Dua P'Lanet

Dua P'Lanet
Berpetualang,bertemu.


__ADS_3

Chandra dan Razky berada ditempat bunga daendolion itu tumbuh karena ia mendengar cara untuk menyelamatkan planet mereka dari warga planet yang mereka kunjunggi sebelumnya.Sesampainya disana mereka disambut seorang kakek tua dan segerombolan orang yang ingin membawa bunga daendolion itu ke planet mereka agar planet mereka bisa berfungsi.


"Apa kalian ingin juga untuk membawa bunga iyu?".tanya kakek tua menghampiri Chandra dan Razky.


"Iya kek".ucap Chandra santai.


"Maaf tapi kalian tidak bisa membawanya pergi,jika kalian membawanya pergi sama saja kalian ingin menghancurkan planet ini".ucap sang kakek membuat Chandra dan Razky terkejut pasalnya mereka tidak tahu jika ada dampaknya seperti itu.


Tentu saja mereka tidak ingin membiarkan planet lain hancur karena untuk planetnya.Chandra berpikir berulang kali untuk menemukan jalan.Lalu ia pun bertanya pada sang kakek.


"Maaf kek,apa ada cara lain untuk mengembalikan planet kami?,karena kami tidak ingin planet kita hancur,planet kita tidak memiliki kesempatan banyak". ucap Chandra yang bertanya.


"Mungkin ada jika kita menemukan dan mengalahkan sumber masalah kita selama ini".ucap sang kakek membuat Chan terdiam.


"Hei bagaimana ini?,tidak mungkin kan kita menghancurkan planet ini jika kita mengambil bunga itu?".tanya seorang gadis yang menggoncangkan tubuh teman lakinya yang hanya bisa terdiam mengetahui fakta yang pahit.


"Arghhh aku tidak tahu!".ucap pria itu prutasi.


Mereka hanya bisa terdiam menatap bunga daendolion yang berwarna biru itu mekar.Ingin mereka bawa ke planet mereka untuk menyelamatkan planet mereka,namun mereka tentu juga tidak ingin kehidupan planet bunga daendolion tumbuh ini hancur ketika memisahkan bunga ini dan planet.


Mereka hanya bisa duduk termenung dan menatap bunga itu tumbuh dalam diam.


Chandra sudah membuat keputusan dimana keputusan itu amatlah berbahaya.Ia mengajak Razky bersamanya dan menaiki jet ski.Jet ski melaju dengan kecepatan tinggi di luar angkasa setelah ia berpamitan pergi kepada sang kakek.

__ADS_1


Dalam perjalanannya ia melihat sebuah planet yang hampir mati dimana planet itu sudah hancur dan menyisakan beberapa bagian.Melihat hal itu membuat hati Chandra seperti teriris ia geram dengan perbuatan makhluk yang sudah menghancurkan beberapa planet di alam semesta,ia mencengkram kemudi jet ski dengan erat membuat Razky dibelakangnya bingung.Apa yang sebenarnya dilakukan Chandra hingga ia mencengkram kemudi dengan erat.


Cukup lama mengemudi Chandra pun mendaratkan jet skinya ke sebuah planet yang masih baik san belum terserang.Dalam hati Chandra terbesit sebuah pertanyaan mengapa makhluk itu ingin menghancurkan planet lain dan menyerap energinya ketika hancur.Total masih ada 98 planet yang belum dihancurkan dan Chan pun bingung kenapa masih ada planet yang belum dihancurkan terbesit berbagai pertanyaan membuatnya lelah berpikir.


"Chan?,kamu tidak apa?".tanya Razky melihat Chandra yang sedang kebingunggan.


"Tidak apa-apa ayo kita beli persediaan,dan bahan bakar kendaraanku".ucap Chandra.


Chan dan Razky menuju ke sebuah pemukiman semakin berjalan mereka menemukan pasar yang ramai orang,lantas mereka pun membeli apa yang ia perlukan.


Dalam perjalanan kembali ia tak sengaja menabrak seorang gadis berambut hitam kebiruan.


"Ah maaf tidak sengaja".ungkap Chandra merapikan barang wanita yang ada dihadapannya.


"Ah,tidak apa-apa,terimakasih".ungkap gadis itu yang ternyata adalah Kirana.


Melihat cara pandang Razky,Chan hanya bisa tersenyum,wajar jika seorang pria seperti dirinya terkagum dangan gadis.


Kirana pun melegang pergi dari tempat itu dan berniat untuk mencari penginapan yang tidak jauh.


Razky memandang Kirana dalam diam.Chan hanya bisa menatap teman barunya dengan diam pasalnya temannya menatap wanita tadi begitu dalam.


"Uwaw cantik sekali!".teriak Razky yang membuat beberapa orang melihatnya,menyadari perbuatannya dia pun menutup mulutnya karena mengatakan terlalu keras.

__ADS_1


Chan hanya bisa menatap temannya itu dengan tatapan tak bisa diartikan.


Mereka berdua kembali ke tempat Chan meletakan kendaraannya,Lalu menyimpan kendaraannya dengan baik.


"Uwaw keren".ucap Razky yang melihat Chandra yang menyimpan kendaraannya dengan cara estetik.


"Yuk".ajak Chandra.


"Hah,kemana?".tanya Razky.


"Menginap Ky,ayo".ucap Chandra mengajak Razky.


Chand dan Ky pun pergi ketempat penyewaan berada.Suasana sejuk dan damai menghiasi penginapan yang ada,daun pohon yang beregrak,warna jingga daun pohon yang membuat suasana penginapan menjadi nyaman.


Chan menatap pohon yang berdaun jingga itu dalam diam dan mengaguminya hingga seorang gadis menghampirinya.


"Indah bukan?".tanya nya yang juga menatap pohon berdaun jingga itu.


"Iya".ucap Chan lembut,sambil menatap pohon.


"Eh?".Chandra yang terkejut melihat seorang wanita disampingnya.Wanita itu hanya bisa tersenyum simpul.


Suasana menjadi canggung masing dari mereka hanya menatap pohon yang tumbuh di penginapan tepat ditengah.

__ADS_1


Tiba-tiba ada suara ledakan dan kegaduhan diluar membuat mereka terkejut dan melacak keberadaaan sebuah suara.Terlihat kepulan asap yang membumbung tinggi melihat hal itu nereka pun saling memandang hingga suatu saat.


"Chan,diluar ada kegaduhan Chan,dan ada makhluk aneh yang menyerang planet ini Chan!".ucap Razky yang tiba-tiba saja datang dengan nafas terengah-engah.


__ADS_2