
"Apa kalian juga merasa lelah?" tanya Lie Jan,yang tergeletak ditanah dengan mata tertutup.
"Lumayan," ucap Zhang Shi.
"Aku sangatlah lelah, membopong mayat mayat yang sangat bau itu seharian." keluh Kexing.
"Apalagi dengan diriku,aku hampir saja pingsan karena tidak kuat menahan bau mayat dan para warga yang ada disana." sahut Shan.
Ketika keempatnya sibuk mengeluarkan keluh kesah mereka masing masing, berbeda dengan Xieyu yang terus terdiam dengan tatapan nanar menatap kearah langit,memandang indahnya bulan malam, yang dikelilingi bintang bintang bertaburan dengan ditemani semilir angin malam yang dingin.
"Bagaimana menurutmu Xieyu? Hey!" panggil Shan kembali, saat melihat Xieyu yang diam saja tanpa menjawab pertanyaan yang Shan tanyakan.
"Emm,kenapa?" ucap Xieyu saat tersadar dari lamunannya karena teriakan Shan dan langsung menoleh kearah Shan yang tergeletak disampingnya.
"Lupakan pertanyaanku, apa kau merasa tidak enak badan Xieyu? dari tadi kau hanya diam saja, apa racun Gu dalam tubuhmu kambuh lagi?" panik Shan lalu bangkit untuk duduk,dan mengecek kondisi Xieyu.
"Aku tidak apa apa." ucap Xieyu pada Shan saat mengecek denyut nadi ditanganya.
"Syukurlah kau tidak apa apa," ucap Shan yang merasa tidak ada yang mengganjal dari tubuh Xieyu dan kembali tidur disamping Xieyu.
"Menurutku,ada yang aneh dengan mayat mayat disana, menurut kalian apa ada yang aneh juga dengan para mayat disana?" tanya Xieyu.
"Aneh?" tanya Kexing balik.
"Apa kalian tidak merasa ada yang mengganjal dengan kejadian wabah itu, setiap mayat laki laki dan perempuan memiliki keanehan tubuh yang berbeda,apa kalian menyadarinya?" tanya Xieyu kembali.
"Awalnya aku juga berfikir mereka memiliki keganjalan seperti yang kau ucapkan tadi sore pada ketua tabib, namun setelah ketua tabib menjelaskan bahwa hormon laki laki dan perempuan berbeda, aku tidak lagi berfikir bahwa para mayat itu ada yang aneh, malahan aku berfikir bahwa wabah disana murni dari alam." jawab Lie Jan.
__ADS_1
"Kalau aku,jangan kalian tannya! sudah jelas aku tidak akan bisa mengetahui apapun tentang mayat mayat disana, karena bahkan aku sendiri tidak kuat mencium bau para mayat itu, jadi tidak mungkin aku mendekati para mayat itu untuk mencari suatu keganjalan yang ada." sahut Shan.
"Begitupun juga diriku," imbuh Zhang Shi.
Xieyu bangkit dari tidurnya dan duduk lalu menghadap kearah keempat sahabatnya yang berbaring didekatnya. "Ada yang aneh dengan para mayat disana, karena tidak hanya dari segi bau yang berbeda antara laki laki dan perempuan,setiap mayat perempuan wajahnya dan juga bibirnya akan sangat pucat pasif, badannya terasa lemas,sedangkan pada mayat laki laki wajahnya pucat seperti mayat perempuan namun bibirnya sama sekali tidak pucat, tetap berwarna merah seperti bibir manusia yang sehat,serta hidungnya yang bengkok, dan tangan serta tubuhnya terasa masih segar, seperti tubuh manusia yang masih hidup." jelas Xieyu.
"Wah, kenapa kau begitu teliti,aku bahkan sama sekali tidak menyadari perbedaan mereka sedikitpun," kata Shan.
"Yang lebih aneh, pada dada mayat perempuan terdapat lubang kutukan yang berwarna merah," ucap Xieyu kembali.
Membuat keempatnnya tercengang dan langsung bangun dari tidurnya masing masing untuk duduk. "Kau yakin Xieyu?" tanya Shan,yang langsung diangguki mantap oleh Xieyu.
"Aku masih tidak percaya," kata Kexing.
"Tidak masalah jika kau tidak percaya Kexing,tapi yang jelas aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, bahwa didada mayat perempuan tadi ada kutukan lubang." ucap Xieyu yakin dengan apa yang ia lihat.
Karena kesal mendengar ledekan Kexing,Xieyu langsung menghempaskan tangan Kexing kasar. "Aku ini serius kenapa kau malah bercanda!"
"Hahaha...Xieyu ternyata tadi kau sedang berbuat cabul ya? dasar kau ini tidak waras, mau berbuat seperti itu pada orang mati, lain kali jangan lupa ajak diriku juga ya! hahahaha..." tawa Shan yang juga ikut pecah,membuat Xieyu semakin sebal dengan mereka.
Dengan serius dan penuh pertimbangan Xieyu membedakan mayat perempuan dan laki laki, bahkan sampai tidak bisa tidur karena memikirkannya,malah menjadi lelucon bagi para temannya,membuatnnya jengkel setengah mati. "Sudahlah,aku tidur saja,tidak ada gunanya berdiskusi dengan kalian." marah Xieyu dan langsung membaringkan tubuhnya ketanah untuk tidur.
Setelah berhasil membuat Xieyu marah, mereka berempat bergegas untuk segera tidur, karena besok pagi mereka berlima akan kembali membantu warga desa Roh Mawar. Walaupun dengan dinginnya angin malam dan sakitnya badan mereka karena hanya beralaskan tanah, namun tak mengurangi rasa nyenyak tidur mereka yang tengah mengarungi bunga tidur.
"Saat ini aku dan Xio Nai sedang menyelidikinnya lebih lanjut ketua," ucap lelaki itu pada ketuannya melalui cermin penghubung,yang menampakkan wajah sang ketua melalui kaca cermin.
"Baiklah,aku akan bersabar menunggu setiap kabar darimu Wu Bai, sekarang beritahukan padaku, apa saja yang sudah kau lakukan?"
__ADS_1
"Kemarin malam diam diam aku menyusup masuk kedalam kamar ratu dunia roh, aku menemukan sebuah hal yang sangat mengejutkan."
Flassback on
Saat siang hari ratu dunia roh sedang berada di akademi Roh Langit untuk memantau perkembangan para murid murid yang dilatih disana, Wu Bai yang melihat ada kesempatan emas, langsung menyuruh Xio Nai untuk ikut berjaga diluar istana memberinya peringatan jika ratu dunia roh sudah kembali.
Sedangkan Wu Bai melakukan tugasnnya, dengan lihai dan sangat cepat Wu Bai menerobos, dan melewati para penjaga didepannya seperti angin, membuat para penjaga tidak menyadari kehadirannya dan hanya merasakan hembusan angin kencang yang melewatinya.
Salah satu penjaga yang merasakan hembusan angin kencang, langsung berhenti berjalan dan memegang lehernya yang terasa dingin terkena hembusan angin. "Kenapa anginnya terasa kencang ya?" ucap penjaga itu pada temannya yang berada disampingnya.
"Mungkin karena sekarang musim berangin, sudahlah ayo jalan."
"Mungkin." ucapnya lalu berjalan menyusul temannya.
Setelah berhasil melewati para penjaga yang berjaga disepanjang lorong masuk menuju kamar ratu dunia roh, dengan mudahnya Wu Bai masuk kedalam kamar ratu roh seperti angin yang masuk melalui celah pintu yang sedikit terbuka.
Saat pertama kali masuk kedalam kamar ratu dunia roh,Wu Bai langsung terpukau dengan semua barang barang yang terbuat dari emas, mata dan mulutnya seketika membulat sempurna tampa ia sadari.
"Andai aku seorang pencuri, mungkin aku sudah kaya saat ini karena mencuri, sayangnnya aku bukan pencuri." sesal Wu Bai,lalu dengan hati hati mulai menggeledah semua tempat dan barang yang ada dikamar itu.
Sampai hampir setengah Jam Wu Bai menggeledah kamar ratu dunia roh, ia sama sekali tidak menemukan apapun yang berharga, saat memutuskan untuk keluar.
Krekkkk...
Jangan lupa like and komen...
Biar tambah semangat upnya...
__ADS_1
Ingat!! Jangan menjadi pembaca bayangan!!