
"Apa yang kamu lakukan,disini cukup berbahaya untuk mu lebih baik kau pulanglah dan jagalah Chandra! "titah ayah Chandra
"Tidak mau, aku ingin membantumu! "ucap Crastial ibu Chandra
"Crastial! "ucap ayah Chandra yang menggebu
"Aku tidak peduli dengan apa yang kamu katakan! yang aku inginkan adalah membantumu! "ucap Crastial dengan berteriak sambil mengeluarkan kekuatan penyegelannya yang akan membangkitkan sesuatu
Roarrr
Sebuah Anjing penjaga yang keluar secara tiba-tiba dengan ukuran besarnya
"Apa itu! "ucap Reista yang terkejut melihat adanya sebuah makhluk yang keluar secara tiba-tiba dengan tubuh besarnya.
"Crastial! "ayah Chandra yang bertriak keras
"Maaf, Hhhhhh serang mereka "ucap Crastial yang meminta maaf kepada suaminya dan memerintahkan agar sebuah makhluk yang dia panggil tadi untuk menyerang musuhnya.
Roarrr.....
__ADS_1
Aungan monster yang terdengar cukup keras hingga membuat Chandra menjadi bingung dan mencoba untuk mencari tahu melalui jendela kamarnya namun ketika ia melihat yang apa lihat membuat Chandra buru keluar dari kamarnya.
"Hhhhhhh ayo kita serang!"ucap ayah Chandra yang memberikan sebuah arahan kepada pasukannya untuk menyerang musuhnya.
"Yaaaaaaa...... "serbuan pasukan ayah Chandra untuk menyerang musuh yang ada.
"Tombak tujuh sembilah"ucap seseorang yang mengeluarkan kekuatannya yang mana tombak-tombak tersebut melayang keudara dan terbang menuju lawan yang sedang memperhatikan mereka.
"Hhhhhh para Teferor itu tidak beguna ternyata "ucap Delta yang menyaksikan bahwa para makhluk Teferor itu tidak berguna.
"Hhhhhh lebih baik kita turun tangan sa-"ucap Flain yang terpotong karena naga milik Crastial itu menuju kearahnya.
"Hmph ayo kita langsung turun tangan saja! "ucap Reista yang tiba-tiba melesat menuju kebawah sambil menyerang orang-orang yang sedang menyerang Teferor dengan murka.
"Hmph! "Reista yang berhenti di perjalanannya sambil memandang orang-orang yang kesakitan karena ulahnya.Yang mana membuat Crastial menjadi marah karena melukai orang-orang yang dia sayang dan menyuruh monster yang ia panggil tadi untuk menyerang Reista yang sedang memandang remeh kearah bawah.
"Trafeos serang dia"ucap Crastial kepada makhluk yang sebelumnya ia panggil tadi untuk menyerang Reista.Karena mendapat aba-aba serta perintah dari tuannya membuat Trafeos menyerang Reista yang mana membuat Reista terkejut atas serangan tiba-tiba yang terlontarkan untuknya yang mana membuatnya terhempas dengan jauh.
"Aaaaaaa"teriak Reista yang terhempas karena ekor Trafeos.
__ADS_1
"Hmph,sia* berani-beraninya dia! "ucap Flain tidak terima
"Hmph, iya, tapi itu juga salah Reista karena dia bertindak seenaknya seharusnya dia harus bekerja sama kan? "ucap Delta yang mendapat anggukan dari temannya.
"Hum, kalau begitu ayo kita serang!agar cepat selesai "ucap Flain dengan santai
Di sisi lain terdapat Reista yang sedang mencoba untuk bangkit dari posisinya dan mengelap sudut bibirnya yang berdarah karena hempasan tadi yang mana membuatnya harus terjatuh jauh dari arena pertempuran.
"Hssssss makhluk siala* bisa-bisanya!"ucap Reista sambil mengumpat.
"Akan aku balas kau! "ucap Reista menatap tajam pada pemandangan yang ada.
Kemudian Reista pun terbang dan menuju ketempat semula sesampainya ditempat semula ia melihat pemandangan yang cocok yang mana kedua rekannya ikut menyerang juga walau dari atas.
"Hmph kau terlalu lama reis! "ucap Delta yang melirik Reista dengan kondisi kurang baik sambil tetap mempertahankan posisinya ketika ia melawan Crastial menggunakan kekuatannya.
"Hmph, sudahlah ayo kita selesaikan aku tidak ingin terlalu berlama-lama di sini "ucap Reista yang melipat tangannya di depan dadanya sambil memalingkan wajahnya.
"Hmmmm baiklah kalau begitu ayo"ucap Delta yang masih fokus untuk menyetabilkan.
__ADS_1