Dunia Roh

Dunia Roh
Bergabung Atau Terbongkar


__ADS_3

Ketua sanggar yang mendengar Xing Chi menyebut namanya, langsung terkejut karena diseluruh kota Jingling tidak ada yang tau nama aslinya, karena selama ini, Yang Zi selalu menyamar menjadi Yi Chan. bagaimana bisa orang ini tau nama aslinya pikirannya, sebenarnya siapa dia?.


Yang Zi yang awalnya gugup karena namanya disebut, ia langsung merelekskan tubuhnya dan tersenyum kearah Xing Chi, agar tidak membuat Xing Chi semakin mencurigainya. "Maaf nona! siapa Yang Zi yang kau maksud? disini tidak ada yang bernama Yang Zi," ucapnya.


Xing Chi berjalan semakin mendekat kearah Yang Zi lalu tersenyum simpul kearahnya. " Aku ditugaskan untuk mengajakmu bergabung bersamaku!"


"Jika aku tidak mau? "


"Kau hanya punya dua pilihan! bergabunglah denganku atau terbongkar pengkhianatan yang kau lakukan pada ratu dunia roh!" ancam Xing Chi.


"Kenapa aku harus bergabung denganmu? " tanyanya.


"Kau tidak perlu tau! yang terpenting tujuan kita sama! " ucap Xing Chi sambil mengambil secangkir teh dan meminumnya.


"Aku akan bergabung! asalkan kau membawaku menemui nyonyamu!" tawar Yang Zi.


Xing Chi meletakkan cangkirnya kemeja, lalu menatap Yang Zi tajam, yang tengah duduk didepanya. "Kau hanya punya dua pilihan! bukan permintaan! Kau pasti pahamkan kosenkuesinya jika kau tidak bersedia!" setelah mengatakan itu ,Xing Chi berlalu pergi meninggalkan Yang Zi yang dirundung kekhawatiran tentang ancaman Xing Chi.


Yang Zi meremas kain selendangnya kuat, ia bingung harus melakukan apa, jika ia tidak menyetujuinya, bisa mati semua anggota Yang oleh ratu dunia roh, jika ia menyetujuinya, pergerakan anggotanya untuk mencari dan melatih para anggota baru pasti akan semakin lama, karena Xing Chi pasti akan meminta beberapa anggotanya untuk melaksanakan sebuah rencana.


Sedangkan dihutan roh saat ini semuanya sedang khawatir tentang keselamatan Lie Jan yang tercebur didalam air bersama setan roh burung,mereka semua menunggu dipinggiran sungai, setelah lama menunggu terlihat air kolam yang tadinya jernih perlahan berubah menjadi merah.


"Lie Jan!" teriak mereka bersamaan.


"Guru kita harus bagaimana?" khawatir Xieyu.


"Bersabarlah! aku yakin Lie Jan pasti baik baik saja!" ucap Guang Jun menenangkan.

__ADS_1


Shan tanpa pikir panjang, langsung mengirimkan kekuatan energi pada Lie Jan yang masih didalam air, walaupun dia sendiri tidak tau keadaan Lie Jan sekarang bagaimana, Shan hanya berharap semoga kekuatan energi yang ia kirim bisa membantu Lie Jan.


Sedangkan Lie Jan dan juga setan roh burung yang berada didalam air, saat ini Lie Jan tengah memukuli burung itu karena Lie Jan dan juga setan roh api sama sama berbentuk api, membuat mereka langsung kehilangan kekuatan saat berada didalam air,walaupun Lie Jan tidak bisa mengeluarkan roh pelindungnya, akan tetapi ia masih memiliki seni bela diri, yang dapat membunuh setan roh burung yang kini sudah tak berdaya


Merasa kekuatanya pulih, Lie Jan Langsung meninju roh burung dengan bogeman tanganya, dengan sekali pukulan, Setan roh burung langsung mengeluarkan banyak darah dikepalanya dan mati lalu muncullah cincin roh dari setan roh burung, yang langsung diserap kekuatanya oleh Lie Jan.


Karena umur setan roh burung tidak terlalu tua, membuat kekuatan rohnya tidak terlalu kuat, sehingga Lie Jan tidak pingsan seperti Shan saat mengambil kekuatan cincin roh setan roh pohon, setelahnya Lie Jan langsung berenang keluar dari kolam itu.


"Lie Jan sudah mati! "


Mendengar Lie Jan sudah mati, Shan langsung terduduk lemas sambil menundukkan kepala. "Lie Jan! " teriaknya.


Begitupun dengan Kexing, ia langsung memeluk Xieyu dan menangis tersedu sedu,kedua tanganya meremas punggung Xieyu kuat. "Huaaa...Lie Jan! kenapa kau meninggalkanku! aku bahkan belum sempat menagih utangmu untuk minum! kenapa harus mati sekarang! " tangis Kexing yang membuat Xieyu merasa tidak nyaman.


Sedangkan Guang Jun yang melihat kelakuan konyol murid muridnya hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya pelan, lalu berjalan kearah sungai dan membantu Lie Jan ketepi sungai ,sedangkan Zhang Shi hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Huaa...Lie Jan mati! " jail Lie Jan kembali yang langsung dijitak oleh Guang Jun. "Kau ini!"


"Kau mengerjaiku ya! " teriak Kexing saat melihat Lie Jan yang tertawa jail didepanya,Kexing langsung berlari dengan cepat kearah Lie Jan dan memukulnya.


"Sebaiknya kita lanjutkan besok! hari ini cukup sampai disini! ayok kita kembali! " perintah Guang Jun.


"Dasar kau ya! " teriak Shan yang baru saja menyadari keberadaa Lie Jan.


Setelah menempuh petualangan seharian ini, akhirnya mereka bergegas pulang kembali keakademi Roh Bulan sebelum hari semakin petang.


Sedangkan diakademi Roh Bayangan Wen Xiowen memerintahkan bawahannya untuk memanggil kedua anaknya datang kekamarnya.

__ADS_1


Pengawal yang mendapatkan perintah dari tuanya pamit undur dan berlalu pergi mencari keberadaan tuan muda kesatu dan tuan muda kedua ,yang ternyata tengah berada dibawah pohon belakang akademi, mereka berdua tengah menikmati permainan catur yang mereka mainkan.


Pengawal itu berlari kearah kedua tuan mudanya dan memberi hormat,sedangkan Wen Allen dan Juga Wen Baijun menghentikan permainannya dan menoleh kearah pengawal itu. "Kenapa? " tanya Baijun.


"Tuan muda pertama dan tuan muda kedua dipanggil oleh tuan besar, untuk pergi kekamarnya sekarang!" lapornya.


"Emm... Baiklah!" ucap Allen.


Akhirnya mereka berdua bergegas pergi kekamar ayah mereka, sampai didepan pintu kamar, Baijun mengetuk pintu kamar ayahnya pelan, mendengar pintu kamarnya diketuk, Wen Xiowen langsung menyuruhnya masuk, karena sudah tau siapa yang datang.


Setelah masuk, Wen Allen dan juga Wen Baijun langsung membungkuk hormat pada ayahnya yang tengah duduk didepan mereka sambil menikmati hidangan kue dan juga seteko teh.


"Duduklah!" perintah ayahnya, dan mereka berdua duduk dikursi yang tak jauh dari ayahnya.


"Kenapa ayah memanggil kami kemari! " tanya Allen penasaran.


"Besok kalian berangkatlah pergi keakademi Roh Bulan, karena sudah waktunya Kexing melakukan pengobatanya." jawab ayahnya.


"Sampai kapan ia akan menjalani pengobatan itu ayah? " tanya Baijun.


Wen Xiowen langsung mengalihkan pandangannya kearah jendela kamarnya, melihat bulan dan juga bintang bintang yang bertaburan dilagit malam. "Dia harus menjalaninya sampai kita berhasil mendapatkan Ginseng emas yang lain, karena hanya Gingseng emas yang dapat menyembuhkan penyakitnya,obat obatan itu hanyalah untuk mrnetralkan suhu dingin pada nadinya. "


"Aku selalu tak tega melihatnya kesakitan yah! semua ramuan itu sungguh sangat menyiksanya." kata Allen.


Walaupun Allen dan juga Baijun yang selalu bersikap semena mena terhadap Kexing, bahkan sering menjailinya, namun dilubuk hati mereka berdua yang paling dalam,mereka sangat menyayangi Kexing melebihi diri mereka sendiri.


jangan lupa like and komen

__ADS_1


Biar author tambah semangat!!


ingat!! jangan jadi pembaca bayangan!!!


__ADS_2