
" Ngapain lo halangin gue " tanya Erel jutek
" Lo harus kasih tau kenapa lo Nggak jenguk gue, Gue jenguk lo Setiap hari " Emang Penting " bahwa ada sesuatu yang membuat Erel seperti ini.Jadi gue nggak Penting buat lo " Aurora menatap Erel tajam membuat lelaki itu membuang muka. Jangan banyak tanya deh lo Minggir gue mau Pulang,"Dasar aneh " gumam Erel lalu Pergi meninggalkan Aurorn mengikuti dari belakang sampai di Parkiran
" Ngapain lo ngikutin gue "
" Mau Pulang bareng lo "
" Dih, lo kok jadi kepedean gini sih Yang mau nganterin lo siapa,"
" Bodo amat lo mau nganterin gue atau nggak Pokoknya lo harus nganterin gue. Titik." .
" Lo kenapa sih, Ra ? Kok jadi kayak gini Pasti ini ulah si Nessa Kalau gini caranya gue nggak akan bisa ngejauh dari lo, "
" Sekalinya nggak ya nggak," kata Erel lalu menghidupkan motor.
" Gue Nggak bakal Pulang kalau lo nggak nganterin gue,"
" Bodo amat "
" Lo selalu bisa buat gue dilema Ra bukannya menjauh dari gue, lo malah mendekat sama gue Padahal gue udah coba buat judes sama lo," batin Erel
Erel Pun memutar balik arah motornya
__ADS_1
" Ayo naik " kata Erel Pada Aurora sesampainya ia di dekat gadis itu
Erel pun mengemudi dengan hati-hati Sampai akhirnya hujan lebat turun Erel pun menghentikan motornya di sebuah warung kecil.
" sambil memeluk dirinya sendiri.
" Nggak kok .... "
" Bisa nggak sih lo nggak bohong sama gue," tanya Erel marah.
" Lo itu Pasti kedinginan banget jangan ngelak," omel Erel
" lGue mau tanya satu hal sama lo kenapa
" Erel sambil melepas Pelukannya
" I love you Aurora Ifania " kata Erel lalu mencium kening gadis itu
" Udah Nggak usah sedih cepetan masuk."
Aurora pun masuk ke taksi dan taksi itu Pun melaju. Erel diam di sana selama beberapa menit, menatap taksi yang menjauh.
" ini yang terbaik " batin Erel Lelaki itu berjalan masuk ke warung kecil lagi Meminum teh hangat yang sedikit menenangkan hatinya.
__ADS_1
...•••••...
dia kayak gini karena Pengin nepatin janji."
" Maksud Kakak Erel Punya alasan lain gitu," tebak Aurora
" Gue rasa begitu Gue kenal Erel dari kecil gue tau sifatnya dia kayak gimana Erel itu Nggak gampang nyerah begitu aja," ujar Gani. Tiba-tiba ia seperti teringat sesuatu
" Eh Udah itu aja kan ? Gue Pergi dulu ada urusan.” Aurora menahan tangan Gani.
" Kakak mau ke mana "
" Ke suatu tempat " jawab Gani Mata lelaki itu menyiratkan banyak hal yang tidak dimengerti Auroralove you Aurora Ifania " kata Erel lalu mencium kening gadis itu
" Udah Nggak usah sedih cepetan masuk."
Aurora pun masuk ke taksi dan taksi itu Pun melaju. Erel diam di sana selama beberapa menit, menatap taksi yang menjauh.ini yang terbaik " batin Erel Lelaki itu berjalan masuk ke warung kecil lagi Meminum teh hangat yang sedikit menenangkan hatinya.
•••••
" ini yang terbaik " batin Erel Lelaki itu berjalan masuk ke warung kecil lagi Meminum teh hangat yang sedikit menenangkan hatinya.
•••••
__ADS_1
...•••••...