DUNIA AURORA

DUNIA AURORA
EPISODE 24


__ADS_3

mempertaruhkan harga diri Mana si Martin Nggak mau ikut Alasannya mau nembak cewek. deh yang Penting muat di badan gue.”


" Ya udah, abis ini kita beli rambut Palsu.”


" Kalian aja yang beli, kita tunggu di depan,” kata Erel lalu berjalan Pergi


...•••••...


" Astaga Rel, lo Cantik banget." Nessa takjub melihat Erel yang telah didandani oleh Desi.


Desi tersenyum. " Iya, gue jadi Nggak yakin kalau lo Cowok asli,"


Erel memutar kedua matanya. " Udah Puas ngeledeknya,"


Gani keluar dari kamar mandi dengan marah-marah karena dress yang dipakainya kekecilan. Sementara Rokky sudah tidak tahan memakai dress ketat itu. Ia Pun meminta teman-temannya untuk segera berangkat.


" Des, kamu aja yang nyetir,” Pinta Gani karena badannya tidak leluasa bergerak. Desi mengangguk dan tak berapa lama kemudian mereka telah sampai di lokasi Preman-preman itu berada Lokasinya tak jauh dari sekolah. Mereka mendapat informasi tentang keberadaan Para Preman itu dari orang suruhan Gani yang ditugaskan untuk mencari tahu sosok dua Preman itu.

__ADS_1


" Mana Premannya " Rokky buka suar Erel, lo masih inget kan muka Preman yang waktu itu nyerang lo," Nessa bertanya dengan masih melihat ke arah jalanan. Ingetlah Preman itu kan udah masuk catatan orang-orang yang Pengin gue hajar.”Biasanya Preman jam segini itu lagi malakin orang,” ujar De


" Kalau Nggak mereka tidur di kandangnya.”Premannya ke mana sih ? Badan gue udah sesek nih,” oceh Rokk" Sabar Rok, ini juga lagi cari," kata Desi sambil melihat orang yang berlalu-lalang dari jendela mobil Itu dia dua Preman cunguk itu yang nyerang gue.” Erel menahan emosi saat dilihatnya dua orang yang familier Rokky menenangkan Erel. Ia menepuk Pundak laki-laki itu.


Pokoknya kalian tanyain Pelan-pelan jangan buat dia curiga. Suaranya buat sebisa mungkin kayak suara cewek dan setelah dapet jawaban baru kalian boleh hajar Preman itu." Desi mengingatkan.ip, Bu Bos. Kalau ada apa-apa jangan lupa telepon Polisi Gue berangkat Perang demi cinta sohib gue." Rokky lalu keluar dari mobil bersama Erel dan Gereka Pun berjalan menuju dua Preman yang sedang duduk Sesampainya di sana mereka bertiga saling dorong-mendorong karena tidak ada yang mau menghampiri Preman itu terlebih dahulu Lo aja duluan " Gani mendorong Rokky.


Rel, lo aja. Lo kan kayak cewek banget mukanya.” Rokky mendorong Erel hingga Erel berada di depan Preman tersebu" Eh, ada neng gelis " Seorang Preman yang berambut gondrong melihat kedatangan Erel.


" Eh, sore ganteng " Erel berucap centil


" Bang boleh tanya Nggak," Erel menirukan suara Perempuan


" Tanya apa ? Kalau buat neng, semua bakalan abang kasih,” goda Preman berambut gondrong sambil mencolek dagu Erel


" Rel, jangan bengong " Gani menepuk Pelan bahu Erel.


" Jadi nama Neng, Rel. Rel siapa atuh," tanya Pria dengan celana robek-robek.

__ADS_1


" Mmm ... Aurel " Erel menjawab spontan.


" Neng mau Ngapain ke sini "


" Jadi saya mau tanya sama abang. Dua hari yang lalu ada apa ribut-ribut di sini,"


" Itu saya disuruh cegat dua anak sekolahan Ya karena dikasih uang saya mau-mau aja,” jawab si Pria gondrong


" Abang Punya foto orang yang nyuruh,"


Preman itu mengerutkan alis. " Untuk apa, neng,"


" Jadi gini, bang temen saya hilang siapa tau aja yang nyuruh abang itu temen saya." Gani berbohong.


" Oh


...••••••...

__ADS_1


__ADS_2