
'Astaga ternyata dia tampan dan manis jika tersenyum seperti itu,beda dengan kemarin yang dingin,dan kejam'.ucap Kirana dalam benaknya.
Setelah memuji dalam benaknya,Kir pun berpamitan kepada Raz dan Chandra.Dan pergi dari tempatnya.Chan dan Ky pun melakukan hal yang sama yaitu melanjutkan perjalanannya.
Shzzz...
Chandra yang mengeluarkan kendaraannya dari sebuah alat yang bisa menampung sesuatu.
"Ayo Ky".ajak Chandra yang sudah naik.
"Hum".anguk Razky.
Razky pun duduk dibangku belakang dengan tenang,dan mereka pun akan melanjutkan perjalanan,namun ketika ingin melaju tiba-tiba ada yang menghentikan niat mereka tatkala ada kerusuhan yang terjadi.
Monster kembali muncul orang yang ditawan oleh Chandra di planet itu keluar dan berbuat rusuh.
Melihat hal itu Chandra dan Raz mengurungkan niatnya dan kembali kepemukiman.
Sesampainya dipemukiman ia dipertemukan oleh Kirana yang sedang menyerang musuhnya,tanpa tunggu waktu lama,Chandra dan Razky pun membantu Kirana dan prajurit yang sedang berkelahi.
Ting
Shzzz
Ting....
"Hahahaha kalian tidak akan bisa menghentikan aku,dan kehancuran planet ini hahaha!".ucap pria yang kemarin ditangkap Chandra.
Mendengar hal itu Chandra pun merasa geram,ia menggertakan gigi-giginya.
Dengan kecepatan tinggi ia melaju dan menyerang yang ingin menghancurkan planet.Karena tidak siap pria itu terjatuh.
Shzz.
Pedang itu diarahkan pada lawannya kembali,membuatnya tidak berkutik lagi.
Roarrr......
Erangan makhluk lainnya yang muncul.
Roarrr...
Makhluk lain yang menyahut erangan monster.
"Kimiho!".ucap Chandra melihat anjingnya yang menjadi besar membuat temannya terkejut karena ia baru mengetahui bahwa anjing temannya bisa berubah menjadi besar.
Kirana dan prajurit pun sama terkejutnya melihat bentuk anjing yang munggil menjadi besar.
Roarrr....
Kimiho yang berlari cepat dan menyerang monster dihadapannya.
"Makhluk apa itu?".tanya pria tadi.
"Kim".gumam Chandra melihat anjing peninggalan ibunya.
__ADS_1
Pertarungan antara monster terjadi dengan sengit,Kimiho yang mengigit leher si monster.Sedangkan si monter yang memukul tubuh Kimiho dengan sebuah senjatanya.
Roarrr...
Kimiho yang merasa sakit akibat dipukul oleh monster yang ia lawan.
Melihat Kimiho sakit,Chan bergegas pergi dari posisinya dan membantu Kimiho.
Bruk
Kimiho yang terjatuh ketanah akibat serangan lawannya,namun untuknya tidak membuatnya terluka parah dan Kimiho yang berhasil menyerang lawannya hingga beberapa luka.
"Kimi!".teriak Chandra ke arah Kimiho.
Melihat adanya kesempatan lari pria tadi pun segera berlari,namun pergerakannya diketahui Kirana membuatnya terjatuh ketanah akibat serangan dadakan Kirana.
Shsh....
"Hoshan!".Chandra yang melompat tinggi dan mengeluarkan jurusnya ke monster yang telah menyerang Kimiho.Akibat dari serangan Chan monster tadi terkalahkan,Ky yang melihat itu tentu takjub karena baru pertama kalinya ia melihat Chandra mengeluarkan jurusnya ke lawannya,karena setahu dia,Chandra akan bertarung menggunakan senjatanya.
Ergh....
Erangan kecil Kimiho,yang mungkin kelelahan dan terluka,terdapat luka goresan pada tubuhnya membuat Chandra bersedih melihatnya.
"Kim".ucap Chandra yang menghampiri Kimiho dan mengusap kaki anjingnya.
Erghhh...
Swush.....
"Kim,ayo sadarlah".ucap Chandra yang menggendong tubuh Kimiho dan menepuk pelan pipinya.
"Chandra apakah dia,baik-baik saja?".tanya Razky yang menghampiri temannya.
"Aku tidak tahu,luka sayatannya terlalu besar untuknya,bahkan darah dibadannya mulai keluar banyak".ucap Chandra sesegukan menahan tanggis.
"Sudah,ayo kita obati saja,dan kita tunda dulu perjalanannya hingga Kim sembuh".bujuk Razky yang tak tega melihat temannya.
"Baiklah".ucao Chandra lesuha.
"Huft,hhh,huft,hhh,apakah dia baik saja?".tanya Kirana menghampiri temannya.
"Entahlah".ucap Chandra lesuh.
"Ayo kita obati".Raz menepuk bahu Chandra.
"Hum".
Razky,Chandra dan Kirana pun pergi ke suatu tempat mereka berencana akan mengobati Kimiho.
"Sini".Kirana yang mengulurkan tangannya berniat akan mengobati luka Kimiho.
"Huh?".Chandra yang bingung dengan tindakan Kirana.
"Sini,biar aku obati".ucap Kirana menyambar Kimiho dari Chandra.
__ADS_1
"Hah?".Chandra yang masih bingung.
Karena melihat wajah Chan,yang masih bingung Kir pun membiarkan keterbingungannya Chandra dan mulai membuka tas ransel yang berisi obat-obatan.
Ketika Kir membuka tas ranselnya,keluarlah seogok makhluk berbentuk bulat dan berbulu lebat yang terbang disisi Kirana.
"Kiki".ucap Kir terkejut.
Kirana yang terkejut melihat makhluk yang keluar dalam tas membuatnya terkejut,ia tak menyangka bahwa sahabat munggilnya ikut berpetualang,karena setahunya ia menitipkan kepada teman diplanetnya,ia beranggapan mungkin teman-teman Kir sedang pusing,mencari keberadaan sahabat kecil Kir,karena tak menjumpainya beberapa hari.Dan mungkin juga karena Kir yang tidak membuka tas ranselnya dan lebih ketergantungan pada suatu alat yang ia pakai,Kir tidak tahu bahwa sahabat kecilnya ikut dengannya membuatnya terkejut.
"Kiki...".ucap hewan bernama Kiki itu memutar senang.
"Kiki,kenapa kau bisa berada disini?".tanya Kirana yang memeluk Kiki lembut.
"Kiki...".hewan itu berucap.
"Kenapa kau bersembunyi didalam tas selama ini?,aku kira kau bersama teman-temanku".ucap Kirana yang mengelus lembut.
"Kiki".
"Apakau,tidak merasa pengap?,dan Ki juga yang menghabiskan persediaan makanan cadanganku?".ungkap Kirana yang bertanya kepada hewan,dan mengecek isi tas ransel yang berisi obat-obatan sekarang,karena makanan yang ada didalamnya
"Kiki".hewan itu berucap sendu,aku rasa hewan itu merasa bersalah karena menghabiskan persediaan makanan cadangan.
"Ah,tidak apa-apa,nanti aku bisa beli lagi".ucap Kirana mengusap lembut.
"Sebentar iya,Kir mau obati Kimiho".ucap Kirana yang melepas pelukan dari Kiki,dan melanjutkan pengobatannya.
Kir dengan hati-hati mengobati Kimiho yang terluka pada bagian tubuhnya,menggunakan obat-obatan yang ia bawa,lama mengobati akhirnya pun Kim sudah selesai di obati dengan badan yang diperban.
"Emmm,makasih,eh tadi kenapa kamu tahu nama,Kimiho?".ucap Chandra ketika Kir menyerahkan Kimiho padanya.
"Dirimu tadi berteriak memanggilnya Kimiho,jadi ku kira itu namanya".ucap Kirana sambil merapikan obat-obatannya.
"Ouh...".Chandra yang berohria.
"Makasih iya".tutur Chandra
"Sama-sama,ouh iya mungkin dia akan sembuh dalam waktu dekat ini,kamu tinggal memantau kondisinya saja,jika terlalu parah kau bisa memanggilku,kebetulan aku akan menginap disini kembali".ujar Kirana.
Disisi lain Kir dan Chan yang sedang berbicara bersama-sama amat berbeda dengan Raz,yang melihat hewan Kirana yang ia pantau selama ini.
"Itu hanya seperti kepala saja".batin Razky meihat Kiki yang memutar tubuhnya disamping Kirana.
"Ada apa".tanya Kirana pada Razky,karena sedari tadi memperhatikan Kiki.
"Ah,tidak ada apa-apa".Raz yang menyilangkan kedua tangan sambil tersenyum canggung.
"Dah ayo kita ke penginapan lagi".ajak Chandra yang bangkit dari posisinya.
"Hah,iya".ucap Razky yang ikut berdiri.
Kir,Chan,dan Raz pun menuju ke penginapan lagi.Sesampainya di penginapan mereka pun menyewa kamar beberapa hari.Chan mendudukan dirinya sambil mengelus Kimiho,berbeda dengan Raz yang sudah merebahkan tubuhnya,ia menatap dinding langit dan memikirkan sesuatu hingga suatu teguran membuatnya tersadar.
"Ouh,ok Chan".ucap Raz yang memangku Kimiho karena Chan memintanya untuk menjaga Kimiho.
__ADS_1