
Kexing yang tengah menjaga Shan sendirian dihutan,hanya bisa berjalan kesana kemari sembari menunggu kedatangan Lie Jan dan yang lainya kembali membawa tabib.
Tak lama kemudian,Lie Jan dan Zhang Shi datang dengan tabib dan pelayannya, membuat Kexing yang melihatnya tersenyum senang, karena akhirnya Shan sebentar lagi dapat terobati.
Setelah turun dari kereta kuda, Zhang Shi dan Lie Jan serta tabib dan pelayannya berjalan menghampiri Kexing yang tengah berdiri tak jauh dari Shan.
"Akhirnya kalian datang juga." Senang Kexing.
"Emm...Maaf jika kami berdua terlalu lama,karena ada suatu kejadian yang tak terduga duga," kata Lie Jan yang tidak enak hati pada Kexing.Karena terlalu lama membawa tabib datang,membuat Kexing lama menunggu.
"Tabib,silahkan anda periksa!" ucap Zhang Shi.Mempersilahkan tabib.
Segera tabib mendekat kearah Shan dan berjongkong kemudian mengecek denyut nadi pada tangan Shan,serta membuka kelopak mata Shan untuk melihat bola matanya.
Setelah tabib mengecek tubuh Shan,tabib mengarahkan pandangannya kearah mereka yang ada disana. "Dia terkena racun setan roh."
"Racun setan roh? tapi seingat saya, didesa Roh Mawar sedang terjangkit wabah beracun,bukan racun setan roh." heran Kexing ketika mendengar ucapan tabib. Karena setaunya tabib utama mengatakan bahwa para warga desa terjangkit wabah beracun bukan racun setan roh yang seperti dikatakan oleh tabib.
"Tapi memang seperti itulah yang terjadi, lihatlah tubuhnya yang sudah mulai membiru, semua ini terjadi karena racun setan roh mulai menyerap kekuatan roh pelindung pada tubuhnya, sehingga terjadilah seperti ini." Jelas tabib,berusa meyakinkan mereka.
"Tapi seingat saya waktu itu,tabib utama dan wali kota mengatakan bahwa warga terjangkit wabah beracun,kenapa bisa seperti ini." Bingung Lie Jan.
Tak lama mereka berkecamuk dengan pikiran masing masing,akhirnya Xieyu datang dengan wajah datarnya yang dingin dan menghampiri mereka.
"Darimana saja dirimu Xieyu?" tanya Zhang Shi penasaran,karena setaunya Xieyu bertugas menjaga Shan dengan Kexing.
"Aku dari mencari tabib sekitar sini,siapa tau menemukanya,namun tak membuahkan hasil." Dengan langkah kakinya yang terus mendekat kearah mereka.
"Kau tak perlu mencarinya lagi Xieyu,aku sudah membawanya kemari," sahut Lie Jan.
"Emm...Baguslah kalua begitu, sekarang keadaan Shan bagaimana?" tanya Xieyu.
"Kata tabib,Shan terkena racun setan roh,dan harus segera terobati,atau tidak semakin lama kekuatan roh pelindung Shan akan terserap habis oleh kekuatan racun setan roh," jelas Kexing.
__ADS_1
"Aneh,bukanya didesa terkena wabah beracun? kenapa bisa menjadi racun setan roh."
"Aku juga tidak tau Xieyu," jawab Kexing.
"Tabib,lalu bagaimana caranya agar kami bisa menyembuhkannya?" tanya Xieyu pada tabib yang masih berjongkok didekat tubuh Shan.
"Aku membutuhkan beberapa tanaman seperti, daun Kelabu,bunga Jati Mulya dan juga akar Tratao secepatnya."
"Dimana kami bisa mendapaatkan semua bahan itu tabib?" tanya Xieyu kembali.
Tabib menunduk sebentar lalu kembali mengangkat kepalanya dengan wajah yang sedikit sulit diartikan. "Sebenarnya tanaman bunga Taji Mulya dan akar Tratao adalah tanaman langka yang hanya bisa didapatkan digurun pasir yang sangat berbahaya,sedangkan daun Kelabu hanya ada didesa Roh Kelabu,saya tidak yakin kalian bisa mendapatkanya dengan mudah, karena banyak sekali rintangan yang harus kalian lewati untuk mengambil tanaman itu semua."
"Tidak masalah seberapun sulitnya itu tabib,kami pasti akan mercarinya sampai dapat, walaupun itu sangatlah sulit," timpal Kexing penuh dengan percaya diri.
"Kalau begitu kalian cepatlah berangkat sekarang! karena waktu kalian sudah tidak lama lagi." imbuh tabib.
"Aku akan pergi kedesa Roh Kelabu untuk memetik daun kelabu," kata Xieyu.
"Kenapa aku tidak ikut saja dengan Xieyu, setidaknya aku bisa membantunya." celah Kexing yang tak terima dengan keputusan yang dibuat oleh Lie Jan,karena dirinya juga ingin andil dalam menyembuhkan Shan.
"Kekuatanmu lebih besar Kexing,kau dapat menjaga tabib dan Shan,agar terlindungi dari berbagai macam setan roh dihutan ini," jelas Lie Jan.
"Baiklah kalau begitu kalian berhati hatilah, dan kembali secepatnya dengan selamat, terutama dirimu Xieyu,ingatlah dengan penyakitmu!" ujar Kexing.
"Emm." Xieyu mengganggukkan kepalanya seraya mengerti.
Kemudian mereka bertiga segera bergegas pergi kearah tujuan masing masing,Xieyu yang memiliki mata biru, memudahkannya untuk berlari cepat agar segera sampai didesa Roh Kelabu.Tak sampai dari setengah hari, Xieyu sudah berada diibu kota desa Roh Kelabu.
Xieyu yang pada dasarnya tidak mengetahui dimana letak persis tempat daun Kelabu,memilih untuk bertanya pada salah satu pedagang pinggir jalan yang tak jauh darinya.
"Maaf permisi tuan."
"Iya silahkan,ada apa ya tuan?" tanya pedagang tersebut.
__ADS_1
"Saya pernah mendengar tentang daun Kelabu,apakah tuan tau dimana tempat daun Kelabu berada?
"Oh daun Kelabu, daun itu sangatlah langka tuan,bahkan tempatnya sangat berbahaya,daun itu tertanam liar didalam jurang terjal yang ada dihutan dekat sini tuan."
"Arahnya sebelah mana ya tuan? kalo boleh saya tau."
Pedagang itu mengarahkan telunjuk tanyanya kearah barat. "Disebelah sana tuan,saya sarankan jangan kesana tuan,bahaya."
" Terimakasih atas informasinya dan perhatiannya tuan,kalau begitu saya permisi." pamit Xieyu.
"Sama sama tuan."
Kemudian Xieyu segera pergi meninggalkan pedagang itu, menuju hutan yang dikatan oleh pedagang tadi, tak butuh waktu lama Xieyu sudah sampai dihutan itu.
Terlihat hutan yang sangat terbengkalai seperti tidak pernah terjamah oleh manusia ,karena banyak sekalia rerumput hijau yang menjulang tinggi,yang tingginya hampir setinggi tubuh manusia pada umumnya.
Tanpa berpikir panjang,Xieyu segera masuk kedalam rerumputan tinggi didepanya,setelah melewati rerumputan tinggi,didepanya sekarang terpapang jurang yang sangat terjal dengan bebatuan yang tajam dan sungai dibawahnya.
Karena salah satu roh pelindung Xieyu adalah tanaman merambat,segera Xieyu mengeluarkanya dan dan melilitnya pada pohon besar, kemudian siap untuk turun kedalam jurang mencari daun Kelabu.
Xieyu turun dengan sangat hati hati, pandangannya mengedar keseluruh tebing jurang mencari daun Kelabu,sampai Xieyu di pertengahan jurang,ia melihat tanaman yang warna daunya sangat aneh yaitu emas keputihan.
"Disana."
Kemudian langsung mengarahkan tubuhnya kearah tanaman itu berada,saat Xieyu sudah berada tepat disamping tanaman itu, dan bersiap untuk mengambil dengan tanganya,tiba tiba tanganya disambar oleh sesuatu dari arah atas,membuatnya langsung terjun kebawah jurang dengan cepat.
"Aaaaaaaa..."
Jangan lupa like and komen...
Biar author tambah semangat upnya...
Ingat! jangan menjadi pembaca bayangan...
__ADS_1