Dunia Magic Sang Penulis.

Dunia Magic Sang Penulis.
11. Kekuatan Pena Ajaib Angel.


__ADS_3

***Kerajaan The Royal Forest***


Angel memandang ke arah tiga serigala yang tewas telah ia bunuh. Tanpa mempedulikan mereka semua, ia ingin membuktikan apa yang ia curigai dari beberapa perkata Dragon White yang ia ingat dengan jelas.


Angel mulai menggoreskan pena ajaibnya ke atas gaun yang telah robek tidak berbentuk dan penuh akan bercak darah.


Angel menggambar tiga serigala yang tadi ia bunuh secara utuh di atas gaunnya. Tinta emas itu berkilau saat sinar rembulan menerpanya. Angel tersenyum getir setelah menggambarkan tiga serigala yang ia inginkan.


"Aku pernah bersumpah. Jika aku selamat dari pertarungan ku bersama lima serigala serigala itu, aku akan membuat dan menciptakan sebuah alur cerita serigala yang baik dan dapat berteman dengan seorang manusia. Aku pernah bersumpah untuk membuat semua binatang buas dan liar berada di dalam genggaman tanganku." Ucapnya lemah sembari menggenggam erat pena ajaibnya.


Angel menyentuh darahnya yang masih mengalir pada luka koyak yang di sebabkan oleh gigitan salah satu serigala serigala itu.


"Sumpah ku ini berada di atas darah dari luka di tubuhku." Ucapnya sembari menyentuh gambar pada gaunnya dan menempelkan darah dari jari jemarinya.


"Aku berharap semuanya menjadi lebih baik lagi. Aku berharap serigala serigala yang telah tewas hidup kembali dan menjadi baik kepadaku." Ucapnya terdengar sedih dengan air mata yang mengalir dan jatuh tepat di atas gambar tiga serigala pada gaun Angel.


"Maaf jika aku telah membunuh kalian. Aku hanya melindungi diri dari serangan yang kalian lakukan terlebih dahulu padaku. Aku tidak memiliki niat untuk benar benar membunuh kalian." Ucapnya sedih dan lemah.


Angel terbawa emosi dan kesedihannya saat ini. Semua diam dan melihat apa yang sedang Angel lakukan. Mereka ingin melihat serta membuktikan apakah gadis itu adalah benar-benar Sang Penulis.


Sang Penulis yang dapat menciptakan dan membuat alur cerita yang ia goreskan atau gambar dengan pena ajaibnya akan menjadi nyata atau tidak? Mereka ingin melihat nyata legenda tersebut. Legenda awal terciptanya dunia magic mereka.


Beberapa saat kemudian. Cahaya samar menyelimuti tiga serigala yang telah tewas. Mereka yang hadir cukup diam dan menyimak semuanya.


Sedangkan Angel terus berusaha berada pada kesadarannya yang semakin menurun akan rasa sakit semua lukanya. Menopang kuat tubuh lemahnya dengan kedua tangannya di atas tanah yang ia duduki. Tanpa Angel sadari semua ucapan dan goresan yang ia lakukan menjadi kenyataan.


Tiga serigala yang telah tewas bangkit kembali dan hidup seperti sedia kala. Semua yang menyaksikan keajaiban tersebut cukup terkejut dan tercengang. Semuanya nyata terjadi di depan mata mereka.


Tiga serigala yang kembali hidup, melangkah mendekati Angel yang masih duduk pada tempatnya. Tiga serigala tertarik kuat untuk mendekati sosok pencipta baru bagi mereka, ketiganya berdiri tepat di depan Angel seakan ingin melindungi Angel dari semua orang yang hadir di sana.


Tiga serigala itu mengaum kuat dan lantang. Mendapatkan sambutan dari serigala lainnya yang mendengar gauman mereka. Beberapa yang mengerti bahasa binatang, tentu saja tahu jika ketiga serigala tersebut sedang mengumumkan majikan baru mereka.


Mereka menyebutkan nama Sang Penulis telah kembali dan hidup untuk mereka yang ingin menjadi lebih baik lagi di masa depan. Mereka juga menjelaskan jika gadis itu tidak sepenuhnya bersalah. Merekalah yang menyerang gadis itu terlebih dahulu atas perintah dari ketua mereka. Serigala yang ada di belakang Shadow.


Serigala yang juga mengarang cerita bohong tentang kejadian yang di lalui oleh Angel. Sang ketua serigala menginginkan Angel sebagai mangsanya malam ini, makan malam mereka. Sehingga memerintahkan anak buahnya menerkam dan memangsa Angel. Kini kebenaran telah terungkap, dan Angel terbukti tidak sepenuhnya bersalah. Angel terpaksa membunuh tiga serigala untuk melindungi dirinya dari serangan.


Angel mendengar suara gauman serigala yang ada di depannya, kini mengangkat kepala dan pandangan matanya melihat tiga serigala yang ia bunuh benar-benar hidup kembali. Ada rasa lega dan bahagia di dalam hati Angel. Gadis itu tersenyum dan berusaha menyentuh satu serigala di depannya.


"Terima kasih telah hidup kembali." Ucap Angel merasa lega dan bahagia apa yang ingin ia buktikan menjadi kenyataan. Pada akhirnya Angel tumbang karena tidak dapat lagi menopang tubuhnya yang lemah. Namun Angel masih berada pada kesadarannya.


Saat Alexander akan datang mendekat dan meraih tubuh Angel. Langkahnya terhenti oleh sosok pria yang tiba-tiba sudah menopang tubuh Angel pada rangkulan lengannya.


Sosok pria itu adalah jelmaan dari tiga serigala yang tiba-tiba berubah menjadi manusia. Semua itu bisa terjadi berkat gambar Angel yang ada di atas gaunnya. Mereka tidak melihat jika Angel menggambar tiga pria tampan yang menjadi perwujudan manusia dari ketiga serigala yang ia bunuh tadi.

__ADS_1


Semuanya menyaksikan dengan jelas peristiwa yang tidak biasa tersebut. Alexander yang memiliki kekuatan sangat besar dan mampu mengendalikan sebuah goresan pena ajaib. Tidak akan mampu membangkitkan sesuatu yang telah tewas dan merubah sesuatu yang mustahil baginya. Kekuatan pena ajaib Angel lebih kuat dari kekuatan pena ajaib Alexander.


"My Lord. Maafkan kami telah menyerangmu hingga seperti ini." Ucap satu serigala yang sedang menopang tubuh Angel pada rangkulannya.


Angel melihat ke arah pria yang sedang merangkul dirinya, ia mengenali siapa pria tersebut. Ia ingin mencari sebuah kenyamanan dan keamanan baginya sebelum benar-benar tumbang dan tidak sadarkan diri.


"Pria itu…!" Tunjuk Angel ke arah salah satu pengikut Alexander.


Semua terdiam dan setia untuk menyimak.


"Pria itu bernama tuan Felix…aku mengenali dia dan tahu aku akan aman jika bersama dengannya. Dia sudah pernah membantu ku untuk keluar dari hutan ini. Aku yakin tuan Felix akan mampu membawaku keluar dari hutan ini dengan selamat." Ungkapnya sembari melihat ke arah Felix yang terkejut jika gadis yang di sebut sebagai Sang Penulis mengenal dirinya.


Sedangkan Felix merasa baru kali ini bertemu dengan gadis itu. Felix tidak mengingat siapa Angel sebenarnya? Gadis belia yang sebelas tahun lalu pernah ia selamatkan.


"Baik my Lord. Hamba akan melakukan keinginan anda." Balas pria serigala itu.


"Terima kasih. Terima kasih telah hidup kembali dan menjadi lebih baik lagi." Ucapnya. Angel menyentuh lembut pipi pria tersebut. Pada akhirnya diapun tidak sadarkan diri sepenuhnya.


Semuanya terdiam pada tempatnya. Sedangkan Alexander melangkah mendekati Shadow dan berkata sangat jelas hingga tidak dapat di bantah lagi oleh pria itu.


"Kau dengar sendiri penjelasan dari anak buahmu. Gadis ini tidak sepenuhnya bersalah. Sebaiknya kau memberikan pelajaran penting untuk anak buahmu yang sangat ahli memutar balikkan fakta yang ada." Ungkap Alexander dengan dinginnya. Pria itu juga melihat ke arah serigala yang menjadi ketua dari lima serigala.


Serigala yang telah berkata bohong mengenai Angel. Shadow hanya bisa diam pada tempatnya dengan genggaman kuat kedua tangannya menahan rasa marah, dan rasa malu terhadap perbuatan serigala yang telah memberikan penjelasan bohong kepadanya.


Alexander menyentuh luka koyak pada lengan kiri Angel. Memberikan kekuatan penyembuh yang ia miliki untuk membuat luka luka itu tertutup dan lebih baik lagi. Beberapa luka yang cukup parah Alexander sembuhkan dengan kekuatan penyembuh yang ia miliki. Semua luka pada tubuh Angel sembuh dan kembali normal. Angel tidak akan merasakan rasa sakit itu lagi.


Alexander mendengar jelas permintaan terakhir yang Angel katakan sebelum tidak sadarkan diri. Alexander ingin yang terbaik dan ingin mewujudkan apa yang di inginkan oleh gadisnya.


"Felix…!" Panggil Alexander kepada adiknya.


Felix datang mendekat setelah panggil dari Sang kakak.


"Iya yang mulia." Balas Felix.


"Kau mendengar jelas bukan perkataan nona ini. Dia mempercayakan keselamatan dirinya kepadamu, karena telah mengenal dirimu. Dia percaya jika kau akan membawanya keluar dengan selamat dari hutan ini. Jadi, lakukan seperti apa yang ia inginkan. Bawa dia kembali ke istana dengan selamat." Perintah Alexander sembari memandang lembut penuh kasih wajah Angel yang tertidur. Tidak lupa ia sapu lembut pipi Angel dengan begitu hangat.


Alexander segera mengangkat tubuh Angel berada di dalam rangkulannya. Pandangan matanya tidak dapat lepas dari wajah yang terlihat begitu damai pada tidurnya. Alexander memberikan sebuah kecupan panjang pada kening Angel beberapa detik.


"Tidurlah sayangku, permaisuri ku. Sekarang kamu aman bersama ku. Kita akan pulang dan semuanya akan baik baik saja." Ucap Alexander penuh kasih sayang.


Alexander melihat ke arah Felix. Sebelum menyerahkan kekasih hatinya ke dalam rangkulan sang adik, Alexander berkata.


"Bawa dia dengan hati hati. Bawa permaisuri kerajaan Royal Land dengan selamat kembali ke istana. Apa kau mengerti Felix…?!" Sedikit perintah dan peringatan untuk Felix.

__ADS_1


"Baik yang mulia." Balas Felix sedikit gugup akan tatapan dingin dari sang kakak.


Alexander dengan berat hati menyerahkan tubuh Angel kepada Felix. Tetapi ia hanya ingin keinginan Angel terwujud, walaupun gadis itu tidak sadarkan diri dan tidak tahu apa pun yang selanjutnya akan terjadi.


Alexander hanya ingin yang terbaik dan mewujudkan apapun yang menjadi keinginan Angel saat ini.


Felix dengan berat hati menerima tubuh Angel berada di dalam rangkulannya. Sungguh berat tugasnya malam ini, merangkul dan menyentuh tubuh dari calon permaisuri kakaknya sendiri. Calon permaisuri kerajaan Royal Land.


"Mari kita pulang." Ajak Alexander melangkah pergi terlebih dahulu sembari mengepakkan sepasang sayapnya, dan mulai terbang meninggalkan hutan kerajaan The Royal Forest.


Felix melakukan hal yang sama, mengepakkan sepasang sayapnya dan terbang membawa serta Angel di dalam rangkulannya. Begitu juga dua pengikut setia sang kaisar yang berada di belakang mereka. Melakukan hal yang sama seperti Alexander dan juga Felix.


Mereka terbang meninggalkan hitan terlarang untuk kembali pulang ke istana kerajaan Royal Land.


Di sepanjang perjalanan, beberapa kali Alexander harus melihat ke arah belakang. Di mana Felix membawa serta tubuh Angel. Walaupun hatinya berat dan tidak rela, tetapi harus ia tahan. Gadisnya hanya ingin bersama Felix keluar dari hutan tersebut.


'Kamu hutang penjelasan kepadaku, my Queen…!' Gumam Alexander di dalam benaknya.


Beberapa saat kemudian, mereka telah mendarat dengan selamat di depan istana kekaisaran. Istana yang di khususkan untuk tempat tinggal sang kaisar. Felix membawa masuk Angel ke dalam ruang tidur pribadi kaisar, seperti yang di perintahkan oleh Alexander kepadanya.


Felix meletakkan tubuh Angel dengan sangat hati hati ke atas ranjang pribadi Alexander. Kemudian berlalu keluar dengan sangat cepat dari ruangan itu. Ruangan yang terasa panas akibat tatapan dingin dari sang empu. Alexander menatapnya dingin sedingin es.


Walaupun sebenarnya bukanlah kesalahan ataupun kemauan Felix untuk merangkul tubuh Angel. Namun tetap saja Alexander terlihat tidak suka akan tindakan yang di lakukan oleh Felix terhadap Angel. Alexander berada pada mode mulai merasakan rasa cemburu.


Setelah kepergian Felix, beberapa pelayanan wanita yang Alexander perintahkan. Membantu membersihkan tubuh Angel dan menggantikan gaun kotor yang Angel gunakan dengan gaun tidur yang cukup nyaman dan bersih untuk Angel.


Setelah Angel bersih dan kembali terlihat cantik dengan gaun tidurnya. Alexander duduk di samping Angel, memandang wajah gadisnya yang ternyata sangat cantik dengan bentuk wajah yang begitu sempurna.


"Kecantikan alami. Kecantikan yang sangat langka di kerajaan ini." Ucap Alexander pelan sembari membelai lembut pipi putih Angel.


Alexander kembali memberikan sebuah kecupan panjang pada kening Angel. kecupan singkat pada kedua pipi putih Angel, dan pagutan yang begitu hangat serta cukup panjang pada bibir merah Angel. Alexander sangat menikmati apa yang ia lakukan kepada Angel. Alexander tidak ingin kebersamaan mereka malam ini berlalu begitu cepat.


Pada akhirnya Alexander memutuskan untuk berbaring di samping Angel. Tidur bersama dan merangkul tubuh Angel ke dalam pelukkan hangatnya. Alexander mendapatkan ketenangan dan kehangatan untuk tidur malam ini. Malam pertama pertemuan, kebersamaan, dan malam pertama mereka tidur bersama pada satu ranjang yang sama.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2