Dunia Roh

Dunia Roh
Kabut Beracun


__ADS_3

Dipagi yang cerah ini, mereka berempat bangun dari tidur mereka dan langsung bergegas menuju desa Roh Mawar untuk mrmbantu para warga desa dan memecahkan masalah wabah yang melanda desa Roh Mawar.


Setelah sampai didepan gerbang masuk desa Roh Mawar,mereka berempat dikejutkan dengan tumpukan mayat warga yang semakin banyak dan kabut putih yang mengelilingi desa itu.


"Dari mana datangnya kabut itu?" ucap Shan yang merasa aneh dengan kemunculan kabut putih itu.


"Aku juga tidak tau," kata Kexing dengan pandangan yang masih tertuju kearah kabut yang mengelilingi seluruh desa.


"Sepertinya kita harus cepat masuk kedalam,untuk membantu para warga desa, sebelum mereka mati semua!" imbuh Shan kembali,dan langsung berlari masuk menuju kedalam desa.


"Tunggu!" teriak Xieyu,saat melihat Shan yang sudah berlari masuk.


"Jangan masuk keda..."


Bruk... Belum sempat Xieyu melanjutkan kata katanya, Shan sudah lebih dulu jatuh pingsan saat baru saja melewati pintu gerbang masuk kedalam desa. membuat mereka bertiga panik,dan hendak berlari menyusul Shan,guna untuk menolongnya.


"Shan!" teriak mereka bersamaan.


"Kita harus kesana untuk menyelamatkan Shan!" ucap Kexing khawatir.


"Tunggu!" cegah Xieyu menghentikan langkah kaki Kexing yang hendak berlari masuk kedalam.


"Tunggu apa lagi Xieyu? apa kau gila, lihatlah Shan pingsan disana, jika kita tidak segera membantunya,maka ia akan mati disana!" marah Kexing pada Xieyu, membuat Xieyu berjalan kearah Kexing dan menatapnya tajam.


"Tenanglah dulu Kexing! dengarkan dulu penjelasan dari Xieyu," ucap Lie Jan disamping Kexing yang mencoba untuk menenangkan Kexing.


"Jangan gegabah Kexing,coba berpikirlah dengan jernih,jika Shan saja yang memakai cadar diwajahnya bisa pingsan, maka akan terjadi hal yang sama pada dirimu juga Kexing! jika kalian semua pergi masuk kedalam dan semuanya terkena racun, lalu siapa yang akan menyelamatkan kalian beserta warga desa." jelas Xieyu.


"Lalu kita harus bagaimana Xieyu?" tanya Zhang Shi.

__ADS_1


"Biarlah aku yang masuk kedalam,aku akan menolong Shan untuk keluar dari dalam desa, kalian tetap disini!" jawab Xieyu serius.


"Apa kau mau mati Xieyu? jangan gila kau ya! mana mungkin kami bertiga mengizinkan kau masuk kedalam," amarah Kexing kembali keluar karena rencana Xieyu yang hendak masuk kedalam sendirian, ia tidak mungkin membiarkan Xieyu terkena racun untuk kedua kalinya, karena cukup satu kali saja sudah membuatnya merasakan penyesalan seumur hidupnya, jika sampai terulang kembali,dan terjadi sesuatu pada Xieyu, Kexing tidak tau harus bagaimana menghadapi dirinya sendiri.


"Sudahlah Kexing,jangan terus berdebat denganku, hidupku juga sudah tidak akan lama lagi, biarkan aku masuk kedalam,Lie Jan,Zhang Shi,kau tahan dia, aku akan masuk kedalam."


Dengan cepat Lie Jan dan Zhang Shi mematuhi perintah Xieyu, dan segera memegang kedua tangan Kexing mencegahnya agar tidak melarang Xieyu masuk kedalam desa seorang diri untuk menyelamatkan Shan.


"Kalian berdua lepaskan aku! lepaskan," teriak Kexing sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan Lie Jan dan Zhang Shi.


"Berhati hatilah Xieyu," ucap Lie Jan dan diangguki oleh Xieyu.


Setelahnya Xieyu dengan cepat berlari masuk kedalam desa, dan membantu Shan yang sudah tergeletak ditanah dengan tak sadarkan diri. Saat membantu Shan berdiri untuk dipapahnya,Xieyu yang sendari awal masuk kedalam desa dengan tidak bernapas, sekarang mulai kehabisan nafasnya,Xieyu berusaha untuk tetap tidak bernafas sambil berjalan membopong Shan, namun kelamaan oksigen didalam tubuhnya habis membuatnya terpaksa menghirup udara dalam dalam.


"Huft... Hah..." Tarikan nafas Xieyu yang tidak ia sadari, membuat Xieyu langsung kaget dengan tindakannya sendiri.


Dengan jalan yang cepat Xieyu membawa Shan keluar desa menuju kearah Kexing yang saat ini sudah terlepas dari cengkeraman Lie Jan dan Zhang Shi.Segera mereka bertiga bergegas berlari menuju kearah Xieyu yang sudah keluar dari desa.


"Xieyu!" teriak mereka bertiga secara bersamaan.


" Apa kau baik baik saja?" tanya Kexing khawatir sedangkan Lie Jan langsung meraih tangan Shan membantu Xieyu membopong Shan.


"Lebih baik kita segera membawa Shan masuk kedalam hutan dan membantu mengeluarkan racun dalam tubuhnya.," kata Zhang Shi yang mengambil alih tangan Shan dari Xieyu.


"Baiklah ayo cepat kita bawa Shan kedalam hutan," imbuh Kexing.


Saat mereka berlima sudah masuk kedalam hutan, segera Zhang Shi dan Lie Jan meletakkan Shan ketanah dan menyandarkan kepalanya kebatang pohon besar.


"Bagaimana cara kita menyelamatkannya?" bingung Lie Jan karena dirinya Kexing dan juga Xieyu sama sekali tidak mengerti tentang wabah beracun apalagi memeriksa penyakit ditubuh manusia.

__ADS_1


"Apa kita bawa saja Shan kekota dan mencari tabib untuk membantu menolongnya." usul Kexing yang juga kebingungan.


"Tidak perlu panggil tabib, akan aku coba mengecek tubuh Shan terlebih dulu, aku mengerti sedikit tentang ilmu kedokteran," imbuh Zhang Shi yang langsung berjongkok didepan Shan dan memegang pergelangan tangan Shan untuk mengecek nadinya.


"Detak Nadinya cepat dan tidak beraturan,bahkan tangannya terasa dingin,tubuhnya sudah terkena wabah racun yang berbahaya."


"Lalu kita harus bagaimana Zhang Shi?" tanya Xieyu yang khawatir dengan keselamatan Shan.


"Sebentar," ucap Zhang Shi lalu membuka kelopak mata Shan dan dan juga mulut Shan.


Setelah mengecek kondisi tubuh Shan, Zhang Shi berdiri untuk menjelaskan pada mereka bertiga tentang kondosi Shan sekarang. " Detak nadinya tidak beraturan, bahakan badannya juga terasa dingin, melebihi suhu tubuh manusia pada umumnya,dan bola matanya sedikit menguning serta lidahnya juga menguning, aku yakin jika ini bukan wabah penyakit,melainkan racun wabah yang disengaja oleh manusia."


"Racun wabah? disengaja, maksudmu Zhang Shi,tolong jelaskan aku tidak mengerti," ujar Lie Jan.


"Karena jika manusia terkena wabah beracun, gejalanya tidak akan seperti ini,pada umumnya tubuh manusia yang terkena wabah racun hanya akan mengalami beberapa gejala seperti gatal gatal ataupun sesuatu yang menonjol yang penyakitnya sama persis dengan yang lainnya dan gejalanya juga tidak akan seperti ini, gejala yang diderita Shan persis seperti tubuh manusia yang diracuni. , aku yakin bahwa ada orang yang berniat jahat yang sengaja meracuni warga desa Roh Mawar." tutur Zhang Shi yakin.


"Dasar manusia biadab! tega sekali mereka melakukan ini." Marah Kexing.


"Tenanglah dulu Kexing,lalu kita harus bagaimana?" imbuh Lie Jan.


"Entahlah,aku juga tidak tau harus bagaimana?"


"Pasti akan ada jalan keluarnya, kita harus berpikir denang tenang agar segera bisa menemukan solusinya." tutur Kexing.


Jangan lupa like and komen...


Biar author tambah semangat upnya...


Ingat!!! jangan menjadi pembaca bayangan...

__ADS_1


__ADS_2