orang yang menyerang markas mereka.
ana dan rekannya yang masih melihat dari jauh terkejut bukan main saat melihat apa yang dia lakukan.
bagaimana tidak baru saja mereka melihat para anggota dari pasukan tni sedang saling bunuh satu sama lain.
__ADS_1
“sekarang aku mengerti alasan kenapa ia menolak untuk membuat kita berada dalam jarak yang dekatnya, ini mungkin ada kaitanya dengan kekuatannya.” ujar ridwan adalah orang yang selama ini mengikuti Ana selama ini.
semua orang setuju apa yang dikatakan Ridwan, dengan kemampuan seperti ini mereka semakin percaya diri untuk berhasil.
sedangkan di tempat berbeda, para petinggi dari Tni melihat bagaimana kekuatan dari Laka bekerja, mereka sudah mendapatkan info akan adanya serangan dari seorang assassin, tapi ia tidak menyangka assassin yang akan menyerang adalah anak-anak umur 12 tahun.
“PAK!!!” salah satu tentara yang melihat video itu tidak tahan dan berusaha menhentikan mereka lebih cepat.
“Tenanglah, mereka belum memeperlihatkan semua anggotanya, jika memang kau marah karena anggota kitaaa di bunuh dengan sangat kejam, segera analisa kekuatannya sehingga kita bisa membalas kematian anggota kita yang mati akibat pertarungan.”
Gatot adalahpentinggi tertinggi di tempat ini, ia adalah seorang pahlwanan yang terus berusaha menhetikan segala masalah yang ada di negaranya yang tercinta ini.
“Lihat sekarang mereka mulai bergerak, mau bagaimanapun itu mereka masih anak-anak, mungkin mereka kuat tapi pegalaman mereka sangat kurang sehingga kita bisa melumpuhkannya dengan mudah!” terlihat gatot sangat percaya diri dengan melihat bagaimana pergerakan mereka yang terlalu mencolo.
“apa memang ini rencana mereka!” gumam seorang prajurit yang terlihat berpikir keras setelah melihat pergerakan anak yang terlihat sangat terbuka ini.
“sudahlah kalian tidak terlalu peduli serahkan segalanya kepada prajurit yang bertugas untuk segera melancarkan pengepungan, dan segera selesaikan dengan cepat! gatot yang telah meremehkan kelompok dari Lakalasi segera memberikan perintah untuk menangkap anak-anak itu.
Lakalasi bersama dengan kelompoknya terus menghadapi kelompok tentara yang mulai berdatangan Seperti halnya kekuatan dream milik orang lain kekuatan dream miliknya juga memiliki waktu pemakain Sehingga setelah waktu pemakaiannya telah habis ia harus bertarung menggunakan kekuatan sihir penguatan miliknya.
namun segera saat ia sedang bertarung melawan para anggota tni yang terus berdatangan mereka mendapatkan kabar kalau mereka sudah dikepung.
“Kita sudah di jebak, berusahalah untuk kabur untuk sementara mari pikirkan urusan kita masing-masing!” terdengar Anto memberikan mereka sebuah informasi kalau mereka baru saja di jebak.
“Mundur!!” teriak Laka yang tahu kalau masalah ini tidak simpel.
“Ana segera pimpin anak-anak untuk meninggalkan tempat ini disini aku akan berusaha menahan sebanyak mungkin anggota memberikan kalian Waktu untuk meninggalkan tempat ini.” lanjutnya.
“Tapi……” Ana terlihat Ragu.
“Apa yang kalian tunggu Cepat tinggalkan tempat ini!!!” bentak LAka kepada mereka semua.
mereka yang awalnya terlihat senang karena kemungkinan mereka berhasil sangat lah tinggi, kini mereka harus menerima kenyataan kalau mereka harus kabur untuk menyelamatkan diri mereka.
__ADS_1