
***Kerajaan Royal Land***
Angin musim ini sedikit dingin. Beberapa helaian anak rambut Angel terbang tertiup angin. Duduk sendiri pada bangku besi yang ada di taman Sehat istana kerajaan Royal Land. Menikmati sore dengan di temani hangatnya teh dan beberapa aneka kue manis.
Gadis itu sedang memikirkan semua yang terjadi selama 2 hari ini. Ingatannya yang lama menghilang karena ulah paman dan bibinya, membuang waktunya begitu banyak, selama 11 tahun lamanya.
Angel tidak akan pernah memaafkan mereka, seluruh keluarga Hernando bersalah kepadanya. Angel akan membalas semua perbuatan mereka dengan setimpal. Luka di balas luka, sakit di balas sakit, dan kematian di balas kematian. Itulah yang akan Angel lakukan kepada mereka.
Besok pagi akan menjadi awal kehancuran mereka. Rencana yang Angel pikirkan akan ia laksanakan. Semua harus berjalan dengan lancar seperti keinginannya.
Sedangkan masalah siapa jati dirinya yang dulu dan sekarang. Gadis itu hanya bisa mengikuti kemana takdir akan membawanya. Menerima takdir itu untuk sementara waktu adalah pilihan yang tepat baginya saat ini. Bagaimana juga ia tidak akan tahu apa yang akan terjadi setelah ia menjadi Sang Penulis di dunia magic itu.
Jiwa Luna Parker yang ada di dalam tubuh Angel yakin jika kehidupannya yang sekarang, adalah kehidupan yang mungkin saja ia ulangi kembali seperti dahulu. Hanya saja ada sedikit perbedaan yang terjadi karena beberapa hal.
"Bahkan aku tidak memiliki banyak ingatan yang dapat membantu sama sekali." Gumamnya pelan.
Jauh matanya memandang ke arah bunga mawar merah dan putih yang sekarang banyak bermekaran. Cukup membuat suasana hatinya membaik. Beberapa kumbang dan kupu kupu terbang di atas bunga yang hinggap hanya untuk menikmati manisnya madu sari bunga tersebut.
"Kupu kupu dan kumbang memiliki kehidupan yang cukup singkat. Walaupun seperti itu, mereka terlihat cantik dan bebas kemanapun dan ingin melakukan apapun." Ucapnya pelan.
"Indah namun singkat." Katanya tersenyum membayangkan kehidupan dari kupu kupu yang terlihat indah tetapi usianya yang sangat singkat.
Angel melihat ke arah buku novel yang ia baca. Buku yang ada di atas meja di hadapannya. Ia meraih buku itu dan membuka sampul buku belakangnya yang terlihat kosong.
Gelang naga emas ia lepaskan dari pergelangan tangannya, kemudian berubah menjadi pena ajaib. Angel mulai menggoreskan tinta emas ke atas kertas kosong, menggambar beberapa karakter kartun komik yang ia inginkan.
Angel mengingat beberapa komik yang pernah ia ciptakan. Tentunya banyak gambar karakter yang sudah ia gambar selama hidupnya menjadi pembuat komik. Beberapa dari karakter komik kesayangannya, ia buat sekarang.
Angel ingin melihat mereka hidup nyata di hadapannya. Goresan demi goresan gadis itu lakukan, wajahnya yang serius nampak cantik. Leonardo yang berada pada sudut taman Sehat, ditugaskan untuk menjaga keamanan dari calon permaisuri Sang kaisar.
Satu jam telah berlalu, senja semakin menampakkan dirinya untuk berlalu pergi dan berganti untuk menyambut remangnya malam. Cahaya matahari yang mulai berubah berwarna jingga terlihat cantik dan hangat.
Angel telah menyelesaikan semua gambarnya. Dengan tersenyum ia memejamkan matanya. Beberapa karakter di dalam komiknya ia gambarkan dengan sempurna selayaknya manusia. Beberapa karakter yang ia sukai dan butuhkan kemampuan yang mereka miliki.
"Putri Alita, Nona Glory dan tuan Sai…Bangkit lah…Kalian akan bersama denganku di dunia ini." Ucapnya dengan ketulusan hatinya, berharap apa yang ia inginkan bisa terwujud.
Beberapa saat kemudian, terlihat cahaya keluar dari dalam sampul buku, lalu cahaya itu terbang ke arah depan meja Angel.
Angel melihat semuanya terjadi, perlahan cahaya di hadapannya meredup dan menampilkan tiga orang yang terlihat nyata di depan hadapan Angel. Tentu saja Angel mengenal ketiganya, tiga karakter kartun kini telah berubah menjadi manusia.
"Selamat datang Putri Alita, nona Glory dan tuan Sai…Selamat datang ke dunia magic." Sambut Angel dengan senyum bahagia. Dia masih setia duduk pada tempatnya.
Ketiga orang tersebut melihat ke arah Angel. Mereka tidak mengenal wajah Angel, tetapi mereka mengenali aura Luna Parker yang menciptakan mereka bertiga.
"Siapa kau?" Tanya Glory mewakili mereka bertiga.
Glory Johanes adalah wanita mafia yang cantik dengan postur tubuhnya tinggi dan langsing berisi, kulitnya yang putih bersih, miliki warna rambut pirang dan mata hijau yang begitu sejuk saat di pandang. Wanita yang memiliki karakter kuat dalam setiap pertarungannya. Si ratu mafia yang memiliki banyak kemampuan dan juga ahli meracik sebuah racun mematikan.
__ADS_1
Putri Alita Sakura adalah putri yang berasal dari dunia kultivasi pada zaman sebelum masehi. Putri terkuat di kerajaannya, seorang putri keturunan dari jendral perang sebuah kerajaan. Putri yang sangat ahli dalam menggunakan pedang dan memiliki kekuatan spiritual yang kuat dengan binatang spirit burung Phoenix apinya.
Putri Alita adalah putri cantik dengan postur tubuhnya yang mungil langsing dan berisi. Kulitnya seputih porselin, wajahnya yang cantik dengan warna mata abu kebiruan yang sangat indah dan bibir yang tipis semerah buah cerry. Rambut panjangnya hitam berkilau, sungguh mencerminkan putri kerajaan yang sangat cantik.
Sai Ricardo adalah pria tampan yang merupakan seorang ilmuwan handal dan jenius yang datang dari dunia masa depan tahun 3000. Karakter pria terkuat dengan berbagai alat alat canggih ciptaannya dan ahli dalam setiap pertarungan.
Pria tampan dengan postur tubuhnya yang tinggi atletis dan berotot. Kulitnya yang sedikit gelap menambah kesan maskulinnya, dengan rahang wajahnya yang tegas dan hidungnya yang mancung semakin membuatnya tampan dan sempurna dengan warna mata coklat madunya. Rambutnya yang berwarna silver sependek bahu hanya ia ikat pada bagian atasnya hingga ke belakang tengah. Sai adalah karakter pria terkuat yang Luna Parker ciptakan.
"Apa kalian tidak mengenali aura yang aku miliki. Aku Luna Parker yang menciptakan kalian bertiga." Balas Angel mengenalkan dirinya.
"Luna Parker. Tapi wajah mu sangat berbeda." Ucap Glory kembali.
"Aku melewati ruang dan waktu dan berpindah tempat ke dunia ini beberapa tahun yang lalu." Kata Angel masih duduk dengan tenang.
Sungguh ajaib untuknya, dapat melihat tiga karakter komiknya kini berubah menjadi manusia seperti dirinya. Tiga karakter komik terkuat yang pernah ia ciptakan. Kemampuan ketiganya akan sangat membantunya di dunia itu. Dia hanya harus meyakinkan ketiganya untuk mau bekerja sama dengannya.
"Putri Alita Sakura pasti dapat merasakan siapa aura ku yang sebenarnya? Dia memiliki kekuatan spritual yang cukup kuat di antara kalian bertiga." Kata Angel melihat ke arah putri cantik itu.
Alita melihat intens ke arah Angel. Dia memang dapat merasakan aura Luna Parker yang telah menciptakan dirinya.
"Iya dia nona Luna Parker." Balas Alita dengan raut wajahnya yang terlihat tenang.
"Nona Glory dan tuan Sai pasti tahu apa itu perjalanan ruang dan waktu? Karena kalian berdua juga mengalaminya." Ucap Angel melihat ke arah Glory dan Sai secara bergantian.
Keduanya mengerti apa yang di maksudkan oleh Angel. Mereka hanya diam dan berada di dalam pikiran mereka masing-masing.
"Aku butuh bantuan dari kalian bertiga di dunia magic ini."
"Bantuan dari kami. Dunia magic…apa maksud mu?" Tanya Glory.
"Kita sekarang berada di dalam dunia magic. Di mana dunia yang di penuhi oleh kekuatan magic, spritual dan kekuatan beberapa elemen." Jelas Angel melihat ketiganya.
Angel tahu tidak mudah untuk membuat mereka percaya, patuh dan mau membantunya. Jadi Angel yang memang pencipta dari ketiga karakter itu, akan menggunakan kelemahan yang mereka miliki. Luna Parker tahu harus bagaimana untuk meyakinkan mereka.
"Dunia ini sangat unik. Aku bisa menggunakan sebuah kekuatan goresan dari pena ajaib ini, untuk menciptakan ataupun membuat gambar dan alur cerita yang akan menjadi kenyataan. Contohnya seperti kalian, tiga karakter komik yang kini berubah menjadi seorang manusia." Ucap Angel dengan tersenyum meyakinkan.
Mereka bertiga saling memandang, mereka kini baru sadar jika telah berubah menjadi seorang manusia. Bukan lagi karakter kartun yang ada di dalam dunia komik.
Ketiganya terkejut dan tercengang tidak percaya akan apa yang telah terjadi kepada mereka. Mereka benar benar berubah menjadi seorang manusia. Mereka segera meraba dan melihat sekujur tubuh mereka yang benar benar telah menjadi manusia.
"Ini sungguh ajaib. Aku sekarang manusia…!" Ucap Sai sang ilmuan yang tentu saja akan penasaran akan hal ajaib itu.
"Bagaimana caranya ini bisa terjadi?" Tanya Sai ingin tahu.
"Jika kau mau. Kau boleh mencari tahu, menyelidiki dan membuatnya menjadi eksperimen untuk mu mulai sekarang." Balas Angel tahu kelemahan Sai yang akan senang melakukan hal hal jika berkaitan dengan ilmiah.
"Apa itu artinya aku bisa tinggal lama di dunia ini?" Tanyanya.
__ADS_1
"Tentu saja. Tapi dengan satu syarat…!" Ucap Angel.
"Kau harus berada di pihak ku dan membantu ku di dunia magic ini. Kau bisa melakukan apapun penelitian yang kau inginkan di dunia ini, karena aku juga penasaran akan dunia macam apa yang sekarang kita datangi." Ucapnya dengan beberapa penekan pada kata-katanya.
"Tentu saja. Itulah keahlian ku."
Untuk urusan Sai, Angel berhasil. Dua lagi yang harus ia yakinkan. Angel pun melihat ke arah Glory dan Alita.
"Bagaimana dengan kalian berdua?" Tanya Angel kepada Alita dan Glory.
"Aku merasakan dunia ini sangat berbeda. Aku rasa, aku akan suka tinggal di sini dan berpetualang. Sepertinya hidupku akan seru." Balas Alita yang memang menyukai aura mistis dan spritual ataupun kekuatan yang ada di luar nalar manusia.
Urusan Alita selesai. Satu lagi yang belum selesai, Glory Johanes. Si ratu mafia yang cukup sulit untuk di yakini. Tapi tidak untuk Luna Parker sebagai pencipta dari karakter Glory.
"Bagaimana dengan mu? Apakah kamu mau tinggal dan bekerja sama denganku di dunia ini?" Tanya Angel kepada Glory.
"Apa yang bisa aku dapatkan di sini. Tentunya kau tahu bagaimana karakter ku?" Tantang Glory.
"Hidup bebas seperti yang kamu inginkan selama ini. Aku tidak akan mengekang ataupun mengatur hidupmu. Aku hanya ingin kau membantu ku di saat aku mengalami kesulitan. Kau pandai dalam bertarung, dan pandai membuat racun. Satu lagi yang akan membuatmu betah berada di dunia ini." Ungkapnya.
"Apa itu?" Tanya Glory.
"Seseorang yang sejak lama kau inginkan dalam hidupmu ada di dunia ini." Balasnya dengan tersenyum licik.
"Apa maksud mu…?"
"Coba kau lihat ke arah pojok kanan taman ini. Ada seseorang yang sedang melihat kita. Kau akan tahu apa maksud ku."
Glory pun melakukannya dengan cukup malas. Dia adalah wanita yang tidak suka untuk di atur ataupun di perintah oleh sembarangan orang. Hanya orang-orang tertentu dan penting baginya yang akan Glory dengarkan.
Begitu pandangan matanya bertemu dengan sosok yang berada tidak jauh darinya. Glory diam terpaku pada tempatnya. Sosok yang mampu membuatnya tidak dapat bergeming sedikitpun.
Senyum kemenangan terpatri pada wajahnya melihat sikap Glory. Angel yakin Glory sudah ada pada genggaman tangannya saat ini. Angel membutuhkan ketiganya untuk berada di sisinya, membantunya dan menemaninya di dunia itu.
Berjuang bersama untuk mencapai tujuan yang sama sekali tidak mereka ketahui. Satu yang Angel yakini, dunia magic itu akan membuat hidupnya tidak mudah. Sehingga ia butuh teman yang memang cocok berada di dunia itu bersama dengannya.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
"
__ADS_1