
menaruh bunga mawar baru di vas bunga yang berada di atas meja. Ia mengganti bunga yang lama. Lelaki itu pun duduk di sebelah seorang gadis yang tengah terbaring lemas. Entah berapa kali lelaki ini telah melakukan hal yang sama setelah Pulang sekolah Melihat gadis itu terbaring lemas di atas kasur dengan wajah yang Pucat membuat lelaki itu sangat terluka. Hati yang telah hancur sekarang tambah hancur. Tidak ada lagi semangat dalam hidupnya. Tak ada lagi senyum. Tak ada lagi tawa. Semuanya hilang. Semuanya lenyap.
kapan sih lo bangun ? l
terbuka Menampakkan seorang lelaki Paruh baya.
__ADS_1
Seorang Perempuan di belakangnya menenangkan lelaki tersebut. Erel pun berjalan keluar dari ruangan.
...•••• itu Pasti lelaki itu akan meneteskan air mata lagi...
Erel berjalan mencari Pedagang bunga dekat rumah sakit. Sampai akhirnya ia melihat kios bunga. Lelaki itu pun berjalan Pelan menuju kios tersebak saya mau beli bunga mawar satu tangkai ya," ujar Erel Pada Penjual bunga tersebu membayar bunga yang dibelinya Erel Pun berjalan menuju ruang tempat Aurora dirawat. Namun saat melewati taman ia merasakan Ponselnya bergetar. Diambilnya Ponsel itu, ternyata Gani yang menelepon
__ADS_1
" Ngomongnya film India mulu deh dari kemarin," kata Desi kesal
Saat sedang asyik membicarakan hal tak Penting, Aurora malah sibuk mencari seseorang. Gadis itu melihat sekeliling ruangan tapi tak menemukan orang yang dicarinya Erel di mana " tanya Aurora akhir
Namun baru saja Nessa ingin menjawab Gani langsung membuka suar" Erel Nggak Pernah ke sini Dia nggak Peduli sama lo.okky, Nessa dan Desi langsung menatap Gani dengan tatapan Penuh tanyati Aurora seakan retak saat itu juga. Kalimat itu seakan terputar terus dalam otaknya. Lelaki itu lelaki yang terakhir kali ia lihat sebelum Pingsan lelaki yang bilang cinta Padanya tidak ada di sisinya. Tapi nyatanya semua omong kosong. Erel berbohong Padanya. Lelaki itu tidak Peduli kepadanyao Nggak apa-apa, Ra," tanya Gani saat melihat ekspresi Aurora yang berubah.Nggak apa-apa Gue cuma butuh istirahat. Ya udah kita semua keluar biar nggak ngeganggu lo," Pamit Nessa lalu mereka pun keluar dari ruangan tersebutsampainya di luar. Semuanya menodong Gani dengan Pertanyaan Merasa disudutkan Gani pun menjelaskan keadaaJadi gini si Erel minta tolong ke gue buat nk kasih tau dia Pernah ke sini supaya Ra benci sama dia. Soalnya Erel udah janji ke bokapnya Aurora buat ngejauhin Aurora setelah Aurora sadar," jelas Gani dengan suara yang dikecilkanTapi Kenapa " tanya Rokky.Ngomongnya film India mulu deh dari kemarin," kata Desi kesat sedang asyik membicarakan hal tak Penting, Aurora malah sibuk mencari seseorang. Gadis itu melihat sekeliling ruangan tapi tak menemukan orang yang dicarinyarel di mana " tanya Aurora akhirnyNamun baru saja Nessa ingin menjawab Gani langsung membuka suara
__ADS_1
" Erel Nggak Pernah ke sini Dia nggak Peduli sama loRokky, Nessa dan Desi langsung menatap Gani dengan tatapan Penuh tanyHati Aurora seakan retak saat itu juga. Kalimat itu seakan terputar terus dalam otaknya. Lelaki itu lelaki yang terakhir kali ia lihat sebelum Pingsan lelaki yang bilang cinta Padanya tidak ada di sisinya. Tapi nyatanya semua omong kosong. Erel berbohong Padanya. Lelaki itu tidak Peduli kepadanya. Nggak apa-apa, Ra," tanya Gani saat melihat ekspresi Aurora yang beruba Nggak apa-apa Gue cuma butuh istirahat.a udah kita semua keluar biar nggak ngeganggu lo," Pamit Nessa lalu mereka pun keluardari ruangan tersebutesampainya di luar. Semuanya menodong Gani dengan Pertanyaan Merasa disudutkan Gani pun menjelaskan keadaaJadi gini si Erel minta tolong ke gue buat nggak kasih tau dia Pernah ke sini supaya Ra benci sama dia. Soalnya Erel udah janji ke bokapnya Aurora buat ngejauhin Aurora setelah Aurora sadar," jelas Gani dengan suara yang dikecilkan Tapi Kenapa " tanya Rokky.Gue juga Nggak tau " jawab Gani