
***Kerajaan Royal Land***
Kaisar duduk dengan anggunnya. Pandangan matanya terus melihat ke seluruh ruang aula tersebut. Mencari seseorang yang sangat penting baginya saat ini. Namun aura gadis itu atau Sang Penulis tidak dapat ia temukan sama sekali.
Rasa kehilangan, penasaran dan rindunya di dalam hatinya menjadi satu di dalam hatinya sekarang.
Sedangkan beberapa orang yang hadir masih diam dan memandang kaisar mereka yang terlihat kurang bersemangat, tetapi tetap tampan dengan auranya yang kuat dan terlihat berkharisma.
Pangeran kedua Felix, dan dua pengikut setia kaisar saling melirik sejenak. Mereka bertiga cukup heran melihat kaisar mereka hanya diam dan terlihat kurang bersemangat malam ini.
Ketiganya saling memberikan isyarat untuk melakukan sesuatu. Pasalnya semua yang hadir sedang menantikan ucapan ataupun sambutan dari kaisar mereka yang sudah lama tersegel.
Pangeran Felix datang mendekati Kaisar dan membisikkan sesuatu kepada pria tampan itu.
"Maaf yang mulia, silahkan ucapkan beberapa patah kata. Sebagai sambutan dari anda." Bisik Felix di samping sang kaisar.
Kaisar masih diam. Diamnya sang kaisar tidak banyak yang tahu, jika pria itu sedang merasakan dan mencari keberadaan dari Sang Penulis saat ini. Bagaimana juga mereka berdua sudah terhubung dan menjadi satu. Kaisar dapat merasakan di manapun Sang Penulis berada saat ini, walaupun mereka memiliki jarak yang cukup jauh sekalipun.
Kaisar melakukannya dengan cara memusatkan pikirannya agar perasaannya dapat terhubung dengan darah Sang Penulis yang ada di dalam tubuhnya. Kaisar masih terus mencari keberadaan gadisnya.
"Selamat malam semuanya!!" Sapa Alexander.
"Senang dapat melihat kalian semua malam ini." Sambungnya kembali. Semua yang hadir setia menyimak sembari terus menikmati ketampanan dari wajah Kaisar mereka.
"Pertama-tama, aku ucapkan rasa terima kasih ku untuk semua gadis, nona muda, dan wanita lajang yang selama ini telah melakukan ritual untuk ku." Ucapan kaisar yang tentunya membuat Anne dan Monica tersenyum senang atas ucapan dari Kaisar tampan mereka.
Kaisar yang menjadi target utama keduanya mulai sekarang, untuk menjadi milik mereka. Tanpa kedua gadis itu ketahui jika semua keinginan mereka adalah mustahil akan terjadi. Kaisar telah memiliki tambatan hatinya sendiri.
"Terima kasih yang sangat istimewa aku ucapkan kepada gadis terakhir yang telah berhasil mematahkan segel yang mengurungku selama seratus tahun lebih." Ucapnya. Namun raut wajah Alexander terlihat datar.
Pria itu kurang bersemangat, karena belum dapat menemukan keberadaan Sang Penulis sekarang.
Pria tampan itu malas untuk banyak berkata-kata. Ia pun mengarahkan jari jemari untuk memanggil Felix datang mendekatinya. Felix datang dan siap menerima perintah dari sang kaisar sekaligus kakak tertuanya tersebut.
"Ada yang bisa saya bantu, yang mulia?" Tanya Felix setelah berdiri tepat di samping Alexander.
"Lakukan tugas mu. Gadis yang aku cari tidak ada di sini. Berikan hadiah kepada dua gadis lainnya yang melakukan ritual hari ini. Setelah itu, selesaikan pertemuan malam ini." Perintah mutlak kaisar. Dia cukup malas berada di dalam pertemuan tersebut, jika seseorang yang ia inginkan tidak ada di sana.
"Baik yang mulia." Balas Felix menerima perintah.
Felix mengerti harus berbuat apa? Dia pun melangkah maju beberapa langkah untuk menuruni anak tangga dari tempat singgasana kaisar. Berdiri tegak di hadapan semua orang yang masih diam dan menunggu apa yang menjadi perintah serta keinginan kaisar mereka.
"Silahkan untuk nona yang telah melakukan ritual hari ini datang menerima penghargaan dari yang mulia." Ucap jelas Felix.
Tentunya ada 3 gadis yang merasa senang dan bahagia akan panggilan tersebut. Mereka bangkit dari duduknya dan datang mendekat serta segera berdiri di hadapan Felix.
__ADS_1
Felix yang tahu maksud dari kaisar, cukup heran melihat ada tiga gadis yang maju di hadapannya. Sedangkan kaisar mengucapkan perkataan yang cukup jelas kepadanya. Ada dua gadis yang akan mendapatkan penghargaan malam ini, dan satu gadis lagi tidak hadir di sana.
Felix cukup tahu jika kaisar tidak akan berkata bohong. Felix tahu kaisar sangat mengenali aura Sang Penulis yang ia inginkan. Namun mengapa sekarang ada tiga gadis yang datang mendekat.
Felix memandang ketiga gadis yang ada di hadapannya. Mereka adalah Anne Matheo, Monica Pancho dan Marisa Hernando.
Felix membalikkan tubuhnya ke arah kaisar, dia ingin melihat isyarat dari kaisar tentang ketiga gadis yang ada di hadapan mereka.
Alexander tahu maksud tatapan mata sang adik. Pria itu diam sejenak melihat ketiga gadis yang tersenyum bahagia di hadapannya. Tentunya ia tahu dari ketiga gadis tersebut, tidak satu pun yang ia harapkan. Itu artinya ada yang mulai salah malam ini.
Alexander hanya mengedipkan matanya satu kali, arti perintah untuk Felix menyelesaikannya. Felix mengerti harus berbuat apa?
"Seperti yang sudah di sepakati oleh Kerajaan Royal Land. Kami pihak Kerajaan akan memberikan penghargaan untuk ketiga nona muda yang berhasil melakukan ritual hari ini. Sebuah penghargaan tanda kehormatan dan memberikan waktu tinggal selama satu bulan di dalam istana kerajaan Royal Land sebagai putri Kerajaan Royal Land." Ungkap Felix yang tentunya membuat ketiga gadis yang datang mendekat terlihat senang dan bahagia.
Namun Anne di dalam hatinya tidak puas akan keputusan tersebut, dan tidak suka melihat kehadiran Marisa Hernando yang ikut maju bersama mereka. Bukan Marisa yang seharusnya ada di posisi itu, tetapi Angelica Hernando yang tidak hadir malam ini.
"Waktu tinggal di dalam istana akan di mulai malam ini. Tanda kehormatan akan di berikan tiga hari lagi, langsung oleh yang mulia Kaisar Alexander Gavriil." Ungkap Felix kembali membuat ketiganya senang. Itu artinya malam ini mereka akan tinggal dan bermalam di dalam istana.
Kesempatan yang sangat langka dan suatu kehormatan bagi mereka mendapatkan itu semua. Tentunya akan mengangkat nama dan derajat keluarga mereka menjadi lebih baik lagi.
"Untuk keluarga Matheo, keluarga Pancho dan keluarga Hernando yang hadir. Silahkan menempati ruangan masing-masing yang sudah di persiapkan oleh pihak istana. Untuk ikut mempersiapkan acara tiga hari lagi. Sekian keputusan yang kami buat. Tertanda, Kaisar Kerajaan Royal Land, Yang mulia Alexander Gavriil." Ucap Felix ingin menyelesaikan acara malam ini, seperti yang di inginkan Alexander.
Saat Felix akan menyelesaikan perkataan terakhirnya. Tiba-tiba kaisar Alexander berdiri dari duduknya, yang membuat semua orang terlihat heran akan sikap dan raut marah wajah kaisar terlihat jelas saat ini. Felix dan kedua pengikut setia sang kaisar tahu arti wajah tersebut. Ada sesuatu yang telah terjadi saat ini.
"Felix…selesaikan semuanya dan segera susul aku." Perintahnya melihat ke arah Felix yang juga melihat ke arahnya.
Tanpa berkata banyak, kaisar berlalu dari tempatnya yang segera di ikuti oleh dua pengikut setianya. Sedangkan Felix tahu jika ada yang telah terjadi saat ini. Ia pun melihat ke arah salah satu menteri kepercayaannya, Lukas Stewart.
Felix ikut berlalu dari tempat itu setelah mengatakan kepada Lukas untuk menyelesaikan semuanya malam ini. Lukas mengerti harus berbuat apa atas perintah junjungannya tersebut.
...--------------------------------...
…Di suatu tempat…
Seorang gadis yang sedang menahan rasa sakit luka bakar dan sayatan di kedua tangannya. Kini sedang siaga akan kepungan beberapa pria berpakaian serba hitam yang menutupi wajah mereka dengan kain penutup.
"Siapa kalian?" Tanya Angel siaga akan kepungan pria pria tersebut.
Angel menghitung semuanya sekitar ada 12 orang yang sedang melihatnya tajam. Tatapan membunuh mereka terlihat jelas.
"Jangan banyak tanya, cepat bunuh gadis ini." Perintah salah satu pria yang menjadi pemimpin mereka.
Angel mengerti ucapan pria itu dan tahu jika mereka menginginkan nyawanya. Tapi mengapa? Itulah yang Angel pertanyakan di dalam hatinya.
Tanpa menunggu lama lagi, pria pria itu pun mulai mendekat dan menyerang Angel secara brutal dengan pedang yang mereka genggam.
__ADS_1
Angel hanya dapat menghindar dan mencoba untuk melawan balik dengan ilmu bela diri yang ia kuasai. Namun sayangnya, beberapa sayatan pada lengan dan betisnya membuat Angel mulai kewalahan untuk melawan mereka.
Nafas Angel terengah-engah akan pertarungan itu. Bertarung dengan tangan kosong membuatnya kalah talak dari serangan 12 pria dengan pedang yang mereka gunakan.
"Ini tidak adil. Siapa yang mengirim kalian?" Tanya Angel sembari terus siaga beberapa langkah dari mereka dengan memegang sebuah kayu yang ia dapatkan di sekitar tempat itu.
"Jangan banyak bicara. Menyerahlah, tidak ada gunanya lagi kau melawan kami." Balas pemimpin mereka.
Namun beberapa dari mereka cukup terkejut akan seni bela diri gadis yang mereka serang. Cukup lincah dan kuat saat bergerak untuk menyerang dan bertahan. Mereka tidak pernah tahu jika gadis yang mereka akan bunuh memiliki kekuatan yang tidak biasa di miliki oleh seorang nona muda.
Angel tahu kini nyawanya benar-benar terancam. Ia pun berpikir, apakah kesialan dan malapetaka setelah melakukan ritual mulai ia dapatkan.
'Sial. Aku benci ini. Bagaimana caranya balas dendam kepada keluarga Hernando, kalau menghadapi mereka saja aku tidak bisa. Sial, sial, sial.... !!!' Umpat Angel di dalam hatinya.
Angel benar-benar tidak suka dengan situasi yang ia hadapi sekarang. Dia seakan terjebak pada sebuah cerita pertarungan yang cukup sulit. Si pengarang novel dan pencipta komik, kini berpikir keras untuk keluar dari situasinya saat ini.
'Setidaknya, bertahan dari serangan mereka dan mencari celah untuk kabur adalah pilihan yang terbaik saat ini. Aku tidak ingin mati sia sia seperti ini.' Gumamnya di dalam benak.
Angel mencoba membaca situasinya dan melihat ke sekitar tempat itu. Tempat yang cukup sepi di pinggiran hutan, dia tidak pernah tahu jika akan kembali lagi ke dalam hutan yang dulu pernah ia datangi, saat pertama kalinya datang ke dunia magic tersebut. Malam ini adalah pertarungan pertamanya setelah datang ke dunia yang penuh akan kekuatan magic tersebut.
Beberapa pria mencoba menyerang Angel, tetapi dengan gerakan cepat dan kuat Angel menangkis semua serangan pedang lawannya dengan kayu yang ia genggam. Tentu saja kayu yang ia gunakan terpotong beberapa kali, namun cukup membuat tiga pria tumbang akan tendangan dan pukulan dari kayunya.
Angel kini mendapatkan satu pedang yang terlepas dari tiga pria yang tumbang. Dengan senyum yang cukup licik dan meremehkan, Angel menatap benci semua pria yang ada di hadapannya sekarang.
"Setidaknya kita akan mati bersama malam ini." Ucap Angel dengan tatapan membunuhnya.
"Jangan banyak bicara, serang.... !!"
Kembali pertarungan terjadi. Angel menggunakan pedang yang ia dapatkan untuk melawan dan membunuh beberapa pria yang terpaksa ia bunuh karena keadaan yang mengharuskannya seperti itu. Ini untuk pertama kalinya seorang Luna Parker dan Angelica Hernando membunuh seseorang.
Apakah dia peduli? Tentu saja tidak. Untuk bertahan hiduplah tujuannya sekarang. Melawan untuk bertahan hidup atau menyerah dan mati sia sia. Tentu saja pilihan bertahan hidup yang Angel inginkan malam ini.
Angel yang cukup kelelahan dan tenaganya yang banyak terkuras, belum lagi luka beberapa sayatan yang terus mengeluarkan darah banyak membuat tubuhnya tidak akan bertahan lama untuk melanjutkan pertarungan tersebut. Sedangkan masih ada 6 pria yang bertahan dan terlihat sangat sehat dan kuat.
Angel memilih kabur dan berlari memasuki hutan yang cukup luas dan gelap. Kawasan hutan yang di miliki oleh Kerajaan The Royal Forest. Hutan yang tidak mungkin dan tidak akan mereka masuki dengan sembarangan.
Ke enam pria yang menjadi pembunuh bayaran itu, cukup saling memandang dan tidak pernah menduga jika gadis itu akan masuk ke dalam hutan begitu saja. Mereka cukup memandang heran dan berpikir, apakah mereka harus mengejar gadis yang harus mereka bunuh atas permintaan seseorang?
Tentunya mereka harus berpikir matang untuk masuk ke dalam hutan terlarang tersebut? Konon mereka yang bukan berasal dari Kerajaan The Royal Forest, tidak akan keluar dengan selamat dari dalam hutan luas dan gelap itu. Jadi apa yang harus mereka lakukan sekarang? Mengejar atau menyerah pada gadis itu?
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.