
Saat hampir sampai dimarkas tabib utama,Xieyu secara tidak sengaja melihat segerombolan orang yang masuk kedalaman markas tabib utama tanpa menggunakan cadar atau pelindung apapun yang berguna untuk melindungi diri dari racun wabah.Membuat Xieyu menyatukan kedua alis tebalnya karena merasa heran.
"Siapa mereka?" batin Xieyu
Sedangkan saat ini Lie Jan dan Zhang Shi sudah dalam perjalanan menuju arah hutan desa Roh Mawar,bersama dengan tabib dan pelayanya yang ia temui dikota Shanzhao. Karena kondosi tabib yang sudah tua, yang membuatnya tidak mungkin untuk berjalan kaki terlalu jauh,membuat mereka berempat pergi menggunakan kereta kuda yang sangat sederhana,yang Zhang Shi dan Lie Jan beli dikota.
Saat Zhang Shi tengah fokus dalam mengarahkan arah laju kuda, tiba tiba Lie Jan menepuk pundaknya pelan dari arah belakang, membuat Zhang Shi segera mengalihkan pandangannya Kearah Lie Jan.
"Hmm,Kenapa?" tanyanya.
"Sebenarnya cara apa yang tadinya sudah kau rencanakan?" tanya Lie Jan balik.
"Berbohong."
"Bohong? bohong tentang apa," ucap Lie Jan yang semakin penasaran dengan rencana Zhang Shi,karena rencana yang Zhang Shi sudah siapkan,terbuang cuma cuma,karena ternyata terjadi sesuatu yang tidak terduga duga sebelumnya oleh Lie Jan dan Zhang Shi.
"Kemarilah! mendekat padaku."
Setelah mengatakannya Lie Jan segera mendekatkan wajahnya kearah Zhang Shi,begitupun dengan Zhang Shi yang mendekatkan mulutnya kearah telinga Lie Jan lalu berbisik pelan. " Awalnya aku ingin membohongi tabib,mengatakan bahwa kita akan membawanya untuk membantu teman kita berobat karena terkena serangan setan roh dihutan dekat dengan desa Roh Mawar,agar beliau mau menyetujui permintaan dari kita." ucap Zhang Shi kemudian menarik kembali wajahnya dari dekat Lie Jan dan kembali fokus mengendarai kereta kudanya.
"Rupanya kau sudah mulai suka berbohong seperti Kexing dan Shan ternyata," lalu menggelengkan kepalanya pelan dengan tersenyum kecil.Mendengar ucapan Lie Jan barusan,membuat Zhang Shi juga tersenyum kecil didepan.
"Sesuatu hal yang didasari dengan kebaikan, maka akan berakhir pula dengan kebaikan,dan sesuatu yang didasari dengan keburukan,maka akan berakhir pula dengan keburukan, walaupun manusia tempatnya salah dan dosa,namu tidak ada seorang manusiapun yang tidak menyadari semua kesalahannya sendiri," ucap tabib yang tiba tiba membuka suara setelah Zhang Shi dan Lie Jan terdiam,membuat Lie Jan dan Zhang Shi segera menoleh kearah tabib yang duduk dibelakangnya.
__ADS_1
"Maksudnya tuan," tanya pelayan.
"Maafkan kami berdua tabib." Ampun Lie Jan yang mengerti dengan ucapan yang tabib barusan ucapkan.
"Hati yang bersih, melambangkan jiwa yang bersih, jangalah engkau anak muda gemar melakukan kebohongan,karena suatu kebohongan tidaklah baik dilakukan."
"Kami mengerti tabib, sebenarnya saya dari awal sama sekali tidak berniat untuk membohongi tabib,namun karena kami berdua sudah kehabisan akal karena selalu ditolak seluruh tabib kota, membuat kami berniat untuk membohongi tabib, sekali lagi saya minta maaf tabib." Mohon Zhang Shi,yangmerasa tidak enak hati dengan tabib.
"Baiklah anak muda,yang terpenting jangan sampai kalian mengulanginya kembali."
Jeritan manusia yang meminta tolong dan ampun yang penuh dengan rintihan tangisan, terdengar pilu memenuhi seluruh akademi Roh Langit,namun semuanya seperti hanya rintihan tangisan tanpa rasa. Karena tidak ada satupun manusia yang mendengarkannya dengan penuh kasihan, dan hanya menganggapnya sebagai pemandangan yang indah untuk disaksikan.
Sudah hampir lebih dari setengah tahun berlalu,namun mereka masih tetap menjalani pelatihan yang sangat amatlah kejam bagi manusia.Jika mereka mempunyai pilihan,dalam lubuk hati mereka pastilah memilih mati, daripada harus disiksa setiap harinya.
Semua murid akademi Roh Langit,sudah dikumpulkan ditengah tengah halaman akademi yang luas dengan pancaran sinar matahari yang sangat menyengat,membuat tubuh mereka mengeluarkan cairan cairan putih yang perlahan membasahi kain pakaian yang mereka kenakan.
Ratu Dunia Roh yang saat ini sudah berdiri dihadapan para murid,tersenyum tipis,lalu pandangannya mengedar keseluruh manusia dihadapanya.
"Hari ini, tepat kalian semua sudah berada diakademi Roh Langit selama enam bulan lebih,saya sebagai ratu Dunia Roh, akan menguji kalian semua,hari ini akan ada perlombaan antara murid akademi, dan enam orang terakhir yang bisa bertahan maka ia yang akan menjadi anggota murid tahun depan yang ikut dalam perlombaan master roh mewakili akademi Roh Langit berserta kerajaan Dunia Roh,dan bagi para murid yang tidak berguna, maka bersiaplah untuk menjadi tumbal kekuatanku tahun ini.Hahahha..." Tawa membelegarnya dengan tatapan bengis.
Setelah mengatakannya, ratu Dunia Roh berlalu pergi dan duduk disinggahsana yang tak jauh dari lokasi pertandingan yang sudah disiapkan.
Area pertandingan yang hanya beralaskan tanah tandus yang dipenuhi dengan debu berterbangan tanpa adanya pembatas apapun dengan panas terik matahari diatasnya,yang sebentar lagi akan menjadi arena berdarah.
__ADS_1
" Lu Tao dan Wu Jin,majulah kearena!" panggil Baiyi yang bertugas menjadi wasit pertandingan.
Kedua master roh yang baru saja namanya dipanggil,segera keluar dari kerumunan para murid,dan berjalan masuk kedalam arena,setelah dirasa keduanya sudah siap untuk bertarung,Baiyi melirik kearah pengawal yang bertugas untuk memukul gong, yang berfungsi untuk memulai pertandingan dan berakhirnya pertandingan.
Teng... Teng... Lu Tao dan Wu Jin yang sama sama mempunyai roh pelindung asap,segera mengeluarka asap hitam dari tubuhnya dengan tanda asap hitam dikeningnya tak lupa empat cincin roh yang melingkar ditubuhnya atau disebut Leader Roh tingkat satu.
Secara bersamaan mereka berdua terbang dan saling menghantamkan diri mereka satu sama lain untuk saling menyerang,karena hantaman yang cukup keras,secara bersama mereka berdua terpental jauh, dan jatuh dengan posisi yang masih berdiri.
Tanpa menunggu aba aba, Lu Tao,segera menyerang Wu Jin kembali,dengan mengeluarkan kekuatan roh asapnya kearah Lu Tao,membuat Lu Tao segera menangkisnya,besarnya kekuatan Wu Jin membuat Lu Tao sedikit terseret kebelakang. Wu Jin yang melihat ada kesempatan,segera terbang kearah Lu Tao dan menendang tubuh Lu Tao sampai terpental jatuh ketanah.
"Hiyahhhh..." Brukkk... Suara hantaman tubuh Lu Tao yang jatuh, segera Lu Tao memegang dadanya yang terasa sesak karena tendangan dari Wu Jin.
"Huekk..." Darah segar keluar dari mulut Lu Tao. Membuat wajah Wu Jin yang berada dibalik topeng memancarkan aura kepuasan atas kesempatannya yang tinggal sedikit lagi, berhasil membunuh lawannya.
Sedangkan ratu Dunia Roh yang sendari tadi melihatnya,tersirat raut wajah yang terlihat senang dengan pertarungan didepannya.
Maaf setelah sekian lama aurora baru up lagi...
karena kemaren kemaren sakit dan gak sanggup buat ngetik bab baru..
Setelah sakit,ehh malah jari tangannya kena golok,jadi baru up sekarang..
Jangan lupa like and komennn....
__ADS_1