Dunia Roh

Dunia Roh
Roh Air Yang Bermutasi


__ADS_3

Karena besarnya kekuatan roh didalam lingkaran pelindung itu membuat mereka berempat sama sekali tidak bisa masuk kedalam lingkaran air itu, saat menyentuhnya, tangan mereka akan seperti menyentuh tembok, membuat mereka hanya bisa berteriak agar kepala desa menghentikan tranfusi kekuatan pada pria yang ada didalam.


"Aku tidak peduli! yang terpenting kekuatan roh air yang melegenda akan segera kembali! "


Setelah mengatakan itu, tiba tiba seluruh air yang mengenang terserap kedalam tubuh pria itu, dan hujan yang tadinya sangat lebat seketika berhenti.


Ketika seluruh air sudah terserap masuk kedalam tubuhnya, tiba tiba tubuhnya melambung keatas dan memancarkan sinar biru yang sangat terang dengan pusaran air yang mengelilingi tubuhnya.


"Hiyakkk...Arghhhhh! " Teriak pria itu, Seketika semua orang yang ada disana terpental jatuh ketanah karena terhempas oleh kekuatan roh air.


"Uhuk... Uhuk... "Batuk Shan sambil memegang dadanya yang terasa sakit.


"Sadarlah! kendalikan emosimu,jangan sampai, kekuatan roh pelindungmu yang mengendalikanmu!" teriak Guang Jun yang tiba tiba datang bersama Li Chuan.


Karena pria itu tak kunjung bisa mengendalikan kekuatan roh pelindungnya, membuat angin yang besar datang dan memporak porandakan seluruh isi desa Roh Sungai.


"Aku akan membunuhnya! " teriak Kexing yang sudah terbang kearah pria itu, karena menurutnya dengan membunuh pria itu mungkin bencana ini akan berakhir.


"Jangan! " teriak Guang Jun.


"Hiyakkkk...Bruk..." Saat Kering sudah terbang dengan sayapnya dan siap menyerang pria itu, tiba tiba tubuhnya terpental jauh karena diserang oleh kekuatan roh pria itu.


"Uhuk uhukk..." Batuk Kexing yang sudah tergeletak ditanah.


Karena tubuhnya yang sudah tidak bisa dikendalikan, ia langsung murka saat ada orang yang hendak menyerangnya, membuatnya langsung terbang mendekat kearah Kexing dan bersiap menyerang Kexing dengan kekuatan rohnya.


"Bersiaplah! " teriaknya kencang.


"Jangan! " teriak Guang Jun dan Lie chuan bersama.


"Hiyakk..Syah... " Melihat pria itu menyerangnya dengan kekuatan roh berwarna biru, Kexing yang sudah tidak sanggup berlari hanya bisa menutupi tubuhnya dengan tanganya.


Huekk...Brukk...Seketika Xieyu langsung memuntahkan darah segar dan ambruk ketanah.


"Xieyu!" teriak Guang Jun dan Shan secara bersamaan, saat melihat Xieyu yang melindungi Kexing dengan tubuhnya.

__ADS_1


Li Chuan yang melihat muridnya terluka langsung mengerahkan kekuatan rohnya untuk mengentikan pria itu, agar tidak semakin hilang kendali.


Li Chuan mengeluarkan tujuh cincin rohnya dan juga Harimau yang merupakan roh pelindungnya,dalam satu serangan kekuatan roh air yang mengelilingi tubuh pria itu langsung menghilang dan ia jatuh ketanah dengan keadaan tak sadarkan diri.


Kexing yang melihat Xieyu menyelamatkan nyawanya langsung berjalan sempoyongan kearah Xieyu yang berada dipangkuan Guang Jun.


"Xieyu! aku mohon bertahanlah," Guang Jun sambil menepuk pipi Xieyu pelan.


"Bertahanlah Xieyu!" ucap Lie Jan dan Shan bersamaan yang tengah duduk mengelilingi Xieyu.


"Huekk..." Xieyu kembali memuntahkan darah segar.


"Kalian cepat kemari, aku akan membawa kalian kembali keakademi dengan transformasi kekuatan roh pelindungku," ucap Li Chuan,kemudian mereka semua masuk dan saling berpegangan dengan Li chuan untuk bertransformasi.


Disisi lain, ada seorang ibu yang tengah khawatir dengan keadaan putranya, ia menangis,saat melihat putranya dicermin, yang tengah terluka parah .


"Nyonya, apa tidak sebaiknya kita membantu tuan muda nyonya, lihatlah kondisinya sekarang, bahkan saya tidak tega untuk melihatnya nyonya," kata bawahannya sambil menunduk.


Wanita itu menarik nafasnya berat dan meremas jubahnya kuat. "Untuk sekarang kita biarkan dulu, karena aku yakin,putraku pasti bisa melewatinya."


"Sudahlah! turuti saja perintahku! " ucapnya tegas.


Walaupun mulutnya mengatakan tidak, tapi hatinya tidak bisa berbohong, hati ibu mana yang tidak sakit melihat anaknya terluka bahkan nyawanya diujung tanduk,tapi demi menjadikan anaknya kuat, ia harus mempertahankan rasa keegoisanya bukan rasa keibuanya.


Xieyu yang tengah tertidur disebuah taman yang indah dengan berbagai bunga yang bermekaran, serta sungai kecil yang mengalir dengan air yang sangat jernih.


"Xeyu,Xieyu anak bunda, "


Xieyu langsung membuka matanya,karena mendengar suara bundanya yang sangat lembut, ia berdiri, berlari kesana kemari mencari arah suara itu.


"Bunda! bunda dimana ? " teriaknya.


"Dengarkanlah Xieyu! bunda selalu bersamamu setiap saat, bunda selalu menjagamu dari jauh, tugasmu hanyalah menjadi kuat yang seperti bunda dan ayah inginkan, " katanya lagi.


"Bunda! tolong kembalilah bunda! hidup Xieyu sudah tidak lama lagi bunda,Xieyu sakit bunda, Xieyu menderita selama bunda pergi, Xieyu sudah tidak kuat, Xieyu ingin menyerah bunda! " ucapnya sambil menangis.

__ADS_1


"Jadilah kuat anakku, bunda pergi. "


"Jangan bunda! bunda! " teriak Xieyu kencan,membuat Shan dan yang lainnya yang berada didalam kamar Xieyu langsung berlari kearah Xieyu yang menjerit ditengah tidurnya.


Guang jun duduk disamping ranjang Xieyu lalu menepuk pipi Xieyu pelan untuk membangunkannya. "Xieyu bangunlah!"


Xieyu yang merasa pipinya ditepuk,langsung membuka matanya,deru nafasnya memburu keringat ditubunuhnya bercucuran dan wajahnya tampak pucat seperti mayat hidup.


Saat matanya sudah melebar sempurna,Xieyu merasakan ada yang mengganjal pada dirinya, jelas jelas ia sudah menbuka matanya, namun matanya tetap gelap, bahkan juga tidak bisa mendengar apapun,Xieyu menggenggang erat tangan Guang Jun yang membantunya untuk duduk.


"Xieyu apa kau mendengarkan ku, ini makanlah, makanan yang dibuat oleh Kexing," ucap Lie Jan sambil menyodorkan semangkok sup kearah Xieyu.


Melihat Xieyu yang diam saja, dengan pandangan yang lurus kedepan,dengan bola matanya yang sama sekali tidak bergerak membuat Li Chuan curiga,ia segera mendekat dan mengibaskan tanganya pelan kewajah Xieyu.


"Xieyu apa kau bisa melihatku!" ucapnya.


Xieyu yang sudah kehilangan seluruh panca indranya sama sekali tidak nerespon setiap ucapan orang disana, sampai akhirnya ia meremas bajunya kuat. "Gelap...Aku tidak bisa melihat! aku buta! aku tidak bisa mendengar! ke kenapa semuanya gelap dan sunyi! " Teriaknya histeris sambil memukuli dirinya sendiri karena frustrasi.


"Apa? ucap semua orang yang ada disana secara bersamaan.


Guang Jun yang melihat Xieyu terus memukuli dirinya langsung mendekap Xieyu dalam pelukanya. "Tenanglah semua pasti akan baik baik saja, "


"Guru kenapa bisa sampai seperti ini, Xieyu hanya terkena serangan satu kali, kenapa sampai buta dan tuli!" tanya Shan khawatir.


Huekk...Huek...Huek..Huek... "Xieyu menyemburkan darah kebaju Guang Jun sampai empat kali, dan matanya mengularkan darah serta hidungnya dan juga telinganya semuanya mengalir darah, tubuhnya membiru keunguan,serta badannya yang tiba tiba sangat panas dengan keringatnya yang sudah membasahi bajunya.


"Xieyu!" teriak mereka bersamaan.


"Gawat Guang Jun! dia terkena racun Gu yang mematikan, lihatlah dari semua arah panca indra tubuhnya mengeluarkan darah, bahkan badannya juga sudah membiru!" Li Chuan langsung menotok tubuh Xieyu agar tak sadarkan diri, karena jika Xieyu terus sadar maka ia akan semakin kehilangan banyak darah.


Jangan lupa like and komen!!!!


Buat author tambah semangat upnya!!


Ingat!! jangan menjadi pembaca bayangan!!

__ADS_1


__ADS_2