
"Tuan,kenapa kau diam saja, apa kau tak panik hah, kau tak takut mati ya? " bisik Shan yang jaraknya tidak jauh dari Xieyu.
Xieyu sama sekali tidak merespon ucapan Shan,membuat Shan melengoskan mukanya dari Xieyu." Dasar kutup," gumam Shan.
Lelaki tua itu mendekat kearah Xieyu,menatap wajah Xieyu intens. "Tampan, tapi sayang, hidupmu tidak akan lama lagi hahahaha. " tawa lelaki tua itu pecah memenuhi seluruh ruangan bawah tanah itu.
Shan yang mendengarkan ucapan lelaki tua itu barusan, langsung menelan ludahnya ,pikirannya sudah melayang kemana mana, mungkin sudah takdirnya mati muda sebelum merasakan yang namanya menikah.
"Cepat bawa setan roh itu kemari! " perintah lelaki tua.
"Tuan,saya mohon tuan,jangan bunuh kami berdua, kami belum menikah tuan, kan sayang banget kalo mati dalam keadaan perjaka,sia sia saya dilahirkan kedunia ini," ucap Shan dengan raut wajah sedihnya.
"Diam, " bentak lelaki tua itu, kemudian datanglah beberapa pengawal dengan membawa kurungan besi yang lumayan besar,kurungan besi itu sudah dilengkapi dengan ilmu master roh tingkat cincin tiga yang membuat setan roh itu tidak dapat melarikan diri,didalamnya terlihat sosok setan roh yang menjelma sebagai ular berwarna ungu.
Lelaki tua itu kemudian menatap Xieyu dan Shan secara bergantian. "Siapa yang mau menjadi percobaan cincin roh terlebih dulu? " tanyanya.
"Tuan,kenapa tidak kau coba saja sendiri,kan setan roh itu bisa menambah cincin roh anda, " tanya Shan pada lelaki tua itu, Shan penasaran kenapa lelaki tua itu mau maunya mencari setan roh yang sangat kejam bahkan dapat membunuh nyawanya hanya untuk diberikan kepada orang lain secara cuma cuma.
Jari telunjuk lelaki tua itu menunjuk kearah roh setan yang berada didalam kurungan. "Karena roh setan itu sudah berumur seribu tahun, yang artinya hanya dapat dijadikan kekuatan roh bagi yang sudah memiliki satu cincin, saya ingin membuktikan apakah yang belum mempunyai cincin dapat menyerap kekuatan roh dalam tubuhnya atau tidak," jawabnya.
Shan menggelengkan kepalanya,ia masih tak percaya dengan ucapan yang lelaki tua itu ucapkan, memasukan kekuatan roh seribu tahun kepada seseorang yang sama sekali belum mempunyai cincin roh, sama saja dengan membunuh orang tersebut,karena tubuhnya pasti tidak kuat menerima kuatan sebesar itu.
"Dasar tua bangka tengil,kau gila ya, itu sama saja kau ingin membunuh salah satu dari kami, " sulut Shan.
"Cepat pilih, diantara kalian siapa yang mau mengorbankan diri kalian," ucap lelaki itu lagi.
"Saya, " kata Xieyu dengan muka datar.
__ADS_1
Shan yang mendengar ucapan Xieyu masih tidak percaya,bagaimana bisa Xieyu mengorbankan dirinya sendiri hanya untuk percobaan gila yang tua bangka itu lakukan.
Shan menoleh kesamping."Kau gila ya tuan?,kau mau mati hah," cecar Shan.
Lagi lagi Xieyu sama sekali tidak menanggapi ucapan Shan,membuat Shan semakin jengkel dengan kelakuan Xieyu.lalu dua pengawal memegang pedang yang sangat tajam bersiap untuk membunuh setan roh jelmaan ular itu.
"Lakukan! " teriak lelaki tua itu kembali.
Jlepp... Kedua pengawal itu langsung menancapkan kedua pedang mereka yang tajam ketubuh ular itu,seketika Setan roh jelmaan ular itu melebur dan berubah menjadi lingkaran cincin berwarna ungu tua.
Setelah mendapatkan intruksi tangan dari lelaki tua itu, Kedua pengawal lain langsung berjalan kearah Xieyu dan melepaskan ikatan tangan dan kaki Xieyu, lalu membawa Xieyu berjalan mendekati cincin roh.
"Cepat serap kekuatan cincin roh itu, sebelum cincin roh itu menghilang," perintahnya pada Xieyu.
Cincin roh yang merupakan kekuatan yang berasal dari setan roh dapat menghilang dengan sendirinya selama kurang lebih setengah jam,karena inilah semua master roh harus cepat cepat menyerap kekuatan cincin roh sebelum menghilang.
"Jika saya berhasil, maka kau harus berjanji untuk melepaskanku dan dia," tawar Xieyu pada lelaki tua itu.
"Hay anak muda tengil, akhirnya kau bicara juga, kenapa?,apa mungkin karena sebentar lagi kau akan mati makanya kau sudah mau bicara?" tanya lelaki tua itu sambil tersenyum mengejek kearah Xieyu.
Xieyu yang mendapatkan ejekan dari lelaki tua itu sama sekali tidak meresponya, justru Xieyu langsung mengulurkan tangan kanannya kearah lingkaran cincin itu dan menyerapnya masuk kedalam tubuhnya.
"Arghhh... " teriak Xieyu kencang saat merasakan sakit yang luar biasa karena kekuatan roh yang mulai masuk kedalam tubuhnya,tubuhnya seperti ingin hancur rasanya,karena tidak dapat menerima kekuatan roh yang besar.
Shan yang melihat Xieyu berteriak kesakitan,memandang Xieyu miris,ia tidak dapat membayangkan betapa sakitnya tubuh Xieyu saat ini.
Para pengawal itu langsung berjalan mundur menjauhi Xieyu, sedangkan lelaki tua itu hanya tersenyum tipis melihat Xieyu yang kesakitan.
__ADS_1
Tubuh Xieyu langsung mengeluarkan tumbuhan menjalar yang berdaunkan perak dan seekor ular berwarna ungu yang juga melilit ketubuhnya, tubuh Xieyu bergetar hebat, matanya tertutup seperti kehilangan kesadaran.
Dibawah alam sadarnya tubuh Xieyu seperti terkurung dalam sangkar yang terbuat dari roh pelindungnya dengan ular yang melingkari sangkar itu, Xieyu berusaha keras untuk lepas dari jeratan sangkar tumbuhan perak dan ular itu.
"Xieyu,Xieyu," tiba tiba terdengar suara yang sangat familiar ditelinga Xieyu.
"Xieyu berkosentrasilah,tenangkan pikiranmu, dan setabilkanlah kekuatan yang ada ditubuhmu,maka kau akan terlepas dari jeratan sangkar dan ular itu," ucapnya pada Xieyu.
"Bunda! " teriak Xieyu saat menyadari bahwa suara itu adalah suara bundanya,namun seketika suara itu menghilang, membuat hati Xieyu merasa sedih, dilubuk hati Xieyu ,ia sangatlah rindu dengan bundanya, namun apalah daya Xieyu harus menerima semua takdirnya.
Akhirnya Xieyu melakukan apa yang bundanya ucapkan kepadanya, walaupun rasa sakit yang luar biasa menjalar keseluruh tubuh Xieyu,dengan sekuat tenaga Xieyu menahan rasa sakit itu. sampai akhirnya sangkar dan lilitan ular itu hancur.
Xieyu langsung membuka kedua matanya setelah sadar dari alam bawah sadarnya, dilihatnya tanaman perak dan ular yang mulai menghilang dari tubuhnya,seketika tubuh Xieyu terasa lemas,membuatnya jatuh kelantai.
"Tuan, tuan apa kau baik baik saja? " teriak Shan,saat melihat tubuh Xieyu yang jatuh kelantai.
Diruangan bawah tanah itu, sekarang hanya tersisa mereka berdua, saat Xieyu berada didalam alam bawah sadarnya, para pengawal dan lelaki tua itu tiba tiba menghilang entah kemana.
"Tuan, kau dengar tidak, jangan mati tuan, nanti saya juga ikutan mati disini, siapa yang menyelamatkan saya nanti tuan?" teriak Shan panik,jika Xieyu mati, otomatis Shan juga akan mati karena kelaparan diruang bawah tanah.
"Cerewet," ucap Xieyu pelan yang sama sekali tidak terdengar oleh Shan.
Brukkk...
Jangan lupa buat selalu suport author
Biar author semangat upnya
__ADS_1