DUNIA AURORA

DUNIA AURORA
EPISODE 12


__ADS_3

sampai-sampai lupsudah tertinggal sangat jauh Padahal ia baru semenit tidak mencatat. Aurora bingung dengan kekuatan Bu Siti yang bisa berbicara cepat dalam waktu singkat " jawab Bu Siti


" kan saya nggak kadal bu, eh ralat maksudnyAnda ikut saya hukum," kata Bu Siti membuat Aurora yang sedang menyalin catatan Nessa mendongaah, kok saya ikut dihukum, Bu Emang saya salah apa ? Saya kan nggak melamun, Bu.” Aurora tak terrtama anda menyalin catatan teman, berarti sedari tadi anda tidak mendengarkan saya. Kedua, anda tidak Peduli dengan lingkungan sekitar seharusnya anda mengingatkan teman sebangku anda agar tidak melamun Ketiga, Anda tidak Punya rasa belas kasihan Pada Pacar anda,” cerocos Bu Siti Panjang lebar


" Kok saya yang disalahin, Bu ? Lagian siapa sih yang Pacaran sama dia," Aurora masih tak terima.


" Jangan berbohong Saya mendengar langsung dari murid sebelah yang sedang bergosip kalau Anda itu berpacaran dengan lelaki di sebelah Anda,” kata Bu Sitipi kan, Bu ..... " ucapan Aurora terpl sudah melanggar tiga tata tertib sekolah apakah Anda mau saya tambah lagi menjadi empat karena Anda menentang guru," ancam Bu Siti membuat Aurora mendengus Pasrah Ia kesal karena mendapat hukuman Padahal dia sudah mencatat sampai tangannya hampir Patah supaya dirinya tidak mendapat masalamelirik Erel Wajah lelaki itu sama sekali tak merasa bersalah. Malah dia tertawa melihat Kiara yang sedang kesal.


" Cepat Kalian berdua laksanakan hukuman," Perintah Bu Siti.


Erel Pun bangkit dari tempat duduknya


" Ayo, Nona " goda Erel Pada Aurora membuat gadis itu beranjak sambil mengentak-entakkan kaki. Sungguh sial nasibnya hari ini.

__ADS_1


Aurora sampai lebih awal di lapangan basket dan segera mengambil sapu Hari ini mood-nya sedang sangat buruk Kiara menyapu dengan cepat agar dirinya dapat segera Perg


" terus beradu mulut sampai-sampai tak menyadari ada seseorang yang datang.


"Ada apa " tanya lelaki yang tak lain adalah Dimas


" Eh, Kak Dimas ini nih si Erel nggak mau bantu nyapu Padahal dia juga dihukum,” adu Aurora


" Peduli apa lo ? Kalau gitu kenapa nggak lo aja yang bantuin Aurora ? Kan lo cowok tulen." Erel memasang wajah tak bersahabat.


Dimas bungkam, bukan karena ia tak mau membantu Aurora, melainkan karena di dalam Perkataan Erel terdapat sindiran yang membuat dirinya terdiamenapa diem ? Takut kejadian itu terulang lagi ? Kejadian yang lo sok bantuin orang, eh malah buat orang itu celaka," kata Erel Penuh arti membuat Dimas buang mukora yang sedari tadi diam karena tidak tahu apa-apa akhirnya angkat suara


" Kakak Ngapain ke sini "

__ADS_1


" Tadi gue mau ngajak lo ke kantin tapi kata temen-temen lo, lo lagi dihukum ya jadi gue ke sini sekalian bawa ini buat lo." Dimas menunjukkan air mineral yang tadi ia be


Seketika wajah Aurora bersemu merah Ia sangat senang dengan Perhatian yang diberikan lelaki itu. hatinya sangat berbunga-bunga


mengambil air tersebut. Namun i banget Kenapa nggak sekalian lo bawain makanan ke sini," Erel meremehkan" Tadi gue mau ngajak lo ke kantin tapi kata temen-temen lo, lo lagi dihukum ya jadi gue ke sini sekalian bawa ini buat lo." Dimas menunjukkan air mineral yang tadi ia be


Seketika wajah Aurora bersemu merah Ia sangat senang dengan Perhatian yang diberikan lelaki itu. hatinya sangat berbunga-bunga


mengambil air tersebut. Namun i banget Kenapa nggak sekalian lo bawain makanan ke sini," Erel meremehkan


"


"

__ADS_1


__ADS_2