
Setelah hari yang ditentukan mereka kembali dikumpulkan dalam satu tempat yang sama, disana laka melihat Kalau rendi sudah berada dalam keadaan yang kembali fit.
Beberapa hari dalam pelatihannya ia sempat menunggu apakah ia akan dipanggil karena sudah melukai Rendi dan anak-anak buahnya.
Dan sesuai yang dia prediksi ia tidak mendapatkan panggilan, menandakan kalau mereka disini memang di persilahkan untuk saling serang.
“Sepertinya ini tidak berakhir! sampai disini saja ya,” gumamnya setelah melihat Rendi yang masih marah kepadanya.
Tentu Laka tidak peduli bagaimana tanggapan rendi kepadanya, yang pasti jika mereka bertarung di kesempatan selanjutnya, ia sudah tidak ragu untuk membunuhnya.
Satu-satunya alasan kenapa ia tidak membunuh Rendi kemarin, ia hanya ingin melihat reaksi tiga topeng itu setelah ada anak yang terluka dalam sebuah pertarungan.
Melihat tidak adanya respon yang berarti, membuatnya menganggap kalau apa yang dia lakukan itu sudah benar.
“Untuk menjadi seorang assassin yang handal kalian harus mengetahui cara untuk bersembunyi dengan benar, jadi hari ini kita akan mengadakan pelatihan dimana kalian bersembunyi dan kami bertiga akan mencari kalian.”
Sebuah perintah baru mereka dapatkan, ini membuat mereka bersemangat, ada dari mereka yang sudah mengetahui cara menggunakan sihir penguatan malah menganggap diri mereka setara dengan para intrusktur yang ada didepan.
Dalam pelatihan ini mereka di persilahkan untuk bersembunyi dimana pun, bahkan mereka dipersilahkan untuk melawan jika memang mereka merasa mampu.
“Tapi ingat 5 orang pertama yang tertangkap akan mendapatkan hukuman, dan orang yang terakhir tertangkap akan mendapatkan hadiah!” ujarnya memberikan penekanan terhadap orang yang mendapatkan hukuman dan hadiah.
satu hal yang pasti tidak ada satupun orang yang ingin berada dalam lima orang yang mendapatkan hukuman itu.
“Mulai!!” ucap topeng 1 tampah memberikan aba-aba kepada anak anak.
Terlihat semua orang yang ada disana berusaha berpencar untuk mencari tempat persembunyian mereka sendiri.
Termasuk Laka ia juga mencari tempat yang bagus menjadi tempat ia bisa bersembunyi.
__ADS_1
Walaupun ia tahu akan tertebak jika ia langsung menuju bloks Z ia tetap untuk kesana, karena hingga saat ini blok z masihlah tempat yang paling dikuasai.
mungkin Blok z akan mudah tertebak, tapi di blok Z sendiri banyak tempat yang membuatnya masih membutuhkan Waktu untuk mereka bisa menemukannya.
saat semua anak sudah tidak ada di hadapan mereka, tiga orang itu juga mulai membuat rencana untuk menemukan anak anak itu secepat mungkin.
“Kau akan langsung mengejar anak itu bukan!” ucap Topeng 2 kepada topeng 1 yang menebak kalau rekannya itu akan menargetkan laka untuk ditemukan terlebih dahulu.
Ia tidak mengerti kenapa rekannya itu terlihat sangat tertarik dengan anak bernama laka, padahal dari kaca matanya sendiri, anak itu tidak ada yang terlalu spesial.
kecuali kepintarannya memang berada diatas orang-orang yang ada disini, bahkan sekarang kemarin ia cukup terkejut saat mengetahui kalau anak itu baru saja menang melawan tiga anak dalam pertempuran secara langsung.
“Ya, untuk itu aku akan menyerahkan anak-anak lain kepada kalian, Jika aku tidak berhasil menangkap anak itu, aku tidak akan menangkap anak-anak yang lain.” balasnya topeng satu terlihat tegas.
“Jadi berapa waktu yang harus kamu perlukan untuk menangkap anak itu!” tanya topeng 3.
Itu hanya akan menjadi percuma jika mereka bisa menemukan anak-anak lain lebih cepat, Sehingga mereka harus membuat kesepakatan seberapa cepat topeng satu bisa menangkap LAka.”
“Cukup lama! tapi kami akan mengikuti rencanamu,” balas topeng 2 dan topeng tiga hanya terlihat mengangguk.
Karena sudah mendapatkan persetujuan dari topeng 2 dan 3, topeng 1 segera bergerak untuk mencari Laka.
Laka tentu tidak mengetahui kalau ia saat ini sedang diincar, ia hanya berusaha untuk terus tenang. dan menunggu siapa yang akan datang untuk mencarinya.
Ia tahu kalau akan ada orang yang akan langsung datang ke blok z karena ini memang menjadi tempat persembunyiann terbaik yang di sini.
Sehingga baik itu para anak-anak juga tentunya akan datang untuk mencari keberuntungan, Laka berusaha mengabaikan mereka, hal yang pertama dia lakukan adalah menghancurkan berbagai lampu yang ada di blok Z.
Beberapa orang protes tentang apa yang dia lakukan, tapi Laka tidak peduli, jika ia ingin bersembunyi maka kegelapan adalah tempat terbaik untuk bersembunyi di dalam sana.
__ADS_1
kegelapan ini juga berguna untuk menghilangkan kemungkinan adanya seseorang yang nantinya bisa saja melaporkan keberadaannya jika mereka ditemukan lebih dahulu.
Topeng 1 tidak terkejut saat melihat blok Z sudah berada dalam keadaan gelap gulita, ia sudah sadar ini dari lama kalau Laka ini sudah terlalu terbiasa dalam kegelapan yang membuatnya bisa sedikit melihat dalam keadaan yang sangat Gelap.
“Ia tidak benar-benar bisa melihat dalam kegelapan seperti ini bukan!” gumamnya saat melihat ia sendiri sudah sangat kesulitan untuk melihat di kegelapan seperti ini.
Ia pun bisa melihat seperti ini hanya karena ia sudah memiliki kekuatan dream yang membuatnya sedikit bisa melihat melihat dalam kegelapan walaupun tidak sebaik ia melihat saat cahaya biasa.
Dari kemampuannya itu ia bisa melihat ada beberapa orang yang juga ikut bersembunyi dalam tempat ini, tapi ia masih tidak menemukan Laka.
“Sial sepertinya ia menargetkanku,” gumam Laka saat melihat topeng satu sudah mendekat kepadanya padahal di depan sana masih ada beberapa orang yang sedang bersembunyi.
“Mari kita lihat siapa yang bisa melihat lebih baik di dalam kegelapan,” lanjutnya.
Laka sangat percaya diri dengang kemampuannya saat melihat di dalam kegelapan, di tambah penguasaan medan yang sangat baik membuatnya menjadi musuh yang sulit ditangkap bahkan untuk utusan seperti topeng 1 sekalipun.
Aksi kucing-kucingan akan segera terjadi antara mereka berdua. Laka tidak akan menyerah dengan mudah, sesuai dengan perjanjian selama ada ima orang yang bisa di tahan lebih dulu maka ia akan selamat dari semua ini.
“kau yang keluar atau aku yang menyeret mu keluar dari tempat persembunyianmu!” topeng satu berteriak saat ia berada cukup dalam di blok z.
“Tolong, aku sangat takut,” balas Laka terdengar mengejek ucapan dari topeng satu yang menyuruhnya untuk keluar.
“Jika kau memang mampu, seret aku sesuai dengan kata katamu itu,” kini nada suara terdengar menantang topeng satu untuk menangkapnya.
area ini tidak memiliki sirkulasi udara yang baik walaupun mereka saling bertarung seperti ini mereka masih memiliki jarak yang besar karena suara mereka yang terpantul pantul membuat mereka masih sulit untuk saling mengetahui keberadaan masing-masing.
mungkin lebih tepat mengatakan kalau Topeng satu yang masih belum menemukan keberadaan dari Laka saat ini.
“Ayo seret aku, bukankah instruktur kita sangat hebat, jadi temukan aku sehingga kau bisa memukulku sesuai dengan apa yang kau rencanakan itu,”
__ADS_1
laka terus memprovokasi topeng satu, ia yang memulai semua ini Sehingga laka tidak ragu untuk bermain dengannya sampai akhir.