Dua P'Lanet

Dua P'Lanet
Berkenalan


__ADS_3

"Ouh,ok Chan".ucap Raz yang memangku Kimiho karena Chan memintanya untuk menjaga Kimiho.


Dipasar.


Kirana sedang membeli persediaan makanan untuk perjalanan yang mana makanan itu bisa bertahan lama untuk waktu yang panjang.Kiki hewan setia Kir ikut berbelanja sebagai penebus karena menghabiskan persediaan makanan dalam tas,ketika ia bersembunyi dalam tas.


Lama memilih persediaan makanan Kir terkejut akan kehadiran Chandra yang tiba-tiba dibelakangnya.


"Eh".kaget Kirana melihat Chandra dibelakangnya.Chan hanya tersenyum canggung melihat keterkejutan Kirana.


"Emmm boleh aku bantu?,sebagai tanda terimakasih juga karena sudah mengobati Kim".ucap Chandra yang canggung.


"Ah,tidak perlu aku bisa sendiri".tolak Kirana.


"Tidak apa,sini biar aku bantu".ucap Chandra mengarahkan tangannya kedepan.


"Ah,baiklah terimakasih".Kir yang menyerahkan belanjaannya.


Kir dan Chandra pun pergi berbelanja bersama,dari memberi makanan,souvenir,dan makan bersama serta membelikan Kimiho obat dan makanan,serta membelikan makanan dan beberapa barang untuk Razky.


"Ouh iya,aku belum mengetahui namamu,kalau boleh tahu siapa namamu?".tanya Kirana yang duduk disebelah Chan.


Tampak terlihat wajah Chandra yang ragu untuk mengucapkan namanya.Kir yang melihat wajah Chan seperti itu pun,menolak Chan untuk memberi tahukannya tentang namanya.Dengan ragu memberitahukan namanya.


"Chandra".Chandra mengulurkan tangannya.


Kir yang mendengar hal itu tersentak,pasalnya ia tidak menyangka Chan memperkenalkan dirinya karena,Chan sempat ragu memberitahukan namanya.


"Kamu?".tanya Chandra.


"Kir,Kirana".ungkap Kirana gugup.


"Ouh,ok".angguk Chan.


"Eh,iya".balas Kir.


Setelah berkenalan dan berdiam diri setelah perkenalan,mereka berdua pun memutuskan untuk kembali kepenginapan.Sesampainya kepenginapan mereka menuju kekamar mereka.


"Raz,ini".Chan yang memberikan sebuah kantong plastik yang berisi makanan yang ia beli.


"Huh?,apa ini?".Raz yang melihat isi dari plastik.


"Makanan".ucap Chan santai merebahkan tubuhnya diranjang.


"Makanan?,dapat dari mana?".tanya Razky.


"Iya,tadi waktu keluar bersama Kirana,membeli persediaan makanan,sama beliin Kimiho makanan dan obat".ucap Chan menerangkan pada Razky.

__ADS_1


"Kir,Kirana?,siapa?".tanya Razky yang bingung.


"Kirana yang bantu obati Kim tadi".ucap Chandra membuat Razky terkejut.


"Ouh!,tahu perempuan tadi yang bantu kita kan?".ungkap Razky.


"Hum iya".ucap Razky.


"Wa...keren kau Chan bisa kenalan sama perempuan seperti dia Chan".ucap Razky berseru.


"Apaan kamu Raz,kita aja cuma kenalan jangan berpikiran lebih,lagian kita juga kenalan karena tadi aku bantu dia sebagai balas budi Raz".ucal Chandra.


"Tapi tetap aja Chan itu keren!,lagian kalau kalian memang jodoh itu juga baik Chan".ucap Razky bersemangat membayangkan temannya bersama seorang wanita yang membuatnya kagum.


"Hmmm,terserah kau saja Raz".Chan mengalah agar pembahasan tidak memanjang.


"Yah,kok gitu Chan,yaudah ku makan iya ni makanan".ucap Raz yang kecewa dengan respon Chandra,dan meminta ijin untuk memakan makanan yang dibelikan Chandra untuknya.


"Yaudah sana makan gih,aku mau sama Kim dulu".ucap Chandra yang beranjak dari tempatnya dan menghampiri Kimiho yang berkeadaan lemas.


Chan mengusap Kimiho yang sedang tertidur,merasakan usapan Chan,Kim pun membuka matanya sedikit dan ingin bangkit berdiri namun tertahan oleh Chandra yang memintanya untuk berbaring.


"Dah istrirahat dulu Kim,biar cepat sembuh".ucap Chan mengusap hidung Kimiho.


Eu.....


"Kau lapar?".tanya Chan masih mengusap Kim.


Eu.....


"Bentar iya".ucap Chan yang beranjak dari posisinya dan mengambil sebuah plastik yang berada disamping Raz.


"Itu apa?".tanya Raz dengan mulut yang berisi makanan.


"Makanan,sama obat Kim Raz".ucap Chandra mengintip plastik yang ia bawa.


"Ouh...".


"Iya,kalau gitu habis makanannya nanti kalau udah jangan lupa dibuang sampahnya".ucap Chandra memberi peringatan pasalnya Raz sering lupa membereskan sisa makanannya.


"Iya,iya Chan".ucap Raz memutar bola matanya malas.


"Hmmm".setelah berucap Chan menghampiri Kim lagi dan memberikan makanan untuk Kim serta obatnya.


"Nah sudah,habis ini Kim tidur iya".ucap Chan penuh lembut dan kasih.


Kim,mengistrirahatkan tubuhnya setelah mendapat perintah dari Chan,ia membaringkan tubuhnya yang membuatnya nyaman dan tidak melukai lukanya.

__ADS_1


Hari sudah larut Chan dan Raz memutuskan untuk tidur untuk mengisi daya mereka yang terkuras.


Angin malam bertiup damai daun-daun pohon serta aroma bunga yang tertiup angin membawa kesejukan yang damai hingga keesokan harinya.


Sang mentari muncul kepermukaan membawa planet itu dalam cahaya.Orang-orang diplanet itu kembali sibuk dari berjualan,melatih diri,dan berpatroli kerajaan ataupun hal lainnya.


Di sisi lain,Kir sedang melatih kemampuan senjatanya.


"Ha,ha,ha".Kir yang melatih diri ditemani Kiki.


Semenjak Ki,bersama Kirana,Ki sering berada di sisi Kirana dalam beberapa hal.Seperti saat ini Ki menemani Kirana berlatih.


"Chan ku bosan.........".ucap Razky menatap Chan yang sedang memangku Kimiho.


"Hmmmm".


"Kok hmmm?".tanya Razky yang tidak suka jawaban Chan.


"Terus?".tanya Chandra.


"Iya,ngelakuin yang berfaedah dikitlah masa begini terus?".ucap Raz pada Chan.


"Yaudah sana ngelakuin hal lain,misalnya berlatih,atau membuat kerajinan mungkin?".ucap Chan mengangkat bahunya.


"Hhhhh,yaudah aku mau berlatih aja,bye Chan".Raz beranjak dari posisinya dan berpamitan pada Chan.


"Hmmm,hati-hati Raz".ucap Chan santai dengan posisi yang sama yaitu memangku Kimiho dan mengusap lembut.


Raz,pergi dari penginapan dan mencari tempat untuk ia berlatih diri.Sudah merasa cocok Raz memutuskan untuk berlatih namun niatnya terhenti tatkala mendengar suara wanita yang sepertinya sedang berlatih,Raz menghampiri sumber suara dalam diam,ia mengintip dibalik batu.Melihat seseorang yang sedang berlatih senjata dengan lihai.


Menyadari ada yang memantaunya gadis.itu melemparakan senjatanya kearah Raz,dan untung saja Raz dapat menghindar.


Krrrk...


Suara retakan batu besar dibelakang Raz.


"Siapa kau!".ucap Kir tegas.


"Ah,tenanglah aku tak bermaksud apa-apa,aku hanya ingin melihat saja dan juga berlatih disini".ucap Razky sedikit ketakutan karena melihat retakan batu besar akibat senjata Kirana.


Raz keluar dari persembunyiaan yang membuat Kirana terkejut,karena ia tidak pertamakalinya melihat Razky,namun beberapa kali.


"Hai"ucap Raz canggung.


Kir menyergitkan keningnya heran melihat sikap Raz yang canggung.


"Jadi?".tanya Kir menggantung.

__ADS_1


"Jadi,aku disini ingin berlatih karena aku merasa bosan jika dipenginapan terus menerus,dan juga tadi aku menemukan tempat berlatih setelah beberapa lama mencari aku menemukan tempat ini jadi aku,memutuskan untuk berlatih disini,namun niatku terhenti ketika aku mendengar suara mu yang bersemangat berlatih,jadi aku malah mengintipmu berlatih,maaf aku menggangu latihanmu."ucap Raz menjelaskan adanya dia disini.


__ADS_2