Dunia Roh

Dunia Roh
Setan Roh Burung


__ADS_3

Xieyu meregangkan kedua tanganya untuk mengeluarkan semua kekuatan roh pelindungnya menjadi satu kekuatan penuh, "Hiyakkk..." Teriak Xieyu kencang,ditubuhnya muncul semua jenis roh pelindung miliknya,disisi kanan ada kepala ular hijau, dan disisi kiri ada kepala srigala sedangkan dari arah kepalanya muncullah dua tanaman perak yang terus bergerak melenggak lenggok .


Bola mata Xieyu berubah menjadi biru, lalu mencabik cabik batang pohon roh itu secara brutal, membuat pohon roh mengarahkan akar akarnya kesembarang arah,sehingga Kexing yang terbang didekatknya terhempas jauh, Guang Jun dan yang lainnya juga berjalan menjauhi pohon agar tidak terhempas oleh akar roh pohon.


Setelah berhasil mencabik cabik batang pohon sampai patah menjadi dua, pohon itu langsung berhenti dan berubah menjadi lingkaran cincin roh, Guang Jun dan yang lainnya berjalan mendekat kecincin roh itu.


"Shan! sekarang kau serap kekuatan itu, sebelum menghilang! " perintah Guang Jun,


Shan yang berada dibelakang Guang Jun berjalan maju kedepan ,tanganya terulur kearah lingkaran cincin roh ,lalu menyerap semua kekuatan roh masuk kedalam tubuhnya.


"Arghh..." teriak Shan kesakitan,dan langsung jatuh ambruk tak sadarkan diri.


Melihat Shan yang sudah pingsan, Lie Jan dan juga Zhang Shi membantu Shan berdiri dan memapahnya.sedangkan Guang Jun mengintruksikan kepada semua muridnya untuk melanjutkan perjalanan mereka masuk lebih dalam kehutan roh.


Saat mereka sudah berjalan semakin jauh, tiba tiba terdengar suara angin yang sangat kencang,mereka semua langsung menghentikan langkah kaki mereka,dan pandangan mereka mengedar keseluruhan hutan, mencari arah angin yang kencang itu.


"Guru!" panik Lie Jan.


"Tetap waspada!" perintah Guang Jun.


Whesss...Ngek...Ngek...suara angin semakin kencang dengan suara burung yang perlahan semakin mendekat kearah mereka,membuat mereka semakin waspada.

__ADS_1


Whess...Brakk...Tiba tiba setan roh burung datang dari arah barat dan langsung menyambar mereka berenam membuat mereka semua terhempas jauh,Guang Jun yang berada tepat disisi barat, terhempas jauh dan tubuhnya membentur pepohonan, sedangkan yang lain hanya jatuh ketanah.


Shan yang awalnya pingsan langsung sadarkan diri, saat tubuhnya jatuh ketanah. "Ini ada apa?" teriaknya kebingungan.


"Merayaplah dan bersembunyi! diatas ada setan roh burung!" teriak Lie Jan yang bersembunyi dibalik pohon tak jauh darinya,Shan yang ketakutan, langsung merayap kesalah satu pohon dan bersembunyi.


"Lie Jan! kenapa kau malah bersembunyi! bunuhlah setan roh itu! dia adalah jenis setan roh api yang bisa menambah cincin roh pelindungmu! Shan kau bantu Lie Jan! yang lain tetap terus bersembunyi! " perintah Guang Jun,yang bersembunyi dibalik semak semak bersama Zhang Shi.


Lie Jan dan juga Shan berlari maju kedepan,Lie Jan mengeluarkan roh pelindung apinya,membuat seluruh tubuhnya mengeluarkan api, sedangkan Shan dengan kedua kakinya yang bergemetar hebat berusaha berjalan mendekat kearah Lie Jan ,saat melihat setan roh burung yang sangat ganas berterbangan diatasnya, membuat Shan menelan ludahnya susah, karena rasa takut yang nenyelimutinya,dengan terpaksa Shan mengeluarkan roh pelindungnya yaitu pohon energi.


Saat melihat roh pelindung pohon energi yang ada ditanganya, Shan langsung terkejut, karena tangkai rohnya kembali bertambah menjadi tiga tangkai, dengan cepat Shan mengeluarkan energi dan menyalurkannya pada Lie Jan yang sudah siap melawan setan roh burung.


Setan roh burung yang tertarik dengan roh pelindung api milik Lie Jan langsung terbang menyambar Lie Jan. "Lie Jan!" teriak Shan.


Shan yang melihat Lie Jan mulai kuwalahan kembali memberikan kekuatan energi pada Lie Jan,Lie Jan yang merasa kekuatanya semakin besar langsung menghujani pukulan terus menerus kepada setan roh burung itu, membuatnya semakin tak terkendali dan menyemburkan bola api yang ada dumulutnya kesembarang arah.


"Berhati hatilah Lie Jan!" teriak Kexing yang masih mengintip dibalik pohon.


Karena merasakan sakit yang luar biasa dikepalanya, burung itu langsung kehilangan arah dan terjun kedalam sungai yang tak jauh darinya bersama dengan Lie Jan yang masih berada dilehernya.


Byurrr...Terdengar keras suara roh burung yang tercebur kedalaman air bersama Lie Jan,membuat mereka semua melongo dan membulatkan mata mereka senpurna.

__ADS_1


"Lie Jan!" teriak mereka bersamaan.


Disanggar Yunzi sekarang tengah ramai ramainya pengunjung yang datang, karena mereka mengadakan sebuah pementasan seni musik dan tari, yang membuat para para lelaki berbondong bondong untuk datang walaupun denga. harga yang mahal.


Setelah dirasa pelanggan sudah cukup ramai, sang ketua sanggar yang cantik dengan gulungan rambut dibelangkang kepalanya dengan berbagai hiasan indah berbentuk bunga yang terbuat dari emas ,wanita cantik itu berjalan kedepan dan membungkuk hormat pada semua tamu yang sudah hadir.


"Para tamu semua, pementasan sanggar akan segera dimulai, terimakasih karena sudah berkenan datang kesanggar Yunzi, " sambut wanita cantik itu sambil tersenyum kearah semua tamu, membuat semua tamu yang hadir tertawa gembira, karena sebentar lagi mata mereka akan disuguhkan dengan kemolekkan para wanita cantik yang menari.


Setelah sambutan kepada para pengunjung,wanita cantik itu langsung berjalan pergi dan digantikan oleh lima orang wanita cantik dengan baju dan selendang yang sama. kelimanya menari dengan iringan musik secara bersamaan,melenggak lenggokan tangan dan tubuh mereka yang lentur,saat mereka berlima menggoyangkan pinggul mereka kearah para pengunjung, mereka semua langsung bersorak sorak ramai menikmati suguhan mata yang menggugah hasrat mereka.


Melihat ada kesempatan Xing Chi yang merupakan bawahan bunda Xieyu, langsung bergegas menyelinap masuk kedalam sanggar dan mencari keberadaan pemimpin sanggar.


Xing Chi melewati para pengunjung yang sedang bersorak sorak, dengan cekatan ia masuk kedalam sebuah ruangan yang tak jauh dari tempat pertunjukan, saat Xing Chi masuk kedalam, dilihatnya ada seorang wanita cantik yang tak lain adalah ketua sanggar,yang sedang duduk menikmati secangkir tehnya sambil berbincang dengan wanita lain yang duduk disebrangnya.


Melihat ada yang masuk ,ketua sanggar langsung menghentikan meminum tehnya dan menoleh kearah pintu, ia langsung kaget saat melihat ada yang menyusup masuk kedalaman dengan pakaian serba hitam.


"Apa kau tidak mau menyambutku Yang Zi?" tanya Xing Chi sambil terus berjalan masuk mendekat kearah ketua sanggar.


Ketua sanggar yang mendengar Xing Chi menyebut namanya, langsung terkejut,karena diseluruh kota Jingling tidak ada yang tau nama aslinya, karena selama ini, Yang Zi selalu menyamar menjadi Yi Chan. bagaimana bisa orang ini tau nama aslinya.


Jangan lupa like and komen...

__ADS_1


Biar author tambah semangat upnya ..


ingat!! jangan menjadi pembaca bayangan!!!


__ADS_2