DUNIA AURORA

DUNIA AURORA
EPISODE 17


__ADS_3

kelas, sembari menunggu antrean masuk laboratorium. Mereka bermain komputer Dengan modal Penggaris Doni memutar Penggaris tersebut dan berhenti di depan Erel


" Kenapa gue "


" Udah, cepetan, Rel, lo Pilih apaan " k


" ini yang gue suka Gue mau lo bawa cewek yang lo suka ke sini terus joget-joget di depan dia,"


" Lah, komputer


" Ada apa "


" Saya


" Oh, ya k gue "


" Kok ke kelas " toh," kata Doni Dan Para siswa lainnya terus menggoda Erel setelah tahu bahwa gadis yang disukai oleh Erel adalah Aurora


" Lo kenapa sih, Rel ?


" Taruh di Pantatnya Doni aja," l


" Awas lo, Rok, gue bakal balas lo lebih Parah dari ini,"


" Takuuut ....” berputar itu berhenti tepat di depan Rokky. Sekarang giliran Erel yang tersenyum Penuh kemenangan


" Pilih apa, Rok " Erel di depan Pintu hendak masuk ke kelas


" Gue mau izin nyanyi ya," ijin Doni.


" Ngapain lo nyanyi ? Mau jadi Pengamen," Nessa yang berada di samping Aurora memberi komentar.


" Diem lu, nyil "


" Neng Aurora silahkan lewat," kata Doni sambil mempersilahkan Aurora lewat.

__ADS_1


" Ganggu aja sih " komentar Nessa.


" Dih, sewot amat " kata Doni lalu berjalan menuju bangkunya,


" Rok, giliran lo "


" Emang gue kenapa, Jeng " Rokky bersikap kemayu.


" ih, Rokky lo kesambet " komentar Nessa.


" ih, Rokky, jijik tau lo kayak gitu,” kata Nessa sambil bergidik ngeri Cowok-cowok pun tertawa melihat muka Rokky yang menahan malu


...•••••...


erem amat si Erel, lihat tuh Kak Dimas sampai kewalahan nangkis. Kak Dimas yang Paling Parah,” cerocos Nessa.


masih terdiam. Ia masih shock melihat keadaan di depannya. Mereka sama sekali tak memikirkan diri sendiri atau orang lain karena kini amarah yang menguasai Erel dan Dimas


Rel, udah " Gani datang bersama Rokky dan Martin. Mereka menahan kedua orang tersebut.


" Rel, lo bisa nggak ngendaliin emosi Lo ini sekolah," bentak Brina yang tiba-tiba datang.


" Diem lo Nggak usah ikut campur Gue nggak mau ngelukain cewek,"


" Kenapa ? Hah ?! Lo takut," tanya Brina menantang, ia sangat marah Pada sikap Erel yang membuat kerusuhan di sekolah.


" Woi, Rel ! Sadar ! Dia cewek,” Gani menahan tangan Erel


Brina yang shock akan sikap Erel pun berlari meninggalkan kerumunan tersebut. Ia tidak menyangka bahwa Erel akan benar-benar memukulnya


" Cih Cuma berani sama cewek,” sindir Dimas.


" Woi mulut lo bawel amat kayak cewek," Rokky yang sedang memegang tangan Dimas berkomentar. Seakan sadar akan sikapnya yang keterlaluan Erel mengacak rambutnya frustrasi lalu Pergi meninggalkan


Kerumunan tersebut. Dimas pun mendorong tubuh Rokky dan ikut meninggalkan kerumunan tersebut Aurora yang melihat itu pun mendekati Dimas.Dih, sewot amat " kata Doni lalu berjalan menuju bangkunya,

__ADS_1


" Rok, giliran lo "


" Emang gue kenapa, Jeng " Rokky bersikap kemayu.


" ih, Rokky lo kesambet " komentar Nessa.


" ih, Rokky, jijik tau lo kayak gitu,” kata Nessa sambil bergidik ngeri Cowok-cowok pun tertawa melihat muka Rokky yang menahan malu


•••••


erem amat si Erel, lihat tuh Kak Dimas sampai kewalahan nangkis. Kak Dimas yang Paling Parah,” cerocos Nessa.


masih terdiam. Ia masih shock melihat keadaan di depannya. Mereka sama sekali tak memikirkan diri sendiri atau orang lain karena kini amarah yang menguasai Erel dan Dimas


Rel, udah " Gani datang bersama Rokky dan Martin. Mereka menahan kedua orang tersebut.


" Rel, lo bisa nggak ngendaliin emosi Lo ini sekolah," bentak Brina yang tiba-tiba datang.


" Diem lo Nggak usah ikut campur Gue nggak mau ngelukain cewek,"


" Kenapa ? Hah ?! Lo takut," tanya Brina menantang, ia sangat marah Pada sikap Erel yang membuat kerusuhan di sekolah.


" Woi, Rel ! Sadar ! Dia cewek,” Gani menahan tangan Erel


Brina yang shock akan sikap Erel pun berlari meninggalkan kerumunan tersebut. Ia tidak menyangka bahwa Erel akan benar-benar memukulnya


" Cih Cuma berani sama cewek,” sindir Dimas.


" Woi mulut lo bawel amat kayak cewek," Rokky yang sedang memegang tangan Dimas berkomentar. Seakan sadar akan sikapnya yang keterlaluan Erel mengacak rambutnya frustrasi lalu Pergi meninggalkan


Kerumunan tersebut. Dimas pun mendorong tubuh Rokky dan ikut meninggalkan kerumunan tersebut Aurora yang melihat itu pun mendekati Dimas.


" Kak " Panggil Aurora sambil memegang bahu lel Aurora saat melihat luka Dimas. Dimas pun menga" Panggil Aurora sambil memegang bahu lelaki itu.


" Auroraiar gue obatin ya, Kak,” tawar Aurora saat melihat luka Dimas. Dimas pun mengaberjalan menuju UKS. Saat itu UKS sedang sepi. Kiara masuk, mendekati tempat obat, dan mengambil kapas lalu menuangkan alkohol ke atasnya.

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2