DUNIA AURORA

DUNIA AURORA
EPISODE 19


__ADS_3

is itu mendengus frustrasi. Sedari tadi ia mencari baju yang Pas untuk dipakai Pergi dengan Dimas. Padahal dia bukan gadis yang suka memilih-milih baju saat keluar


lama berpikir akhirnya memutuskan memakai dress selutut berwarna Aurora Pun segera masuk ke kamar mandi. Beberapa menit kemudian, ia telah siap dengan baju yang dipilihnya tadi. Aurora pun segera memakai bedak dan Pelembab bibir. la mengambil high heels berwarna Pink yang belum Pernah ia Pakai


melihat jam di tangannya. Jam menunjukkan Pukul setengah delapan berarti ia sudah telat setengah jam Gadis itu pun cepat-cepat keluar kamar Ia Pastikan sekarang ini Dimas sudah menunggunya di ruang tamu.menuruni satu demi satu anak tangga dengan terburu-buru membuatnya hampir jatuh. Untung saja Dimas sigap menangkap gadis itu Kalau tidak kepala Aurora Pasti sudah benjol


menuruni satu demi satu anak tangga dengan terburu-buru membuatnya hampir jatuh. Untung saja Dimas sigap menangkap gadis itu Kalau tidak kepala Aurora Pasti sudah benjol


seketika berdetak tak keruan begitu Pula dengan lelaki di hadapannya. Lelaki itu memperhatikan wajah Aurora dengan saksama. Wajah itu memancarkan kedamaian membuat Dimas merasa senang berada di dekat gadis itu.


telah berhasil menggantikan Posisi orang lain di hatinya. Posisi yang selama ini tidak bisa direbut oleh siapa pun, kini mulai direbut oleh Aurora Gadis dengan ekspresi lucu yang membuat Dimas terpikat


" Emang ada yang salah," Dimas balik bertanya


" Nggak juga sih, tapi kenapa ngajak ke sini,


" Ra, dari Pertama kali gue lihat lo, gue udah suka sama lo, jadi ... hari ini gue mau lo jadi milik gue. Apa lo mau jadiin gue milik lo,"


kaget bukan main Jantungnya berdetak tidak keruan


" .... " jawab samar tetapi masih bisa didengar oleh Dimas

__ADS_1


" kerasin lagi " Pinta


" Mau, Kak " menambah volume suaranya


" Jadi ... "


" ini bunganya Nggak mau diambil "


Pun segera mengambil bunga tersebut dengan Pipi merona


" Boleh Peluk "


" ,Boleh " jawab Aurora malu-malu Dimas pun segera memeluk gadis itu Sudah lama ia ingin melakukan hal itu Beberapa menit kemudian Aurora melepas Pelukan itu membuat Dimas mengangkat alis


" Udah mau malem, Kak.” Aurora mengingatkan


" Oh, ya udah, kalau kamu mau Pulang,"


" Kamu " tanya Aurora bingung mendengar Dimas mengucapkan kata kamu


" Iya, kita sekarang ngomongnya Pakai aku-kamu aja, biar lebih romantis.”

__ADS_1


" Oh .... "


" Ya udah ayo Pulang Nanti aku dikira culik kamu lagi sama calon mertuaku,” canda Dimas sambil merangkul Pinggang gadis itu dan mengajaknya menuju Parkiran mobil


" Apaan sih " Aurora salah tingkah dengan candaan Dimas


" Nggak usah salting gitu kali Baru Pertama kali diromantisin sama cogan ya,"


" Siapa yang salting," elak Aurora


" Pacarku "


Boleh " jawab Aurora malu-malu Dimas pun segera memeluk gadis itu Sudah lama ia ingin melakukan hal itu Beberapa menit kemudian Aurora melepas Pelukan itu membuat Dimas mengangkat alis


Boleh " jawab Aurora malu-malu Dimas pun segera memeluk gadis itu Sudah lama ia ingin melakukan hal itu Beberapa menit kemudian Aurora melepas Pelukan itu membuat Dimas mengangkat alis


" Udah mau malem, Kak.” Aurora mengingatkan


" Oh, ya udah, kalau kamu mau Pulang,"


" Udah mau malem, Kak.” Aurora mengingatkan

__ADS_1


" Oh, ya udah, kalau kamu mau Pulang,"


...••••...


__ADS_2